Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Geopolitik Timur Tengah Memanas, Diplomasi Energi Jadi Kunci Indonesia Jaga Ketahanan Nasional

Geopolitik Timur Tengah Memanas, Diplomasi Energi Jadi Kunci Indonesia Jaga Ketahanan Nasional

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menguji ketahanan energi global, termasuk Indonesia. Di tengah ancaman gangguan pasokan minyak dunia, diplomasi energi dinilai menjadi senjata utama untuk menjaga stabilitas nasional.

Pakar energi Arcandra Tahar menegaskan, diplomasi energi bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan strategis. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, pendekatan antarnegara dinilai mampu membuka akses langsung ke sumber energi vital.

“Diplomasi energi merupakan pintu pembuka bagi keamanan energi suatu negara. Melalui hubungan government-to-government, Indonesia bisa mengamankan akses terhadap aset energi strategis di luar negeri,” ujar Arcandra, Jumat (17/4/2026).

Ketegangan di kawasan Teluk Arab, yang dipicu konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, telah mengguncang rantai pasok energi global. Jalur distribusi utama seperti Selat Hormuz kembali menjadi sorotan karena perannya yang krusial dalam perdagangan minyak dunia.

Sekitar 20 persen distribusi minyak global melewati jalur tersebut. Gangguan sekecil apa pun berpotensi memicu lonjakan harga energi dan meningkatkan biaya impor bagi negara-negara pengimpor, termasuk Indonesia.

Dalam kondisi ini, Indonesia dituntut bergerak cepat namun tetap terukur. Strategi diplomasi energi harus dijalankan secara cermat dengan memanfaatkan prinsip politik luar negeri bebas aktif, tanpa terjebak dalam tarik-menarik kepentingan global.

Pendekatan ini memberi ruang bagi Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan berbagai negara produsen energi, sekaligus menjaga keseimbangan hubungan di tengah rivalitas geopolitik yang semakin tajam.

Tak hanya itu, kepastian politik juga menjadi faktor penting dalam menarik investasi sektor energi di luar negeri. Dengan hubungan bilateral yang kuat, peluang kerja sama produksi jangka panjang dinilai semakin terbuka.

Di sisi lain, transparansi pemerintah juga menjadi sorotan. Komunikasi yang jelas kepada publik terkait dampak gejolak global dinilai penting agar masyarakat memahami situasi dan tidak terjebak dalam ekspektasi yang keliru.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Merah Naik di Pasar Talang Banjar Jambi, Cabai Rawit Turun, Beras dan Daging Masih Stabil

    Harga Cabai Merah Naik di Pasar Talang Banjar Jambi, Cabai Rawit Turun, Beras dan Daging Masih Stabil

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Kamis, 30 Juli 2026, masih relatif stabil. Perubahan harga hanya terjadi pada komoditas cabai, sementara beras, daging, gula, hingga minyak goreng masih bertahan di level sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, cabai merah besar dan cabai merah […]

  • Rupiah Bangkit, Dolar AS Kembali di Bawah Rp18.000

    Rupiah Bangkit, Dolar AS Kembali di Bawah Rp18.000

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berhasil bangkit pada pembukaan perdagangan Rabu (5/8/2026). Setelah sempat tertekan pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kini kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan ini membawa rupiah kembali berada di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat 55 poin atau 0,31 persen ke posisi […]

  • Mobil Listrik Ditinggal Mudik: Wajib Jaga SOC Baterai agar Tetap Aman

    Mobil Listrik Ditinggal Mudik: Wajib Jaga SOC Baterai agar Tetap Aman

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang musim mudik Lebaran, sebagian pemilik kendaraan memilih meninggalkan mobilnya di rumah dalam jangka waktu cukup lama, mulai dari beberapa hari hingga berminggu-minggu. Hal tersebut juga berlaku bagi pengguna mobil listrik. Namun, berbeda dengan mobil konvensional, kendaraan listrik memiliki komponen utama berupa baterai yang perlu diperhatikan kondisinya ketika mobil tidak digunakan dalam waktu […]

  • IHSG Dibuka Melemah 1,38 Persen ke 6.763, Sentimen MSCI dan Rupiah Tekan Pasar

    IHSG Dibuka Melemah 1,38 Persen ke 6.763, Sentimen MSCI dan Rupiah Tekan Pasar

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dibuka melemah pada perdagangan Rabu pagi, 13 Mei 2026. Indeks turun 94,96 poin atau sekitar 1,38 persen ke level 6.763,94. Analis pasar menilai pelemahan ini dipicu kombinasi sentimen global dan domestik. Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menyebut keluarnya sejumlah saham Indonesia […]

  • Rupiah Tembus Rp17.064 per Dolar AS, Terpuruk!

    Rupiah Tembus Rp17.064 per Dolar AS, Terpuruk!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kian terpuruk. Pagi ini rupiah sudah tembus Rp17.064 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan itu dipicu sentimen global dari lonjakan harga minyak dan ketegangan geopolitik, serta tekanan domestik dari defisit APBN yang melebar. Berdasarkan data dari Antara, Selasa (7/4/2026), nilai tukar rupiah melemah 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp17.064 […]

  • Komitmen BEI untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

    Komitmen BEI untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menindaklanjuti pengumuman yang disampaikan oleh MSCI Inc. (MSCI), pada Rabu (28/01/2026) lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya yaitu PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan MSCI. Kautsar Primadi […]

expand_less