Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Bursa Asia Menguat, Indeks Nikkei 225 Tembus Rekor 50.000 Poin Didorong Harapan Dagang AS–China

Bursa Asia Menguat, Indeks Nikkei 225 Tembus Rekor 50.000 Poin Didorong Harapan Dagang AS–China

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Senin (27/10/2025). Penguatan dipimpin oleh indeks Nikkei 225 Jepang yang untuk pertama kalinya dalam sejarah menembus level 50.000 poin. Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya optimisme investor terhadap kemajuan perundingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, serta dukungan sentimen positif dari Wall Street.

Mengutip CNBC, indeks acuan Nikkei 225 melonjak lebih dari 2%, sementara indeks Topix turut menguat 1,61%. Lonjakan bursa Jepang ini menjadi salah satu momentum penting yang menandai kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi global yang lebih stabil.

Bursa Korea Selatan juga mencatat hasil positif, dengan indeks Kospi naik 1,83% setelah sempat mencetak rekor baru pada perdagangan akhir pekan lalu. Sementara indeks Kosdaq, yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil, turut meningkat 0,72%.

Secara umum, bursa Asia–Pasifik bergerak di zona hijau setelah para negosiator dagang dari AS dan China dikabarkan telah menyepakati kerangka perjanjian awal atas sejumlah isu perdagangan yang selama ini memanas. Kesepakatan ini membuka jalan bagi Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping untuk menandatangani perjanjian resmi dalam waktu dekat.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut rencana tarif impor 100% terhadap produk Tiongkok “secara efektif telah dibatalkan.” Ia juga menambahkan bahwa China akan meningkatkan pembelian komoditas pertanian seperti kedelai dari AS, serta menunda kebijakan pembatasan ekspor logam tanah jarang.

Meski demikian, AS tetap mempertahankan kontrol ekspor terhadap China sebagai bagian dari strategi keamanan ekonomi jangka panjang.

Di sisi lain, harga berjangka Indeks Hang Seng Hong Kong menunjukkan pembukaan lebih kuat di level 26.256, naik dibanding penutupan sebelumnya di 26.160,15. Bursa Australia juga mencatat tren positif, dengan indeks S&P/ASX 200 dibuka menguat 0,54%, menambah semangat optimisme di kawasan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar Asia tengah mendapat dorongan kuat dari stabilitas hubungan dagang global dan ekspektasi terhadap kebijakan moneter longgar dari bank sentral utama dunia. Investor kini menantikan langkah selanjutnya dari The Federal Reserve (The Fed) yang akan memengaruhi arah pasar saham dan nilai tukar global dalam beberapa minggu ke depan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Naik Rp24.000, Nyaris Tembus Rp 2,5 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Naik Rp24.000, Nyaris Tembus Rp 2,5 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali naik pada Kamis (16/10/2025) ini. Bahkan nyaris tembus Rp2,5 juta per gram. Lantaran harga emas Antam kembali melesat sebesar Rp 24.000 per gram hari ini. Kenaikan itu membuat harga emas Antam mencapai Rp 2,4 juta per gram, tepatnya Rp 2.407.000 per gram. Yang sekaligus […]

  • BPJS Kesehatan dan Kementerian Koperasi Perkuat Sinergi Program JKN di Sektor Koperasi Play Button

    BPJS Kesehatan dan Kementerian Koperasi Perkuat Sinergi Program JKN di Sektor Koperasi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — BPJS Kesehatan bersama Kementerian Koperasi Republik Indonesia resmi menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penyelenggaraan Program JKN di bidang koperasi. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan kesehatan bagi pelaku koperasi dan masyarakat yang berada dalam ekosistem koperasi di seluruh Indonesia. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dihadiri oleh Menteri Usaha Kecil, Mikro, […]

  • Jelang UMP 2026, Apindo Ungkap Banyak Perusahaan UKM Tak Mampu Bayar Upah Minimum

    Jelang UMP 2026, Apindo Ungkap Banyak Perusahaan UKM Tak Mampu Bayar Upah Minimum

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menegaskan bahwa pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 harus mempertimbangkan kondisi riil dunia usaha yang mayoritas didominasi oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menjelaskan bahwa sekitar 90 persen perusahaan di Indonesia bukanlah perusahaan besar atau multinasional, melainkan UKM dengan kemampuan finansial terbatas. “Jangan […]

  • RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat kinerja keuangan yang terus tumbuh positif pada semester I 2025. Emiten sektor energi terintegrasi ini membukukan pendapatan sebesar USD 127,6 juta, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di segmen downstream serta kontribusi stabil dari segmen midstream, yang selama […]

  • Warga Jambi Cek Harga! Emas Pegadaian Turun Tajam

    Warga Jambi Cek Harga! Emas Pegadaian Turun Tajam

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Pergerakan harga emas di Pegadaian pada Rabu (29/4/2026) pagi menunjukkan tren yang bervariasi. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS dan Galeri24 kompak mengalami penurunan. Sementara emas Antam justru mencatat kenaikan tipis. Harga emas UBS hari ini dipatok sebesar Rp2.840.000 per gram. Angka tersebut turun cukup signifikan dibandingkan […]

  • Promosikan Indonesia Kemenpar Gandeng GIPI di Ajang MICE Global

    Promosikan Indonesia Kemenpar Gandeng GIPI di Ajang MICE Global

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berupaya meningkatkan citra Indonesia di mata dunia sebagai salah satu destinasi utama wisata dan kegiatan MICE (meetings, incentives, conferences, exhibitions). Untuk itu upaya yang akan dilakukan diantaranya melalui kolaborasi dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) dalam penyelenggaraan Southeast Asia Business Forum (Seabef) dan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2025. […]

expand_less