Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, BI Pede Rupiah Bakal Menguat

Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, BI Pede Rupiah Bakal Menguat

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 21–22 April 2026. Sejalan dengan itu, suku bunga deposit facility tetap di 3,75% dan lending facility di 5,5%.

Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketidakpastian global, terutama dampak konflik di Timur Tengah yang menekan stabilitas pasar keuangan dunia.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, fokus utama kebijakan saat ini adalah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memastikan inflasi tetap terkendali dalam target 2,5±1% untuk 2026-2027.

“Bank Indonesia siap memperkuat kebijakan moneter bila diperlukan untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi,” ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Rabu (22/4/2026).

Untuk meredam tekanan eksternal, BI meningkatkan intensitas intervensi di pasar valuta asing, baik melalui pasar offshore Non-Deliverable Forward (NDF) maupun transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di dalam negeri.

Langkah ini berhasil menjaga rupiah tetap relatif stabil di kisaran Rp17.140 per dolar AS per 21 April 2026, meski melemah 0,87% dibanding akhir Maret.

Ke depan, BI optimistis rupiah akan kembali menguat, ditopang oleh imbal hasil yang kompetitif, kepercayaan investor, serta prospek pertumbuhan ekonomi domestik yang solid.

Selain itu, BI juga memperkuat daya tarik investasi portofolio asing dengan menyesuaikan berbagai instrumen moneter, termasuk peningkatan batas transaksi valas, DNDF, dan swap yang mulai berlaku April 2026.

Di sisi lain, kebijakan makroprudensial terus didorong untuk mempercepat pertumbuhan kredit ke sektor riil, tanpa mengorbankan stabilitas sistem keuangan.

Sementara itu, sistem pembayaran diperluas melalui peningkatan adopsi digital, penguatan industri, serta peningkatan ketahanan infrastruktur untuk menopang aktivitas ekonomi nasional.

Dengan bauran kebijakan ini, BI berupaya menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global yang masih tinggi.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Tembus Rp1.434 Triliun, BKPM Sebut Serap 1,95 Juta Tenaga Kerja Play Button

    Investasi Tembus Rp1.434 Triliun, BKPM Sebut Serap 1,95 Juta Tenaga Kerja

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam sembilan bulan terakhir, Januari-September 2025 total investasi yang masuk ke Indonesia sudah mencapai Rp1.434,3 triliun. Data itu diungkap oleh Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jumat (17/10). Menurut Rosan nominal Rp 1.434,3 triliun itu setara dengan 75,3 persen dari target investasi. Pemerintah menargetkan investasi sepanjang 2025 […]

  • Harga Cabai dan Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Naik Jelang Idul Adha 2026

    Harga Cabai dan Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Naik Jelang Idul Adha 2026

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, pergerakan harga bahan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, mulai menunjukkan dinamika, terutama pada komoditas cabai dan daging sapi. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 21 Mei 2026, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing naik 15 persen menjadi Rp40.000 […]

  • Rupiah Loyo Pagi Ini, Diprediksi Bisa Tembus Level Rp17 Ribu

    Rupiah Loyo Pagi Ini, Diprediksi Bisa Tembus Level Rp17 Ribu

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) loyo pada perdagangan awal pekan ini, Senin (19/1/2026). Rupiah dibuka ada di level Rp16.904 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.887 per dolar AS. Mata uang Indonesia ini melemah 17 poin atau 0,10 persen. Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak […]

  • Rencana KRL Beroperasi 24 Jam Harus Dikaji Ulang

    Rencana KRL Beroperasi 24 Jam Harus Dikaji Ulang

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana operasional kereta rel listrik (KRL) commuter line selama 24 jam dinilai perlu kajian mendalam sebelum diterapkan. Hal ini disampaikan Pengamat Transportasi Publik bidang Perkeretaapian, Joni Martinus, merespons pernyataan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang membuka opsi operasional KRL sepanjang hari. Wacana tersebut mencuat setelah muncul fenomena warga yang menginap di Stasiun Cikarang demi […]

  • May Day Jambi: Al Haris Ingatkan Pengusaha-Buruh “Jangan Saling Tinggal”!

    May Day Jambi: Al Haris Ingatkan Pengusaha-Buruh “Jangan Saling Tinggal”!

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi Al Haris angkat suara tegas di momen Hari Buruh 2026. Ia mengingatkan, hubungan pengusaha dan pekerja bukan untuk dipertentangkan, melainkan harus berjalan seiring sebagai satu kesatuan. “Pengusaha butuh pekerja, pekerja juga butuh pengusaha. Ini simbiosis mutualisme, tidak bisa dipisahkan,” tegas Al Haris saat menghadiri peringatan May Day bertema “Bersama Mewujudkan Kemajuan […]

  • Jusuf Kalla Ngamuk Lahannya di Makassar Diklaim Perusahaan, Tegaskan Sertifikat Tanah Sah

    Jusuf Kalla Ngamuk Lahannya di Makassar Diklaim Perusahaan, Tegaskan Sertifikat Tanah Sah

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Wakil Presiden RI dua periode sekaligus pendiri Kalla Group, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan kemarahannya setelah lahan miliknya di kawasan Tanjung Bunga, Makassar diklaim oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD). JK menegaskan bahwa lahan seluas 16,4 hektare di depan Trans Mall Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, merupakan milik sah yang telah ia […]

expand_less