Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kekayaan kolektif 50 orang terkaya di Hong Kong melonjak ke level tertinggi sepanjang masa pada 2025. Total harta mereka mencapai 366 miliar dollar AS atau setara Rp 6.163 triliun, naik dari 301 miliar dollar AS pada tahun sebelumnya.

Lonjakan kekayaan tersebut didorong oleh maraknya penawaran saham perdana (IPO) serta pemulihan sektor properti yang membuat pasar saham Hong Kong menjadi salah satu yang berkinerja terbaik di Asia. Indeks acuan Hang Seng tercatat naik hampir 30 persen sepanjang tahun lalu.

Mengutip Forbes, sebanyak 36 dari 50 orang terkaya di Hong Kong mengalami kenaikan kekayaan.

Li Ka-shing Masih Teratas

Pengusaha senior Li Ka-shing mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya di Hong Kong. Kekayaannya bertambah 7,8 miliar dollar AS menjadi 45,1 miliar dollar AS. Kenaikan tersebut seiring lonjakan saham perusahaan miliknya, CK Hutchison Holdings, yang naik lebih dari 60 persen dibandingkan tahun lalu.

Meski demikian, rencana penjualan saham di 43 pelabuhan di 23 negara kepada konsorsium yang dipimpin BlackRock masih menghadapi pengawasan ketat dari Beijing. Bahkan, Mahkamah Agung Panama pada Januari membatalkan dua kontrak pelabuhan CK Hutchison, memunculkan ketidakpastian baru atas transaksi tersebut.

Keluarga Lee dan Henry Cheng

Di posisi kedua, Peter dan Martin Lee pewaris kerajaan properti Henderson Land Development mencatat kekayaan gabungan 34,9 miliar dollar AS. Saham Henderson Land naik lebih dari 40 persen berkat proyek baru seperti Central Yards yang dijadwalkan beroperasi mulai 2027.

Sementara itu, pengusaha properti dan perhiasan Henry Cheng berada di posisi ketiga. Kekayaannya meningkat menjadi 26,1 miliar dollar AS, ditopang kenaikan saham Chow Tai Fook Jewellery Group yang hampir dua kali lipat akibat lonjakan harga emas.

Pendatang Baru dan Kenaikan Tajam

Keluarga Keswick, pemilik Jardine Matheson Holdings, mencatat kenaikan kekayaan hampir 90 persen menjadi 4,6 miliar dollar AS, didorong aksi merger dan akuisisi termasuk privatisasi Mandarin Oriental. Pendatang baru dalam daftar adalah keluarga Sohmen-Pao, ahli waris taipan pelayaran Helmut Sohmen, dengan kekayaan 5,7 miliar dollar AS.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Makin Tertekan! Nilai Tukar Terkini Tembus Rp18.035 per Dolar AS

    Rupiah Makin Tertekan! Nilai Tukar Terkini Tembus Rp18.035 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada pembukaan perdagangan Senin (19/10/2026). Mata uang Indonesia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski indeks dolar AS justru bergerak turun. Mengutip Antara, rupiah dibuka melemah 8 poin atau 0,04 persen ke level Rp18.035 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini: Berawan, Hujan Masih Berpotensi

    Cuaca Jambi Hari Ini: Berawan, Hujan Masih Berpotensi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Jambi pada Kamis, 13 November 2025, didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa kabupaten dan kota. Suhu udara rata-rata berada pada kisaran 14 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 98 persen. Berdasarkan data prakiraan cuaca harian BMKG, berikut […]

  • KPK Soroti Risiko Korupsi Program MBG Rp268 Triliun, Mengapa Belum Ada Penindakan?

    KPK Soroti Risiko Korupsi Program MBG Rp268 Triliun, Mengapa Belum Ada Penindakan?

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti potensi penyimpangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN). Besarnya anggaran serta kesiapan kelembagaan yang dinilai belum matang menjadi sumber kerawanan. Pada 2025, anggaran program ini mencapai sekitar Rp85 triliun. Angka itu melonjak tajam menjadi Rp268 triliun pada 2026. KPK menilai lonjakan tersebut […]

  • Dari Jambi untuk Indonesia: Cikmas Hadi Salasa Siap Berkontribusi di Dewas BPJS Ketenagakerjaan

    Dari Jambi untuk Indonesia: Cikmas Hadi Salasa Siap Berkontribusi di Dewas BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam perjalanan di Bandara Sultan Thaha Jambi, tim awak media tanpa sengaja bertemu dengan Cikmas Hadi Salasa, salah satu peserta seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk melakukan wawancara singkat mengenai motivasi serta rencana kerja yang akan dibawanya apabila dipercaya menjadi bagian dari Dewas BPJS Ketenagakerjaan. Cikmas, yang dikenal […]

  • Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini kompak naik

    Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini kompak naik

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kembali harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak naik. Pada perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025), harga jual emas Galeri24 menjadi Rp2.459.000 dari sebelumnya Rp2.446.000 per gram. Begitu pula emas UBS menjadi Rp2.498.000 dari semula dibanderol dengan harga Rp2.482.000 per gram. Untuk emas UBS naik Rp16.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sementara emas Galeri24 […]

  • DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

    DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI hingga saat ini belum menjadwalkan pembahasan wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi melalui DPRD. Penyebab utamanya, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada belum masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda mengatakan, meskipun wacana pilkada lewat DPRD berkembang di ruang publik, […]

expand_less