Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bappenas: Sawit Dorong Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan 2045

Bappenas: Sawit Dorong Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan 2045

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa minyak sawit memiliki peran sentral dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Indonesia, sebagai salah satu produsen dan pengekspor sawit terbesar dunia, dinilai memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan global, transisi energi, dan pengembangan industri hijau.

Dalam sambutannya pada Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2025 di Nusa Dua, Bali, Kamis (13/11), Rachmat menyebut minyak sawit tidak hanya berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari miliaran manusia, tetapi juga menjadi pendorong pembangunan pedesaan dan penyedia jutaan lapangan kerja hijau.

“Dalam visi ini, sektor minyak sawit memegang peranan sentral, bukan hanya sebagai sumber kekuatan ekonomi, tetapi juga sebagai contoh transformasi berkelanjutan. Itulah sebabnya saya hadir di sini, untuk berdiskusi bersama Anda semua demi mewujudkan visi tersebut,” kata Rachmat, dikutip Jumat (14/11).

Ia menjelaskan bahwa minyak sawit berkontribusi langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), mulai dari pengentasan kemiskinan, penciptaan pekerjaan hijau, hingga mendukung transisi dari energi fosil ke energi bersih melalui pengembangan biofuel dan oleokimia.

Namun, Rachmat mengakui bahwa tantangan sektor sawit masih signifikan. Mulai dari isu pengelolaan lingkungan, keadilan sosial, hingga hambatan dagang internasional dan kampanye negatif dari negara maupun organisasi tertentu.

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa minyak sawit masih menghadapi diskriminasi yang tidak adil dan kampanye hitam dari sejumlah organisasi dan negara. Narasi seperti ini sering kali mengabaikan fakta ilmiah serta kemajuan nyata yang telah dicapai Indonesia,” tegasnya.

Rachmat menekankan bahwa minyak sawit merupakan minyak nabati paling efisien dalam penggunaan lahan dan air dibandingkan komoditas lain. Karena itu, jika dikelola secara bertanggung jawab, sawit justru menjadi solusi yang mendukung ketahanan pangan global dan pembangunan berkelanjutan.

“Ketika perkebunan dikelola secara bertanggung jawab, minyak sawit bukanlah masalah, justru menjadi solusi komprehensif bagi ketahanan pangan global,” lanjutnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Dibuka Menguat ke 6.946, Pasar Tunggu Keputusan MSCI

    IHSG Dibuka Menguat ke 6.946, Pasar Tunggu Keputusan MSCI

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Selasa, 12 Mei 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, indeks naik 41,23 poin atau 0,60 persen ke level 6.946,85 pada pukul 09.00 WIB. Penguatan juga terjadi pada indeks saham unggulan LQ45 yang naik 0,21 persen ke posisi 670,06. Meski demikian, pelaku pasar masih […]

  • Bursa Efek Indonesia Intensif Lobi MSCI

    Bursa Efek Indonesia Intensif Lobi MSCI

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mengintensifkan komunikasi dengan MSCI di tengah upaya memperbaiki persepsi terhadap pasar saham domestik. Langkah ini dilakukan seiring mulai meredanya kekhawatiran penurunan status (downgrade) saham Indonesia dalam indeks global. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pihaknya aktif menjalin dialog dengan MSCI agar berbagai reformasi pasar modal yang tengah dijalankan […]

  • Jerman Peringatkan Dampak Ekonomi Perang Iran Bisa Lebih Parah dari COVID-19

    Jerman Peringatkan Dampak Ekonomi Perang Iran Bisa Lebih Parah dari COVID-19

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kanselir Jerman, Friedrich Merz, memperingatkan bahwa eskalasi konflik Iran berpotensi menimbulkan dampak ekonomi besar bagi Eropa, bahkan lebih berat dibandingkan krisis saat pandemi COVID-19. Peringatan tersebut disampaikan Merz dalam konferensi pers bersama Presiden Suriah, Ahmed al Sharaa, di Berlin, Selasa (31/3/2026). Menurut Merz, jika konflik berkembang menjadi perang regional berskala besar, dampaknya dapat […]

  • Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa Indonesia telah siap untuk mengekspor beras. Namun, pemerintah lebih memilih untuk memperkuat stok terlebih dahulu, sebelum dapat mengirimnya ke negara lain. Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia pada dasarnya telah mencapai swasembada beras. Mengingat stok cadangan beras telah menembus empat juta ton. “Kalau ekspor saja, hari […]

  • Faizal Riza Terpilih Lagi Jadi Ketua Dekopinwil Jambi, Dorong Koperasi Desa Merah Putih

    Faizal Riza Terpilih Lagi Jadi Ketua Dekopinwil Jambi, Dorong Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Faizal Riza kembali dipercaya memimpin Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jambi untuk periode 2026–2031. Ia terpilih secara musyawarah dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Jambi yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Jambi. Usai terpilih, Faizal Riza menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperkuat peran koperasi dalam mendukung Program Strategis Nasional […]

  • Di Tengah Ancaman Karhutla, Harga Sembako Pasar Angso Duo Masih Terkendali

    Di Tengah Ancaman Karhutla, Harga Sembako Pasar Angso Duo Masih Terkendali

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Senin (24/8) relatif stabil. Namun, penurunan harga terjadi pada beberapa komoditas cabai. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga beras masih bertahan di level Rp15.200 per kilogram untuk sejumlah merek, seperti Beras Naruto, Anggur, Belido, King, dan Tiga Kartu. […]

expand_less