Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » AHY Temui Prabowo Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh

AHY Temui Prabowo Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Senin (3/11/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, salah satunya terkait penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. AHY menyebutkan, pertemuannya dengan Presiden dilakukan untuk menyampaikan laporan perkembangan proyek dan meminta arahan terkait langkah penyelesaian utang yang masih menjadi polemik antara pemerintah Indonesia dan pihak Tiongkok.

“Mau lapor sekaligus minta arahan dari Presiden. Isunya tentu termasuk kereta cepat,” ujar AHY usai pertemuan di Istana, Senin (3/11).

Menurut AHY, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pembahasan fokus pada kondisi terkini dan opsi penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang hingga kini masih menjadi beban bagi konsorsium dan BUMN terkait.

“Kita ingin melihat berbagai isu termasuk KCIC Jakarta–Bandung, ada masalah yang perlu diselesaikan,” tambahnya.

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pemerintah bersama lembaganya masih mencari opsi terbaik untuk menyelesaikan utang proyek Whoosh, agar tidak memberatkan keuangan BUMN, khususnya PT KAI (Persero) yang menjadi salah satu pemegang saham utama dalam proyek ini.

“Menurut saya, kita terjebak dalam perdebatan soal pembiayaan. Saat ini kita mencari opsi terbaik. Belum tentu menggunakan APBN, dan kami menunggu arahan Presiden,” kata Dony di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (23/10/2025).

Dony menegaskan bahwa Danantara sebagai pemegang saham KAI juga tengah bernegosiasi dengan kreditur asal China guna mencari kesepakatan restrukturisasi utang yang lebih ringan. Menurutnya, komunikasi intens terus dilakukan dengan Menko Infrastruktur AHY untuk mencari jalan keluar yang saling menguntungkan.

“Kami sedang mengatur waktu pertemuan dan berdiskusi dengan Menko Infrastruktur untuk segera menegosiasikan utang. Hubungan kami dengan pihak China juga baik, komunikasi lancar,” imbuhnya.

Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) merupakan hasil kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok melalui konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Namun, proyek ini masih meninggalkan persoalan utang besar yang nilainya ditaksir mencapai miliaran dolar AS, terutama kepada kreditur asal China.

Sebelumnya, pemerintah sempat membuka kemungkinan penggunaan dana APBN untuk restrukturisasi utang proyek Whoosh, tetapi wacana itu menuai penolakan dari berbagai pihak. Kini, pemerintahan Prabowo berupaya mencari skema alternatif pembiayaan yang tidak membebani keuangan negara dan tetap menjaga kelangsungan operasional proyek.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memerintahkan Menteri Keuangan Purbaya dan CEO Danantara untuk segera menyusun skema penyelesaian utang proyek Whoosh yang lebih efisien dan berkeadilan. Pemerintah menegaskan, solusi yang diambil harus tetap menjaga kesehatan keuangan BUMN serta menghindari penggunaan dana APBN secara langsung. Langkah negosiasi dengan pihak China kini menjadi fokus utama pemerintah, termasuk kemungkinan restrukturisasi jangka panjang hingga 60 tahun untuk menurunkan beban bunga dan cicilan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD Motor Indonesia mencatat lonjakan penjualan besar pada Oktober 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) BYD mencapai 10.593 unit, melesat 873,9 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 1.088 unit. Kenaikan juga terlihat pada penjualan ritel. Sebanyak 9.732 unit mobil BYD terjual ke konsumen pada Oktober […]

  • Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

    Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Danantara Indonesia memastikan rencana besar memangkas jumlah BUMN dari sekitar 1.000 perusahaan menjadi hanya 200. Langkah ini dinilai mendesak karena hampir setengah perusahaan pelat merah tersebut mengalami kerugian dan dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan saat ini. Managing Director Non-financial Holding Operasional Danantara, Febriany Eddy, menjelaskan bahwa pemangkasan besar-besaran ini merupakan bagian dari […]

  • MN Izhar Bafadhal Pimpin Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026, Herdi Amanda Jadi Ancaman Serius Perebutan Gelar

    MN Izhar Bafadhal Pimpin Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026, Herdi Amanda Jadi Ancaman Serius Perebutan Gelar

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persaingan menuju gelar juara Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 semakin memanas usai berakhirnya Round 5. Pecatur andalan Kota Jambi, MN Izhar Bafadhal, berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara dengan koleksi 12 poin, namun tekanan dari para pesaing terdekat terus meningkat menjelang empat babak terakhir. Sorotan utama turnamen kali ini tertuju […]

  • Tiga Emas di Pegadaian Kompak Anjlok, UBS Paling Dalam

    Tiga Emas di Pegadaian Kompak Anjlok, UBS Paling Dalam

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren negatif masih menyelimuti tiga jenama emas yang dijual melalui Pegadaian. Pada perdagangan Rabu (9/9/2026), harga produk emas UBS, Galeri24, dan Antam, kembali kompak mengalami penurunan. Penurunan paling dalam terjadi pada emas produksi UBS. Mengutip laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS hari ini terpangkas Rp44.000 per gram. Setelah mengalami koreksi cukup dalam, harga […]

  • Usaha Bengkel Makin Mudah Sekarang, Bisa Punya Merek Sendiri

    Usaha Bengkel Makin Mudah Sekarang, Bisa Punya Merek Sendiri

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Membangun usaha toko sparepart sekarang semakin mudah. Selain mengumpulkan suplier lokal, membuat merek sendiri dengan barang dari luar negeri pun bisa jadi pilihan. PT eLangsung International Agency (eIA) menawarkan program Join Import Merek Sendiri untuk membantu pelaku usaha kecil menengah menciptakan brand suku cadang motor atau mobil. Lewat skema ini, pemesanan bisa dimulai […]

  • Mulai Desember 2025, TNI AD dan BAIS Siap Kawal Kilang dan Terminal Pertamina

    Mulai Desember 2025, TNI AD dan BAIS Siap Kawal Kilang dan Terminal Pertamina

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) akan mulai melakukan penjagaan di seluruh kilang dan terminal bahan bakar minyak milik Pertamina mulai Desember 2025. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan pengamanan instalasi vital negara. Pengumuman tersebut disampaikan Sjafrie setelah menghadiri rapat […]

expand_less