Kamis, 16 Apr 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BTN Restrukturisasi Kredit Terdampak Bencana di Sumatra Capai Rp 550 Miliar

BTN Restrukturisasi Kredit Terdampak Bencana di Sumatra Capai Rp 550 Miliar

  • account_circle say say
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat penyaluran restrukturisasi kredit bagi debitur terdampak bencana di wilayah Sumatra mencapai Rp 530 miliar hingga Rp 550 miliar. Langkah ini menjadi bentuk respons cepat perseroan dalam menjaga kualitas kredit di tengah kondisi darurat akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan kebijakan restrukturisasi dilakukan secara seragam dengan tenor keringanan selama satu tahun.

“Situasinya saat itu sangat darurat, bahkan akses ke lokasi terdampak cukup sulit. Karena itu, kami putuskan restrukturisasi dengan skema satu tahun untuk semua debitur,” ujarnya dalam paparan kinerja perseroan.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut mengacu pada ketentuan regulator, sehingga bukan semata kebijakan internal perusahaan. Melalui skema ini, debitur mendapatkan keringanan dalam pembayaran angsuran selama masa restrukturisasi.

Dari sisi kualitas aset, kebijakan ini dinilai mampu menjaga stabilitas portofolio kredit BTN. Risiko penurunan kualitas kredit dapat ditekan selama periode relaksasi berlangsung.

Meski demikian, proses pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana di Sumatra berlangsung tidak merata. Sejumlah daerah seperti Sumatra Barat dan Sumatra Utara mulai menunjukkan pemulihan lebih cepat.

Sementara itu, wilayah Aceh masih menghadapi tantangan yang cukup berat, terutama terkait pemulihan ekonomi dan infrastruktur.

BTN menilai, kecepatan pemulihan di masing-masing daerah menjadi faktor utama dalam menentukan kemampuan debitur untuk kembali memenuhi kewajiban kreditnya.

Ke depan, perseroan akan melakukan evaluasi terhadap portofolio restrukturisasi menjelang akhir periode satu tahun. Debitur akan diklasifikasikan berdasarkan tingkat pemulihannya.

“Menjelang akhir masa restrukturisasi, akan kami evaluasi mana yang sudah pulih dan bisa kembali ke skema normal, serta mana yang masih memerlukan perpanjangan,” pungkas Nixon.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

    Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut perubahan pola makan masyarakat perkotaan turut menjadi pemicu terjadinya longsor di lereng Bandung Barat, Jawa Barat. Perubahan tersebut berdampak pada alih fungsi lahan di kawasan pegunungan yang seharusnya berfungsi sebagai wilayah lindung. Hanif mengatakan, urbanisasi masif mendorong pergeseran kebutuhan pangan masyarakat kota. Akibatnya, aktivitas pertanian merambat […]

  • Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026 Dibuka, 361 Pelajar Ikut Ambil Bagian

    Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026 Dibuka, 361 Pelajar Ikut Ambil Bagian

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Sebanyak 361 pelajar tingkat SMA/SMK sederajat dari seluruh wilayah Kota Jambi mengikuti tahapan seleksi tersebut. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wali Kota Jambi, Maulana, di lapangan tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi, Senin (13/4/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah […]

  • Rupiah Menguat Lagi, Kini Sudah Dilevel  Rp16.847 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Lagi, Kini Sudah Dilevel Rp16.847 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (23/1/2026). Rupiah dibuka bergerak menguat 49 poin atau 0,29 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.896 per dolar AS. Penguatan rupiah mendapat tanggapan dari Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra. Dikutip dari Antara, ia […]

  • LPS Ingatkan Bank Nasional Turunkan Bunga Simpanan di Atas Batas Penjaminan

    LPS Ingatkan Bank Nasional Turunkan Bunga Simpanan di Atas Batas Penjaminan

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, meminta perbankan nasional untuk segera menurunkan bunga simpanan yang masih berada di atas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP). Menurut Anggito, rata-rata bunga simpanan bank masih lebih tinggi dari batas penjaminan LPS, meskipun lembaganya telah menurunkan TBP beberapa kali dalam dua tahun terakhir. “LPS bersama lembaga […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp2,863 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp2,863 Juta per Gram

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam mengalami kenaikan tajam yang membawa nilai logam mulia tersebut kembali ke level tinggi. Berdasarkan data terbaru dari Laman Logam Mulia pada Selasa (14/4/2026), harga emas Antam naik sebesar Rp45.000 per gram. Kini, harga emas Antam berada di level Rp2.863.000 per gram dari sebelumnya Rp2.818.000 per gram Kenaikan harga ini […]

  • Motor Termahal IIMS 2026, Harga Tembus Rp 2,6 Miliar

    Motor Termahal IIMS 2026, Harga Tembus Rp 2,6 Miliar

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali menjadi etalase kendaraan roda dua kelas premium. Sejumlah produsen motor dunia menghadirkan lini produk termahalnya, dengan banderol harga yang menembus miliaran rupiah. Beberapa merek ternama seperti BMW Motorrad, MV Agusta, Triumph, Harley-Davidson, hingga KTM memamerkan motor berperforma tinggi, termasuk edisi terbatas yang hanya tersedia dalam […]

expand_less