Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Gegara Harga Minyak Melonjak, Ekspor Kendaraan Listrik dari China Melesat

Gegara Harga Minyak Melonjak, Ekspor Kendaraan Listrik dari China Melesat

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ekspor kendaraan energi baru (NEV) dari Tiongkok melonjak tajam. Berdasarkan data China Passenger Car Association (CPCA), pengiriman NEV ke luar negeri mencapai 349.000 unit pada Maret 2026, naik 139,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Disitat dari Carnewschina, kenaikan ini dipicu gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz, yang mendorong harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai wilayah. Kondisi tersebut menjadi katalis kuat bagi pertumbuhan kendaraan listrik.

Riset Deloitte bahkan menunjukkan bahwa kenaikan harga bensin sebesar US$ 1 per galon, dan dapat meningkatkan penjualan kendaraan listrik hingga sekitar 6 persen.

Permintaan dari pasar luar negeri pun terus menguat, tercermin dari performa sejumlah produsen otomotif China. BYD mencatat penjualan 120.000 unit NEV di pasar ekspor pada Maret, tumbuh 65,2 persen secara tahunan.

Sementara itu, Geely membukukan total penjualan luar negeri sebesar 81.000 unit, atau naik 120 persen dibandingkan tahun lalu.

Khusus untuk kendaraan listrik, Geely mencatat lonjakan signifikan. Ekspor NEV pabrikan ini mencapai 51.000 unit, atau melonjak hingga 479 persen secara year-on-year. Angka tersebut menunjukkan agresivitas Geely dalam memperluas pasar global kendaraan elektrifikasi.

Performa Merek Baru

Selain pemain besar, merek-merek baru juga menunjukkan pertumbuhan impresif. Leapmotor mengirimkan 16.000 unit ke luar negeri pada Maret, naik 77,8 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara GAC Aion mencatat ekspor 11.000 unit, meningkat 175 persen.

Secara keseluruhan, tren ini menegaskan bahwa lonjakan harga energi global menjadi momentum bagi industri kendaraan listrik China untuk memperluas penetrasi di pasar internasional.

Dengan kombinasi harga kompetitif dan kapasitas produksi besar, produsen otomotif Negeri Tirai Bambu semakin memperkuat posisinya di pasar global kendaraan ramah lingkungan.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Catat Kredit Komersial Tumbuh 58,4% hingga Rp61,4 Triliun

    BRI Catat Kredit Komersial Tumbuh 58,4% hingga Rp61,4 Triliun

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja bisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menunjukkan tren positif seiring implementasi transformasi perusahaan melalui program BRIvolution. Salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut datang dari segmen kredit komersial (commercial) yang kini menjadi mesin pertumbuhan baru perseroan. Hingga akhir 2025, BRI mencatat penyaluran kredit komersial mencapai Rp61,4 triliun. Angka ini melonjak […]

  • Luhut Ungkap Tiga Keuntungan Perjanjian Dagang RI-AS, Akses Tarif 0 Persen untuk 1.819 Produk

    Luhut Ungkap Tiga Keuntungan Perjanjian Dagang RI-AS, Akses Tarif 0 Persen untuk 1.819 Produk

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap tiga keuntungan utama bagi Indonesia setelah penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Menurut Luhut, perjanjian tersebut merupakan langkah strategis untuk menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tengah ketidakpastian perdagangan global. “Perjanjian ini memastikan posisi Indonesia tetap […]

  • Harga Ayam Anjlok, Kementerian Pertanian RI Minta Produksi DOC dan Pakan Dikendalikan

    Harga Ayam Anjlok, Kementerian Pertanian RI Minta Produksi DOC dan Pakan Dikendalikan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian RI mendorong penyesuaian produksi di sektor hulu industri perunggasan menyusul tekanan harga ayam hidup (livebird) yang berada di bawah level keekonomian peternak. Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH Kementan, Hary Suhada, mengatakan struktur biaya produksi saat ini menunjukkan margin peternak semakin tertekan. Ia menyebut, estimasi harga pokok produksi (HPP) nasional […]

  • Maduro Ditahan di Penjara Federal Brooklyn, Siap Jalani Sidang di Pengadilan Manhattan Pekan Depan

    Maduro Ditahan di Penjara Federal Brooklyn, Siap Jalani Sidang di Pengadilan Manhattan Pekan Depan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Venezuela Nicolas Maduro dilaporkan telah tiba dan ditahan di Metropolitan Detention Center (MDC) Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Maduro dijadwalkan menghadapi proses hukum di pengadilan federal Manhattan pada pekan depan. Sejumlah pejabat penegak hukum Amerika Serikat menyebutkan, Maduro sebelumnya diterbangkan menggunakan helikopter menuju Manhattan sebelum akhirnya dibawa dengan pengawalan ketat aparat keamanan […]

  • BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif

    BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bahwa penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s dari stabil ke negatif pada 5 Februari 2026 tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi RI. Menurut Perry, revisi outlook lebih dipengaruhi oleh risiko penurunan kepastian kebijakan yang bisa berdampak pada ekonomi jika berlanjut. Kinerja ekonomi domestik tetap solid, tercermin […]

  • Mulai 2026, Ditjen Pajak Bisa Akses Data E-Wallet hingga Aset Kripto

    Mulai 2026, Ditjen Pajak Bisa Akses Data E-Wallet hingga Aset Kripto

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperluas basis pengawasan perpajakan di sektor ekonomi digital. Mulai tahun ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berwenang mengakses data keuangan yang dikelola penyedia jasa pembayaran (PJP), termasuk e-wallet hingga aset kripto. Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 108 Tahun 2025, yang menetapkan PJP baik bank maupun lembaga nonbank sebagai Lembaga […]

expand_less