Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Properti » Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pasar properti residensial di Indonesia diproyeksikan akan terus mengalami tren kenaikan harga jual pada tahun 2026. Kondisi ini menciptakan disparitas yang semakin lebar antara daya beli masyarakat, khususnya first-time home buyer, dengan harga hunian yang ditawarkan.

CEO Leads Property Services Indonesia, Hendra Hartono, memaparkan analisis mengenai dinamika pasar perumahan, yang menunjukkan pergeseran fokus developer besar dan ancaman krisis keterjangkauan bagi generasi mendatang.

Analisis Hendra atas pasar 2026 menunjukkan bahwa pertumbuhan harga properti akan terus berjalan, didukung oleh peningkatan permintaan dan pasokan yang terus berdatangan.

Harga jual rata-rata per unit diprediksi meningkat dan akan bergerak di kisaran Rp 2,5 miliar hingga Rp 2,6 miliar per unit.

Kenaikan harga ini mencerminkan mahalnya biaya lahan dan ongkos konstruksi yang terus merangkak naik, yang mau tidak mau dibebankan kepada konsumen.

Bergeser ke Pinggiran dan Mengecil

Kenaikan harga rumah yang tidak sejalan dengan pertumbuhan pendapatan masyarakat melahirkan dua anomali krusial dalam pola konsumsi hunian.

Bagi first-time home buyer yang berorientasi pada keterjangkauan, pencarian rumah terpaksa bergeser jauh ke pinggiran kota penyangga Jakarta seperti Cisauk, Cikupa, Balaraja, dan Tenjo di Tangerang.

“Meskipun harga yang dikeluarkan relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya, ukuran rumah yang ditawarkan cenderung mengecil,” ujar Hendra kepada Kompas.com, Kamis (26/11/2025).

Ini adalah strategi developer untuk menjaga harga jual per unit tetap berada dalam jangkauan pasar, meski dengan mengorbankan luasan bangunan dan lahan.

Township yang dikembangkan jauh dari pusat kota hanya akan menarik minat jika menawarkan perencanaan yang matang dan harga terjangkau, dilengkapi fasilitas lengkap, ruang terbuka hijau, lingkungan bebas polusi, serta infrastruktur jalan dan transportasi umum yang memadai.

Perubahan Pola Membeli dan Menyewa

Kesenjangan harga yang semakin tak terjangkau bagi generasi mendatang memicu perubahan perilaku konsumsi yang bersifat struktural: beralih dari membeli ke menyewa.

Menyewa rumah atau apartemen di kawasan perkotaan Jakarta dianggap semakin praktis dan efisien, terutama bagi pekerja yang beraktivitas di Jakarta dan sekitarnya.

Strategi menyewa memungkinkan mereka menghemat biaya transportasi dan waktu perjalanan, yang sering kali menjadi beban signifikan saat harus tinggal di pinggiran kota.

Jika tren ini terus berlanjut tanpa adanya intervensi struktural pada harga lahan dan ongkos konstruksi, pasar properti Indonesia berisiko bergerak menuju model yang semakin terfragmentasi.

Hal ini memungkinkan segmen luxury kian makmur sementara segmen affordable semakin bergantung pada hunian sewa dan migrasi ke wilayah outer ring Jakarta.

Namun demikian, Hendra meyakini, keseimbangan pasar akan tetap terjaga dengan peningkatan pasokan kumulatif yang diperkirakan mencapai 10.000 unit hingga 11.000 unit, diimbangi oleh permintaan kumulatif yang juga meningkat menjadi 11.000 hingga 12.000 unit.

“Meskipun pasokan dan permintaan seimbang, tren kenaikan harga tetap tak terhindarkan,” jelas Hendra dikutip Kompas.com, Kamis (20/11/2025).

Dua Kutub Strategi Pengembang

Struktur pasar properti saat ini didominasi oleh pengembang ternama dan berpengalaman yang memiliki cadangan lahan sejak lama, yang diperoleh sebelum tahun 1998.

Kepemilikan lahan yang luas ini memungkinkan mereka melakukan pengembangan skala township.

Namun demikian, strategi developer besar kini mengalami pergeseran. Township besar mulai beralih fokus dari pengembangan rumah segmen menengah dan menengah atas ke segmen mewah.

Keputusan ini didorong oleh keinginan pengembang untuk meningkatkan citra dan prestise dari kawasan tersebut, meskipun pasar mewah cenderung merupakan pasar niche atau sangat terbatas.

Sementara, pengembang yang lebih baru, termasuk asing, kesulitan melakukan pengembangan skala besar karena mahalnya harga lahan.

Mereka terpaksa mengembangkan perumahan skala kecil atau memilih jalur kemitraan (joint venture) dengan developer yang lebih besar.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Segini Harga Terbaru Emas Antam Hari Ini, Cek Disini!

    Segini Harga Terbaru Emas Antam Hari Ini, Cek Disini!

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tampaknya mulai pulih. Sekarang ini harga emas Antam sudah mencapai Rp 2.307.000 per gram, setelah mengalami kenaikan sebesar Rp 8.000. Mengutip laman Logam Mulia, Senin (10/11/2025), harga emas Antam paling murah Rp1.203.500 berukuran 0,5 gram. Sedangkan emas terbesar berukuran 1.000 gram dibanderol Rp2.247.600.000. Sementara itu, […]

  • Hasil Survei OJK: Kinerja Perbankan Solid Hingga Akhir 2025

    Hasil Survei OJK: Kinerja Perbankan Solid Hingga Akhir 2025

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja perbankan hingga akhir tahun ini diyakini masih tetap solid. Keyakinan itu tercermin dari hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan IV-2025. Survei melibatkan 102 bank dengan nilai aset mencapai sebesar 99,25 persen dari total aset seluruh bank umum pada September 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan survei […]

  • Prediksi Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

    Prediksi Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laga puncak FIFA Series 2026 akan mempertemukan Timnas Indonesia melawan Timnas Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026). Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit dengan tensi tinggi. Tim Garuda melangkah ke final usai tampil meyakinkan dengan mengalahkan Saint Kitts and Nevis 4-0. Sementara Bulgaria menunjukkan kekuatan ofensif luar biasa setelah menghancurkan Kepulauan […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Sejumlah Komoditas Cabai dan Bawang Masih Bergerak

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Sejumlah Komoditas Cabai dan Bawang Masih Bergerak

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada 10 Desember 2025 terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas pangan berada pada kondisi harga tidak berubah dibanding hari sebelumnya. Sejumlah produk seperti beras medium, gula pasir lokal, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, serta berbagai […]

  • Bos Nuklir Rusia Rosatom Temui Prabowo, Bahas Kerja Sama PLTN dan Energi Nuklir di Indonesia

    Bos Nuklir Rusia Rosatom Temui Prabowo, Bahas Kerja Sama PLTN dan Energi Nuklir di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Rosatom State Corporation, Alexey Likhachev, bertemu Presiden RI Prabowo Subianto pada Selasa, 12 Mei 2026. Pertemuan itu membahas peluang kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah agenda strategis, mulai dari pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), pengembangan reaktor modular kecil (small modular reactor/SMR), […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Hari Ini 13 Juli 2026: Cabai dan Ayam Broiler Naik

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Hari Ini 13 Juli 2026: Cabai dan Ayam Broiler Naik

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Senin (13/7/2026) menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, terutama cabai merah dan daging ayam broiler, sementara sebagian besar bahan pokok lainnya masih bertahan stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, harga cabai merah besar dan […]

expand_less