Senin, 11 Mei 2026
light_mode
Beranda » Properti » Jangan Asal Pasang! Ternyata Keramik Perlu Direndam Sebelum Dipasang

Jangan Asal Pasang! Ternyata Keramik Perlu Direndam Sebelum Dipasang

  • account_circle -
  • calendar_month 53 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Lantai keramik yang terlihat rapi dan kokoh ternyata menyimpan proses pemasangan yang tidak bisa dilakukan sembarangan. Banyak pemilik rumah baru menyadari adanya masalah setelah keramik mulai berbunyi kopong, terangkat, hingga retak, padahal usia bangunan masih tergolong baru.

Salah satu hal yang kerap menjadi pertanyaan saat proses pemasangan adalah apakah keramik perlu direndam air sebelum dipasang.

Ahli Konstruksi Davy Sukamta mengatakan, perlakuan awal terhadap keramik tidak bisa dilakukan secara asal. Semua bergantung pada kualitas keramik dan kondisi bangunan tempat keramik akan dipasang.

“Untuk pemasangan keramik pada dua kondisi, baik di lantai dasar maupun lantai bertingkat, basahkan keramik,” ujar Davy dikutip dari Kompas, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, keramik dengan kualitas baik umumnya memiliki daya serap air yang rendah. Namun, hal itu berbeda jika keramik yang digunakan bersifat porous atau kurang baik kualitasnya.

“Bila keramik kurang baik atau porous, rendam dulu keramiknya 15 menit agar jenuh air,” ujarnya.

Perendaman ini bertujuan agar keramik tidak menyerap air dari adukan perekat secara berlebihan, yang dapat memengaruhi daya lekat. Selain itu, Davy juga menekankan pentingnya memberi celah atau nat antar-keramik saat pemasangan.

Cara pasang keramik di lantai dasar

Pemasangan keramik di lantai dasar, terutama yang langsung berada di atas tanah, membutuhkan perhatian khusus sejak tahap awal pekerjaan. Menurut Davy, langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah memastikan tanah benar-benar padat.

“Padatkan tanah dengan baik, beri lantai kerja beton,” jelasnya.

Setelah lantai kerja dicor, pemasangan keramik tidak boleh langsung dilakukan. Ada proses alami pada beton yang perlu diberi waktu paling tidak 2 minggu supaya proses susut beton sudah berlangsung.

Baru setelah itu, keramik bisa dilekatkan di atas permukaan beton tersebut. Kondisi tanah juga menjadi faktor penting. Di daerah dengan tanah ekspansif, seperti kawasan Cikarang, perlakuan tambahan sangat dianjurkan.

“Sebaiknya beri lapisan batu kapur sebelum memasang lantai kerja. Batu kapur dapat menyerap kelembapan. Tanah ekspansif mengembang bila kadar airnya naik,” ujarnya.

Menurutnya, batu kapur dapat membantu menyerap kelembapan sehingga mengurangi risiko pergerakan tanah yang dapat merusak lantai keramik.

Cara Pasang Keramik di Lantai Tingkat

Berbeda dengan lantai dasar, pemasangan keramik di lantai bertingkat lebih dipengaruhi oleh perilaku struktur beton. Kesalahan yang kerap terjadi, kata Davy, adalah memasang keramik terlalu cepat setelah pengecoran lantai.

“Jangan langsung pasang keramik setelah lantai beton dicor,” tegasnya. Ia menyarankan agar pemasangan dilakukan setelah beton benar-benar melalui proses alaminya, dengan jeda waktu ideal lebih dari empat minggu.

Waktu tersebut diberikan agar konstruksi beton sempat berdeformasi dan mengalami susut dan rangkak atau creep. Setelah itu, barulah lantai atas boleh dipasangi keramik.

Dengan memberi waktu yang cukup, struktur beton akan lebih stabil sehingga keramik yang dipasang di atasnya dapat bertahan lebih lama.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gegara Harga Minyak Melonjak, Ekspor Kendaraan Listrik dari China Melesat

    Gegara Harga Minyak Melonjak, Ekspor Kendaraan Listrik dari China Melesat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ekspor kendaraan energi baru (NEV) dari Tiongkok melonjak tajam. Berdasarkan data China Passenger Car Association (CPCA), pengiriman NEV ke luar negeri mencapai 349.000 unit pada Maret 2026, naik 139,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Disitat dari Carnewschina, kenaikan ini dipicu gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz, yang mendorong harga bahan bakar […]

  • Harga Emas di Pegadaian Anjlok, Ini Rincian Selengkapnya

    Harga Emas di Pegadaian Anjlok, Ini Rincian Selengkapnya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian kompak melemah pada perdagangan Selasa (14/4/2026) ini. Penurunan harga emas Pegadaian tersebut untuk semua jenis yaitu UBS dan Galeri24. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman Sahabat Pegadaian. Harga emas UBS turun menjadi Rp2.853.000 per gram dari semula Rp2.890.000 per gram. Sementara harga […]

  • Faizal Riza Terpilih Lagi Jadi Ketua Dekopinwil Jambi, Dorong Koperasi Desa Merah Putih

    Faizal Riza Terpilih Lagi Jadi Ketua Dekopinwil Jambi, Dorong Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Faizal Riza kembali dipercaya memimpin Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jambi untuk periode 2026–2031. Ia terpilih secara musyawarah dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Jambi yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Jambi. Usai terpilih, Faizal Riza menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperkuat peran koperasi dalam mendukung Program Strategis Nasional […]

  • ASEAN Sepakati Aturan Baru Perdagangan Barang, Dorong UMKM dan Ekonomi Hijau

    ASEAN Sepakati Aturan Baru Perdagangan Barang, Dorong UMKM dan Ekonomi Hijau

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) resmi menyepakati aturan baru dalam perdagangan barang melalui penandatanganan The Second Protocol to Amend the ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA Upgrade). Kesepakatan ini menandai langkah besar ASEAN dalam memperkuat integrasi ekonomi kawasan dan menghadapi tantangan global. Penyerahan naskah perjanjian dilakukan oleh Menteri Investasi, Perdagangan, dan […]

  • Produksi Batu Bara RI Diprediksi Turun 100 Juta Ton, Ini Penyebabnya

    Produksi Batu Bara RI Diprediksi Turun 100 Juta Ton, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan produksi batu bara nasional pada 2025 bakal turun signifikan hingga mendekati 100 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini dipicu melemahnya permintaan dari negara tujuan ekspor utama seperti China dan India. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa produksi batu […]

  • Prabowo Hadiri May Day 2026 di Monas, Ratusan Ribu Buruh Siap Turun dan Bawa 11 Tuntutan

    Prabowo Hadiri May Day 2026 di Monas, Ratusan Ribu Buruh Siap Turun dan Bawa 11 Tuntutan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 dipastikan akan terpusat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 1 Mei mendatang. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung bersama elemen serikat pekerja. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan keputusan memindahkan lokasi peringatan dari DPR RI ke Monas diambil setelah komunikasi dengan […]

expand_less