Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Fitch Pertahankan Rating BBB untuk BCA, Outlook Negatif Bayangi Risiko Eksternal

Fitch Pertahankan Rating BBB untuk BCA, Outlook Negatif Bayangi Risiko Eksternal

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Fitch Ratings mempertahankan peringkat kredit Bank Central Asia (BCA) di level investment grade. Dalam laporan terbarunya, Fitch menegaskan Long-Term Issuer Default Rating (IDR) BCA tetap di level BBB dengan outlook negatif. Di saat yang sama, Fitch Ratings Indonesia juga menahan National Long-Term Rating BCA di level AAA(idn) dengan outlook stabil.

Fitch menyebut, kekuatan fundamental BCA menjadi penopang utama peringkat tersebut. Hal ini tercermin dari Viability Rating (VR) di level bbb, yang menunjukkan kinerja bank tetap solid secara standalone.

BCA dinilai memiliki franchise domestik yang kuat, ditopang oleh basis dana murah (CASA) yang besar dan terdiversifikasi. Kondisi ini memberikan akses pendanaan berbiaya rendah sekaligus menjaga margin bunga bersih tetap tinggi.

Selain itu, permodalan yang kuat membuat kinerja keuangan BCA konsisten lebih baik dibandingkan bank lain dalam berbagai siklus ekonomi.

Meski demikian, Fitch tetap mempertahankan outlook negatif seiring meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap kondisi eksternal Indonesia.

Lingkungan operasional perbankan domestik dinilai masih kondusif, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1% pada 2026 dan 5% pada 2027. Namun, risiko eksternal seperti konflik geopolitik dan kenaikan harga energi global menjadi faktor yang perlu diwaspadai.

Dari sisi bisnis, BCA disebut memiliki posisi kuat di segmen transaction banking sebagai bank swasta terbesar di Indonesia, dengan pangsa aset sekitar 12% per akhir 2025.

Untuk profil risiko, Fitch menilai BCA menerapkan standar penyaluran kredit yang konservatif, sehingga menjaga kualitas aset tetap solid. Rasio kredit bermasalah (NPL) tercatat membaik menjadi 1,7% pada akhir 2025.

Sementara itu, rasio loan at risk juga turun menjadi 4,8%, termasuk salah satu yang terendah di industri perbankan nasional.

Fitch memperkirakan biaya kredit BCA akan tetap rendah dalam dua tahun ke depan, didukung oleh tingkat pencadangan yang kuat.

Dari sisi profitabilitas, rasio operating profit terhadap risk-weighted assets meningkat menjadi 7,6% pada 2025. Margin bunga bersih diperkirakan tetap terjaga berkat dominasi dana murah dan struktur aset yang optimal.

Permodalan BCA juga menjadi salah satu yang terkuat di kawasan, dengan rasio common equity tier 1 (CET1) mencapai 29,2% pada akhir 2025.

Likuiditas bank ini pun sangat solid, tercermin dari liquidity coverage ratio sebesar 311% dan net stable funding ratio sebesar 159%.

Fitch juga mempertahankan Government Support Rating (GSR) BCA di level bbb-, yang mencerminkan kemungkinan dukungan pemerintah mengingat peran penting BCA dalam sistem keuangan nasional.

Ke depan, Fitch menyebut outlook BCA berpotensi kembali stabil apabila outlook sovereign Indonesia membaik. Sebaliknya, tekanan terhadap peringkat negara dapat berdampak langsung pada rating BCA.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melesat! Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol  Rp2.470.000 per Gram

    Melesat! Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol  Rp2.470.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam melesat pada perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025). Kini emas Antam sudah dibanderol Rp2.470.000 per gram. Harga emas Antam itu naik Rp 6.000 jika dibandingkan dengan harga sebelumnya yang berada di level Rp2.464.000 per gram. Adanya kenaikan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam juga meningkat menjadi […]

  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun, Cek  Update-nya

    Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun, Cek Update-nya

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan terpantau turun di Hartadinata Abadi, Raja Emas Indonesia, dan Laku Emas  pada Senin siang (2/2/2026). Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas. Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli […]

  • IHSG Dibuka Melemah, Imbas Sentimen Royalti Energi dan Geopolitik

    IHSG Dibuka Melemah, Imbas Sentimen Royalti Energi dan Geopolitik

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Senin (!!/5/2026) dibuka melemah 9,46 poin atau sekitar 0,14 persen ke level 6.959,94. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Hari Rachmansyah menilai laju pergerakan IHSG selama tiga hari perdagangan ke depan akan banyak dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global dan kebijakan […]

  • Setelah Setop Produksi Juli 2025, Amman Mineral Dapat Rekomendasi Ekspor Konsentrat Tembaga Selama 6 Bulan

    Setelah Setop Produksi Juli 2025, Amman Mineral Dapat Rekomendasi Ekspor Konsentrat Tembaga Selama 6 Bulan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) akhirnya mendapat angin segar setelah sempat menghentikan produksi sejak Juli 2025 akibat kondisi kahar. Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi telah memberikan rekomendasi izin ekspor konsentrat tembaga kepada Amman Mineral untuk jangka waktu enam bulan. Langkah ini diambil setelah smelter milik Amman di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa […]

  • Daftar Proyek Strategis Nasional Berubah, PIK 2 Dicoret

    Daftar Proyek Strategis Nasional Berubah, PIK 2 Dicoret

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menghapus Proyek Pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Tropical Coastland dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru. Hal itu tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 Tentang Perubahan Kedelapan Atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Proyek Strategis Nasional, yang diteken Menteri Koordinator Bidang Perekonomian […]

  • RI dan Australia Perkuat Kerja Sama Keselamatan Transportasi 2026–2027

    RI dan Australia Perkuat Kerja Sama Keselamatan Transportasi 2026–2027

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia dan Australia kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama di sektor keselamatan transportasi melalui forum bilateral yang digelar pada awal Mei 2026. Forum bertajuk Indonesia-Australia Transport Safety Forum itu berlangsung di Canberra dan Sydney pada 4–8 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari kerja sama Indonesian Transport Safety Assistance Package (ITSAP) […]

expand_less