Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » 470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata

470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Krisis energi global mulai berdampak langsung. Sekitar 470 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Australia dilaporkan kehabisan stok, setidaknya untuk satu jenis bahan bakar minyak (BBM).

Pemerintah merespons dengan menyiapkan rapat darurat kabinet nasional. Perdana Menteri Anthony Albanese dijadwalkan kembali menggelar pertemuan dengan para pemimpin negara bagian dan teritori untuk memperkuat koordinasi penanganan krisis.

“Koordinasi itu penting agar kita memiliki konsistensi secara nasional,” kata Albanese.

Krisis ini dipicu lonjakan harga energi global setelah Iran memblokade Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dunia.

Gangguan di jalur strategis tersebut mulai menekan pasokan energi global dan berdampak pada berbagai sektor industri, sekaligus mendorong potensi kenaikan harga barang. Kekosongan BBM terjadi di sejumlah wilayah utama:

  • 109 SPBU di Victoria kehabisan setidaknya satu jenis bensin
  • 47 SPBU di Queensland tanpa solar, 32 lainnya tanpa bensin
  • 37 SPBU di New South Wales kehabisan bensin

Data ini menunjukkan gangguan distribusi tidak lagi bersifat sporadis, melainkan meluas di berbagai kawasan.

Pemerintah Australia menilai kekosongan BBM lebih dipicu lonjakan permintaan ketimbang gangguan pasokan semata. Fenomena panic buying mempercepat penipisan stok di lapangan.

Namun, kondisi ini juga memunculkan pertanyaan soal kesiapan sistem distribusi dalam menghadapi tekanan global.

Sebagai langkah darurat, pemerintah telah mengeluarkan cadangan energi nasional:

  • sekitar 6 hari pasokan bensin
  • sekitar 5 hari pasokan solar

Di saat bersamaan, pemerintah mengamankan tambahan kapal tanker minyak untuk menjaga suplai tetap berjalan. Menteri Energi Chris Bowen menegaskan pembatasan distribusi belum akan diberlakukan, dengan fokus awal pada pengendalian konsumsi publik.

Menteri Keuangan Jim Chalmers menyebut proyeksi inflasi dan harga minyak sebelumnya tidak lagi relevan. Pemerintah kini menyiapkan skenario baru yang lebih berat. Krisis energi berpotensi merembet ke sektor lain, termasuk industri, logistik, hingga harga pangan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minyak Dunia Menguat di Akhir Tahun, Kebijakan Fiskal China Jadi Penopang

    Minyak Dunia Menguat di Akhir Tahun, Kebijakan Fiskal China Jadi Penopang

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Harga minyak dunia hari ini, Senin (29/12/2025), tercatat menguat tipis seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap prospek permintaan energi dari China serta reli komoditas di akhir tahun. Mengutip Bloomberg, harga minyak Brent naik ke atas US$61 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) mendekati US$57 per barel. Kenaikan harga minyak sejalan dengan penguatan sejumlah […]

  • Inilah Jalur Alternatif Jambi-Palembang Saat Terjadi Macet Parah

    Inilah Jalur Alternatif Jambi-Palembang Saat Terjadi Macet Parah

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kemacetan panjang masih terjadi di ruas Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Jambi dan Palembang. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga puluhan kilometer sejak Minggu (28/6/2026) malam dan masih berdampak pada arus lalu lintas pada Senin (29/6/2026). Kemacetan terjadi di sejumlah titik, mulai dari kawasan Pangkalan Balai, Betung, Sekayu, hingga beberapa ruas jalan […]

  • Tanda Kiamat Makin Cepat Muncul dari Besi di Dalam Es Antartika

    Tanda Kiamat Makin Cepat Muncul dari Besi di Dalam Es Antartika

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pencairan lapisan es di Antartika kembali memunculkan kekhawatiran baru terkait krisis iklim global. Penelitian terbaru mengungkap bahwa penyusutan es di Antartika Barat justru dapat melemahkan kemampuan Samudra Selatan dalam menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Studi yang dimuat dalam jurnal Nature Geoscience menunjukkan bahwa pada periode hangat di masa lalu, meningkatnya jumlah gunung es […]

  • Tarif Listrik PLN Resmi Berlaku 1 Desember 2025, Pemerintah Tahan Kenaikan

    Tarif Listrik PLN Resmi Berlaku 1 Desember 2025, Pemerintah Tahan Kenaikan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan tarif tenaga listrik untuk pelanggan PLN (Persero) pada kuartal IV atau periode Oktober–Desember 2025. Penetapan tarif mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik (Tariff Adjustment). Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menjelaskan bahwa penyesuaian tarif bagi […]

  • Timur Kapadze Jadi Pelatih Navbahor FK, Bukan Timnas Indonesia

    Timur Kapadze Jadi Pelatih Navbahor FK, Bukan Timnas Indonesia

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timur Kapadze dipastikan batal menjadi pelatih Timnas Indonesia setelah diumumkan sebagai juru taktik klub Uzbekistan Navbahor FK. Sebelumnya, pelatih asal Uzbekistan Timur Kapadze digadang-gadang menjadi calon pelatih Timnas Indonesia. Rumor itu menguat setelah Kapadze datang ke Indonesia untuk ikut serta dalam peresmian museum sepak bola di Bali pada pekan lalu. Bersamaan dengan itu, […]

  • Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Mayoritas Stabil

    Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Mayoritas Stabil

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, pembaruan harga per 10 Februari 2026 menunjukkan sebagian besar komoditas sembako belum mengalami lonjakan signifikan. Komoditas strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, […]

expand_less