Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Mendag Bantah Harga Daging Mahal Akibat Dominansi Kuota Impor BUMN

Mendag Bantah Harga Daging Mahal Akibat Dominansi Kuota Impor BUMN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membantah anggapan mahalnya harga daging sapi di pasar disebabkan dominasi kuota impor yang diberikan kepada badan usaha milik negara (BUMN). Ia menegaskan pasokan daging nasional dalam kondisi aman dan tidak terjadi penahanan stok.

Pemerintah menetapkan kuota impor daging sapi tahun ini melalui Neraca Komoditas (NK) 2026, dengan porsi terbesar dialokasikan kepada BUMN sekitar 250 ribu ton. Sementara kuota impor untuk pelaku usaha swasta ditetapkan sekitar 30 ribu ton.

Di tengah kebijakan tersebut, muncul keluhan pedagang yang mengaitkan harga daging sapi yang masih tinggi dengan dominasi impor oleh BUMN. Menanggapi hal itu, Budi menegaskan pengaturan kuota tidak berdampak pada kelangkaan pasokan di pasar.

“Kalau saya cek tadi, harga daging rata-rata nasional sekarang di kisaran Rp141 ribu sampai Rp142 ribu per kilogram. HET-nya Rp140 ribu. Jadi enggak ada itu yang ditahan-tahan,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (3/2).

Ia menjelaskan impor daging sapi tetap dilakukan baik oleh swasta maupun BUMN. Perizinan impor yang diterbitkan sejak Januari, menurutnya, sebagian sudah terealisasi dan masuk ke pasar. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan BUMN agar realisasi impor berjalan sesuai rencana.

“Kita kemarin juga sudah ketemu BUMN, sekarang sedang merealisasikan impor daging sapi. Jadi enggak ada yang ditahan,” katanya.

Budi menambahkan pemerintah telah menggelar rapat koordinasi dengan dinas daerah dan distributor guna memastikan distribusi daging berjalan lancar menjelang Ramadan dan Lebaran. Ia menegaskan seluruh pihak siap menjaga pasokan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga daging sapi kualitas 1 dan kualitas 2 tercatat berada di level sekitar Rp200 ribu per kilogram di sejumlah daerah.

Selain membahas daging sapi, Budi juga membantah anggapan harga minyak goreng rakyat Minyakita masih mahal. Ia menyebut harga Minyakita justru mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

“Minyakita sudah turun. Sekarang sekitar Rp16.300 per liter, sebelumnya Rp16.800,” ujarnya.

Menurut Budi, Minyakita merupakan minyak goreng dalam skema Domestic Market Obligation (DMO) yang dijual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Ia menilai Minyakita kerap dijadikan indikator tunggal kenaikan harga minyak goreng, padahal di pasar tersedia berbagai jenis minyak goreng lainnya.

“Kalau Minyakita naik, kesannya harga minyak naik semua. Padahal minyak di pasar itu banyak,” tegasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bappenas: Sawit Dorong Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan 2045

    Bappenas: Sawit Dorong Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan 2045

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa minyak sawit memiliki peran sentral dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Indonesia, sebagai salah satu produsen dan pengekspor sawit terbesar dunia, dinilai memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan global, transisi energi, dan pengembangan industri hijau. Dalam sambutannya pada Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) […]

  • Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

    Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kemarahannya setelah Iran hanya mengizinkan dua kapal melintas di Selat Hormuz di tengah masa gencatan senjata. Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Kamis (9/4/2026) waktu setempat, Trump menilai langkah Iran tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai. “Iran melakukan pekerjaan yang sangat buruk, bahkan […]

  • Sekda Jambi Lepas Ekspor Pinang 36 Ton ke Bangladesh Senilai Rp 1,3 Miliar

    Sekda Jambi Lepas Ekspor Pinang 36 Ton ke Bangladesh Senilai Rp 1,3 Miliar

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH melepas ekspor komoditas unggulan Provinsi Jambi berupa pinang sebanyak 36 ton ke Bangladesh, dengan nilai setara Rp 1,3 miliar. Ekspor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, pihak swasta, petani, dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kinerja ekspor daerah. Pelepasan ekspor dilakukan […]

  • Segini Harga Terbaru Emas Antam Hari Ini, Cek Disini!

    Segini Harga Terbaru Emas Antam Hari Ini, Cek Disini!

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tampaknya mulai pulih. Sekarang ini harga emas Antam sudah mencapai Rp 2.307.000 per gram, setelah mengalami kenaikan sebesar Rp 8.000. Mengutip laman Logam Mulia, Senin (10/11/2025), harga emas Antam paling murah Rp1.203.500 berukuran 0,5 gram. Sedangkan emas terbesar berukuran 1.000 gram dibanderol Rp2.247.600.000. Sementara itu, […]

  • Menanjak ke Level Baru, Harga Perak Tembus Rp65.600 per Gram

    Menanjak ke Level Baru, Harga Perak Tembus Rp65.600 per Gram

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam kembali menguat hingga menembus level baru pada Senin, 26 Januari 2026. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam menanjak Rp 1.350 ke level Rp 65.600 per gram. Angka ini merupakan level baru dengan melampaui Rp 65.000 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Sabtu (24/1/2026) naik drastis […]

  • BI Diprediksi Tahan Suku Bunga 4,75% di April 2026, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Alasan

    BI Diprediksi Tahan Suku Bunga 4,75% di April 2026, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Alasan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih akan menahan suku bunga acuan di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026. Keputusan ini dinilai sebagai langkah menjaga stabilitas eksternal di tengah meningkatnya tekanan global. Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia atau LPEM FEB UI menilai ruang pelonggaran moneter saat […]

expand_less