Kamis, 11 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Purbaya Tarik Rp 75 Triliun Dana Pemerintah dari Bank, Dialihkan ke Belanja Rutin K/L

Menkeu Purbaya Tarik Rp 75 Triliun Dana Pemerintah dari Bank, Dialihkan ke Belanja Rutin K/L

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menarik kembali dana pemerintah berupa Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 75 triliun yang sebelumnya ditempatkan di perbankan. Dana tersebut selanjutnya dialihkan untuk membiayai belanja rutin kementerian dan lembaga (K/L) agar dapat langsung masuk ke sistem perekonomian.

Purbaya menjelaskan, dana yang ditarik merupakan penempatan SAL pada kloter kedua, yang sebelumnya masing-masing disalurkan sebesar Rp 25 triliun ke PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

“Jadi saya tarik, seperti ditarik dari sistem, tapi langsung dibelanjain lagi. Jadi langsung masuk ke sistem perekonomian,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (2/1/2026).

Menanggapi langkah tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menilai penarikan dana SAL tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap likuiditas perbankan nasional. Menurut dia, kondisi likuiditas bank saat ini masih relatif longgar.

“Lihat saja LDR dan undisbursed loans yang besar,” kata Dian.

Sebagai catatan, loan to deposit ratio (LDR) perbankan tercatat sebesar 84,26 persen pada Oktober 2025. Angka tersebut masih berada di bawah ambang batas atas yang dinilai ketat, yakni di atas 90 persen.

Dian menekankan, tantangan utama perbankan saat ini bukan pada ketersediaan likuiditas, melainkan pada permintaan kredit, khususnya untuk investasi, modal kerja, dan konsumsi. Ia optimistis penyaluran kredit dapat membaik seiring membaiknya kondisi ekonomi makro dan mikro.

“Sementara situasi inflasi dan suku bunga yang cenderung rendah,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Wisnu Sunandar menyampaikan bahwa kebijakan penempatan dana pemerintah sejatinya merupakan instrumen strategis untuk memperkuat likuiditas sektor riil. BSI sendiri tercatat menerima penempatan dana SAL pada kloter pertama senilai Rp 10 triliun.

“Pengelolaan dana penempatan pemerintah di BSI berjalan optimal dengan dampak positif bagi ekonomi nasional,” ujar Wisnu.

Menurut Wisnu, dana tersebut terserap secara maksimal melalui berbagai program pembiayaan syariah, terutama pada segmen UMKM dan konsumer. Ia pun menegaskan komitmen BSI untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Di sisi lain, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai penempatan dana pemerintah dalam jumlah besar di perbankan berpotensi kurang optimal jika tujuannya untuk mempercepat dorongan ke sektor riil. Pasalnya, dana yang diparkir di bank belum tentu langsung berubah menjadi kredit.

Dalam jangka pendek, Josua menilai bank dengan porsi dana pemerintah yang besar berpotensi menghadapi likuiditas yang lebih ketat dan terdorong menaikkan bunga dana atau lebih selektif menyalurkan kredit. Namun, dampak tersebut dapat diminimalkan apabila belanja pemerintah berjalan cepat.

“Dana itu akan kembali ke perbankan sebagai simpanan penerima belanja dan meningkatkan transaksi,” jelas Josua.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Umumkan Pengelola Resmi 45 Ribu Sumur Rakyat pada Desember 2025

    Bahlil Umumkan Pengelola Resmi 45 Ribu Sumur Rakyat pada Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah akan mengumumkan pengelola resmi sumur rakyat pada Desember 2025. Langkah ini dilakukan setelah Kementerian ESDM merampungkan pendataan sekitar 45.000 sumur minyak ilegal yang tersebar di berbagai daerah. Bahlil mengungkapkan, tim Kementerian ESDM saat ini tengah melakukan proses verifikasi lapangan serta sosialisasi kepada […]

  • Sinyal Waspada! Ketidakpastian Kebijakan Disebut Tekan Rupiah

    Sinyal Waspada! Ketidakpastian Kebijakan Disebut Tekan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat pagi (22/5/2026) kembali bergerak di zona merah. Mata uang Garuda tercatat melemah 10 poin atau sekitar 0,06 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan tersebut membuat rupiah berada di level Rp17.677 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp17.667 per dolar AS. […]

  • Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, 45 Gempa Erupsi Tercatat dalam Enam Jam

    Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, 45 Gempa Erupsi Tercatat dalam Enam Jam

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan. Pos Pengamatan Gunung Semeru mencatat sebanyak 45 gempa erupsi atau letusan hanya dalam rentang waktu enam jam, pada Jumat (21/11/2025) pukul 00.00–06.00 WIB. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Rudra Wibowo, menyampaikan bahwa gempa letusan tersebut memiliki amplitudo antara […]

  • Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI, Ini Strategi Solikin M Juhro

    Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI, Ini Strategi Solikin M Juhro

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi XI DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Kompleks Parlemen, Jumat (23/1/2026). Uji kelayakan dan kepatutan tersebut dimulai dari Asisten Gubernur BI, Solikin M Juhro. Dihadapan anggota Komisi XI, Solikin mengusung delapan strategi yang disingkat dengan istilah “Semangka”. Ia kemudian […]

  • 12 Tempat Wisata Populer di Jambi, dari Candi Muaro Jambi hingga Danau Kaco yang Memikat

    12 Tempat Wisata Populer di Jambi, dari Candi Muaro Jambi hingga Danau Kaco yang Memikat

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Jambi menyimpan beragam destinasi wisata yang menawarkan pengalaman lengkap, mulai dari sejarah, alam, hingga wisata perkotaan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah lokasi di daerah ini kian diminati wisatawan lokal maupun luar daerah. Salah satu destinasi unggulan adalah Candi Muaro Jambi, kompleks percandian peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang dikenal sebagai salah satu situs Buddha […]

  • Sektor Gadget Jadi Penopang Terbesar Kinerja Paylater Indodana 2025

    Sektor Gadget Jadi Penopang Terbesar Kinerja Paylater Indodana 2025

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Indodana Multi Finance (Indodana Finance) mengungkapkan bahwa sektor elektronik dan gadget masih menjadi penopang terbesar dalam kinerja layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater milik perusahaan. Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, menjelaskan bahwa kontribusi besar dari segmen tersebut didorong oleh kerja sama perusahaan dengan berbagai merchant di seluruh Indonesia. “Kerja sama […]

expand_less