Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Toyota Hentikan Penjualan Fortuner di Australia, Ini Penjelasannya

Toyota Hentikan Penjualan Fortuner di Australia, Ini Penjelasannya

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Toyota memutuskan menghentikan penjualan Toyota Fortuner di Australia. Penyebabnya karena performa penjualan Fortuner di pasar Australia tidak sebaik model Toyota lain.

Fortuner pertama kali meluncur di Australia pada 2015. Selama satu dekade, SUV ini dikenal sebagai salah satu model Toyota dengan penjualan paling lambat di negara tersebut.

Vice President Sales and Marketing Toyota Australia, Sean Hanley, mengatakan keputusan ini diambil karena adanya perubahan selera konsumen terhadap SUV tangguh di Australia.

“Fortuner telah menjadi produk yang bagus bagi kami selama bertahun-tahun dan memiliki basis pelanggan yang kecil namun antusias. Tapi dengan perubahan preferensi konsumen di Australia, kami memutuskan untuk menghentikan Fortuner,” kata Hanley, dikutip dari CarExpert, Rabu (12/11/2025).

Fortuner akan resmi keluar dari showroom Australia pada pertengahan 2026. Meski demikian, banyak konsumen yang sudah lebih dulu beralih ke model Toyota lain yang lebih sesuai kebutuhan.

“Sebagian besar pelanggan kini kembali ke Hilux, atau beralih ke SUV seperti Land Cruiser Prado dan Land Cruiser 300 Series,” ujar Hanley.

Berdasarkan data penjualan periode Januari hingga Oktober 2025, Fortuner terjual 2.928 unit. Angka tersebut jauh di bawah pesaing utamanya, Ford Everest dengan 21.915 unit dan Isuzu MU-X dengan 12.499 unit.

Saat pertama kali diluncurkan, Fortuner dijual mulai 47.990 dolar Australia atau sekitar Rp 500 jutaan. Mobil ini diposisikan sebagai alternatif diesel dari Toyota Kluger yang saat itu masih bermesin bensin, dan kini sudah bertransformasi menjadi SUV hybrid sepenuhnya.

Di pasar Australia, Fortuner dijual lebih murah dari Ford Everest yang juga lahir pada 2015 dengan harga mulai 54.990 dolar Australia atau sekitar sekitar Rp 571,9 juta dengan nilai tukar saat ini.

Namun Everest disebut menempati segmen yang lebih premium karena dibangun dari rangka Ford Ranger dan ditujukan menantang Toyota Land Cruiser Prado. Rata-rata penjualan Fortuner sejak 2016 hingga 2024 hanya sekitar 3.400 unit per tahun.

Bantah Gagal Meski performa Fortuner tidak begitu moncer, Toyota tidak menganggap keberadaannya di Australia sebagai kegagalan.

“Setiap produk yang kami hadirkan punya peran. Fortuner punya perannya sendiri, dan kami tahu sejak awal bahwa mobil ini tidak akan menjadi Toyota terlaris,” ujar Hanley.

“Fortuner sudah berhasil menjalankan fungsinya sesuai harapan. Namun dengan perluasan lini HiLux dan penyederhanaan produk, keputusan ini menjadi langkah bisnis yang wajar bagi kami,” katanya.(*)

 

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-69 Provinsi Jambi, Ketua DPRD M Hafiz Fattah Ajak Warga Teladani Semangat Para Tokoh Pendiri

    HUT ke-69 Provinsi Jambi, Ketua DPRD M Hafiz Fattah Ajak Warga Teladani Semangat Para Tokoh Pendiri

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mengingat dan meresapi semangat para tokoh pendiri Provinsi Jambi dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi, Selasa (6/1/2026). Ajakan tersebut disampaikan Hafiz saat membuka rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi Jambi yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Provinsi […]

  • Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

    Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai Koperasi Desa (Kopdes) memiliki peran strategis dalam mengendalikan inflasi daerah. Menurutnya, Kopdes dapat menjadi saluran distribusi baru bagi program-program strategis pemerintah yang langsung menyasar masyarakat lapisan terbawah. Tito menuturkan, selama ini salah satu persoalan utama dalam kebijakan pengendalian harga adalah saluran distribusi yang tidak merata hingga […]

  • Akhirnya Turun, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,91 Juta per Gram

    Akhirnya Turun, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,91 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Antam mengalami koreksi hari ini, Selasa (27/1/2026). Meskipun harga emas spot global (XAU/USD) sedang dalam tren positif menembus level USD 5.000 per troy ounce, penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS mampu menahan lonjakan harga emas hari ini di pasar domestik. Tercatat, harga emas Antam pecahan 1 gram turun […]

  • Raja Charles III Sampaikan Belasungkawa atas Banjir Parah di Asia

    Raja Charles III Sampaikan Belasungkawa atas Banjir Parah di Asia

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raja Charles III menyampaikan belasungkawa mendalam atas bencana badai dan banjir bandang yang melanda sejumlah negara di Asia, termasuk Indonesia. Melalui pernyataan resmi di akun Instagram The Royal Family pada Senin (1/12/2025), Raja Charles dan Permaisuri Camilla menyampaikan duka cita kepada keluarga korban yang terdampak. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga […]

  • Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

    Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kawasan Asia-Pasifik tetap menjadi motor penggerak utama ekonomi global. Meski menghadapi tantangan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, para ekonom optimistis kawasan ini masih memiliki potensi kuat untuk mempertahankan pertumbuhan jangka panjang. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Christina Ruth Elisabeth, mengatakan keberhasilan Asia-Pasifik dalam tiga dekade terakhir berasal dari kombinasi liberalisasi perdagangan, […]

  • Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada awal pekan Senin (27/10/2025). Mengutip Investor, harga perak Antam melemah Rp 150 menjadi Rp 26.200 per gram dari harga sebelumnya Rp 26.350 per gram. Harga dasar perak Antam (ANTM) murni dengan berat 250 gram hari ini dipatok Rp 5.800.000, dengan harga […]

expand_less