Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Menguat Lagi, Kini Sudah Dilevel Rp16.847 per Dolar AS

Rupiah Menguat Lagi, Kini Sudah Dilevel Rp16.847 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (23/1/2026). Rupiah dibuka bergerak menguat 49 poin atau 0,29 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.896 per dolar AS.

Penguatan rupiah mendapat tanggapan dari Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra. Dikutip dari Antara, ia mengatakan penguatan kurs rupiah diiringi isyarat Presiden AS Donald Trump yang takkan menyerang Greenland secara militer.

“Kelihatan pagi ini indeks saham Asia positif, semalam juga indeks saham Amerika Serikat (AS) positif. Beberapa nilai tukar emerging market juga kelihatan menguat terhadap dolar Amerika Serikat,” katanya.

Mengutip Kyodo-OANA, Trump menepis penggunaan kekuatan militer untuk merebut Greenland dalam rangka mengakuisisi wilayah Arktik semi-otonom itu.

Presiden AS juga mencabut ancaman untuk mengenakan tarif sebesar 10 persen terhadap barang dari delapan negara Eropa mulai Februari, menyusul penolakan negara-negara tersebut terhadap upaya Trump mengambil alih Greenland dari Denmark.

Meski ucapan Trump memberikan angin segar terhadap sejumlah mata uang, tetapi penguatan kurs rupiah dinilai akan terbatas di kisaran Rp16.780-Rp16.800 per dolar AS.

“Overall tekanan terhadap rupiah masih besar karena kebijakan moneter Bank Indonesia yang masih tetap longgar, stimulus besar-besaran dari pemerintah ke perekonomian, kemudian situasi bencana yang berpotensi meredam pertumbuhan ekonomi,” ungkap Aris.

Terkait keputusan BI menahan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen, dianggap memang sewajarnya harus dilakukan.

“(Jika) Bank Indonesia memangkas suku bunga lagi atau memberi indikasi pelonggaran terus, mungkin bank sentral Indonesia tidak kuat untuk menahan pelemahan rupiah,” ucap dia.

Mata uang di kawasan Asia bervariasi dengan kecenderungan menguat. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,4%.

Selanjutnya ada peso Filipina yang terkerek 0,2% dan dolar Taiwan yang menanjak 0,11%. Disusul, yuan China yang naik 0,07%.

Berikutnya ada dolar Singapura yang menguat tipis 0,03% terhadap the greenback. Sementara itu, won Korea Selatan dan baht Thailand yang sama-sama menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,24%.

Kemudian ada yen Jepang yang turun 0,16% dan dolar Hongkong melemah tipis 0,004% di pagi ini.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Turun Tajam, Cek Lengkap Disini!

    Harga Emas Antam Turun Tajam, Cek Lengkap Disini!

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terperosok pada perdagangan Senin (27/10/2025). Emas Antam turun tajam sebesar Rp 23.000 menjadi Rp 2.327.000 per gram. Atas penurunan tersebut mengimbas pada harga beli kembali atau buyback emas Antam yang juga anjlok sebanyak Rp 23.000 menjadi Rp 2.192.000 per gram. Transaksi harga jual […]

  • BNI Jangkau Aceh, Salurkan Seragam Sekolah hingga Fasilitas Trauma Healing

    BNI Jangkau Aceh, Salurkan Seragam Sekolah hingga Fasilitas Trauma Healing

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Bantuan ini merupakan bagian dari program BUMN Peduli Satu Hati untuk Sumatera yang dikoordinasikan Danantara. Dukungan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar serta pemulihan awal masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Cabai Rawit Merah Justru Naik

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Cabai Rawit Merah Justru Naik

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Senin (19/1/2026). Meski demikian, sejumlah komoditas hortikultura khususnya cabai masih mengalami pergerakan harga, baik penurunan maupun kenaikan. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah […]

  • Kenaikan Upah Minimum 2026 Tidak Jelas, DPR Sebut Pemerintah Lalai Siapkan Regulasi

    Kenaikan Upah Minimum 2026 Tidak Jelas, DPR Sebut Pemerintah Lalai Siapkan Regulasi

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto menyoroti keterlambatan pemerintah dalam menyiapkan dasar hukum kenaikan Upah Minimum (UM) tahun 2026. Ia menilai kelalaian tersebut berdampak langsung pada pekerja dan dunia usaha. Menurut Edy, hingga memasuki tenggat penetapan UM sesuai amanat PP 36/2021, Kementerian Ketenagakerjaan belum menentukan bentuk regulasi yang akan digunakan. “Jika regulasinya saja […]

  • OJK Terbitkan POJK 35/2025 untuk Perkuat Perusahaan Pembiayaan dan Modal Ventura

    OJK Terbitkan POJK 35/2025 untuk Perkuat Perusahaan Pembiayaan dan Modal Ventura

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35 Tahun 2025 (POJK 35/2025) tentang Perubahan atas POJK Nomor 46 Tahun 2024 mengenai Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura. Penerbitan aturan ini merupakan upaya OJK untuk meningkatkan peran, kinerja, serta daya saing perusahaan pembiayaan, perusahaan […]

  • Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (8/12/2025). Rupiah dibuka diposisi Rp16.685 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 37,50 poin atau 0,23 persen dibanding penutupan yang berada di level Rp 16.648 per dolar AS. Di saat yang sama indeks dolar AS melemah 0,11% ke 98,88. Sementara itu, nilai tukar negara Asia […]

expand_less