Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI hingga saat ini belum menjadwalkan pembahasan wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi melalui DPRD. Penyebab utamanya, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada belum masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026.

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda mengatakan, meskipun wacana pilkada lewat DPRD berkembang di ruang publik, secara legislasi DPR belum memiliki dasar hukum untuk memulai pembahasan. Pasalnya, RUU Pilkada tidak tercantum dalam agenda legislasi prioritas tahun ini.

“Yang jelas itu belum masuk Prolegnas, jadi belum dibahas. Kalau pemilu masuk, pilkada belum,” kata Rifqi di kompleks parlemen, Selasa (13/1/2026).

Dalam Prolegnas Prioritas 2026 yang telah direvisi, Komisi II DPR hanya mengusulkan dua rancangan undang-undang, yakni RUU Pemilu dan RUU Administrasi Kependudukan. Sementara itu, RUU Pilkada belum diajukan sebagai agenda legislasi.

Rifqi menjelaskan, Komisi II sebenarnya mendorong pembahasan regulasi kepemiluan dilakukan melalui metode kodifikasi atau omnibus law. Dengan skema tersebut, pembahasan RUU Pemilu dapat dilakukan bersamaan dengan regulasi politik lain, termasuk RUU Pilkada.

“Kami berharap kodifikasi agar sekali kerja bisa memperbaiki ekosistem pemilu dan pemilihan dengan lebih baik,” ujarnya.

Meski demikian, realisasi pembahasan omnibus law tersebut masih bergantung pada keputusan rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR. Tanpa persetujuan Bamus dan masuknya RUU Pilkada ke dalam Prolegnas, DPR belum dapat membahas perubahan sistem pilkada secara resmi.

Rifqi menegaskan DPR menghormati berbagai pandangan dan wacana yang berkembang di masyarakat terkait pilkada lewat DPRD. Namun, hingga kini Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota belum menjadi agenda legislasi DPR RI.

Diketahui, dari delapan fraksi partai politik pemilik kursi di DPR RI, Fraksi PDIP menjadi satu-satunya yang secara konsisten menolak pelaksanaan pilkada tidak langsung melalui DPRD karena dinilai berpotensi menjadi kemunduran demokrasi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendag Bantah Harga Daging Mahal Akibat Dominansi Kuota Impor BUMN

    Mendag Bantah Harga Daging Mahal Akibat Dominansi Kuota Impor BUMN

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membantah anggapan mahalnya harga daging sapi di pasar disebabkan dominasi kuota impor yang diberikan kepada badan usaha milik negara (BUMN). Ia menegaskan pasokan daging nasional dalam kondisi aman dan tidak terjadi penahanan stok. Pemerintah menetapkan kuota impor daging sapi tahun ini melalui Neraca Komoditas (NK) 2026, dengan porsi […]

  • Soroti Bangunan Tahan Gempa, Dody Sebut Indonesia Harus Contoh Jepang

    Soroti Bangunan Tahan Gempa, Dody Sebut Indonesia Harus Contoh Jepang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginginkan Indonesia harus mencontoh Jepang terkait penerapan bangunan tahan gempa. Dody beralasan, Indonesia berada di ring of fire atau cincin api. Hal itu ditandai dengan aktivitas gunung berapi dan gempa bumi berkala akibat pergerakan dan pertemuan lempeng-lempeng tektonik. “Kita harus mulai mencontoh Jepang. Memang kemudian ada tim […]

  • Pemerintah Terapkan Skema PPPK Paruh Waktu, Ini Gaji, Tunjangan, dan Syaratnya

    Pemerintah Terapkan Skema PPPK Paruh Waktu, Ini Gaji, Tunjangan, dan Syaratnya

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah kini mulai menerapkan skema baru dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN), yakni Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Model ini menjadi alternatif selain PPPK penuh waktu maupun PNS, dengan jam kerja lebih singkat dan fleksibel. Sesuai ketentuan, PPPK paruh waktu hanya bekerja di bawah 37,5 jam per minggu, tergantung kesepakatan […]

  • Negosiasi Gagal, AS Blokade Selat Hormuz dan Siap Hancurkan Kapal Iran

    Negosiasi Gagal, AS Blokade Selat Hormuz dan Siap Hancurkan Kapal Iran

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah negosiasi yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, gagal mencapai kesepakatan. Presiden AS Donald Trump bahkan mengambil langkah agresif dengan memulai blokade terhadap Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia. Langkah ini menandai eskalasi baru dalam konflik antara Washington dan Teheran. Trump […]

  • Terkoreksi, Perak Antam Dijual Rp50.500 per Gram

    Terkoreksi, Perak Antam Dijual Rp50.500 per Gram

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terkoreksi hari ini. Akibat penurunan tersebut perak Antam kini menjadi Rp50.500 per gram. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, Senin (20/4/2026), perak Antam turun harga sebesar Rp900. Sementara itu, sehari sebelumnya perak Antam melesat sebesar Rp1.300 ke level Rp51.400 per gram. Komoditas logam mulia pada perdagangan hari ini kompak […]

  • UMK Jawa Barat 2026 Diproyeksi Naik 10,5 Persen, Kota Bekasi Tertinggi dan Banjar Terendah

    UMK Jawa Barat 2026 Diproyeksi Naik 10,5 Persen, Kota Bekasi Tertinggi dan Banjar Terendah

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar terbaru datang dari sektor ketenagakerjaan. Jika usulan kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2026 sebesar 10,5 persen disetujui, maka Kota Bekasi akan kembali mencatatkan diri sebagai wilayah dengan UMK tertinggi di Provinsi Jawa Barat, sementara Kota Banjar menjadi yang terendah. Menurut laporan Bisnis.com, kalangan buruh melalui Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengajukan kenaikan […]

expand_less