Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kompensasi Energi Dibayar 70 Persen Tiap Bulan Mulai 2026, Bantu PLN dan Pertamina Tanpa Bebani APBN

Kompensasi Energi Dibayar 70 Persen Tiap Bulan Mulai 2026, Bantu PLN dan Pertamina Tanpa Bebani APBN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNSI.COM – 70 persen setiap bulan mulai tahun 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut langkah ini akan memperbaiki arus kas PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) tanpa menambah beban terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Purbaya menjelaskan, mekanisme baru ini akan dilakukan setiap bulan hingga September. Sisa pembayaran sebesar 30 persen akan disalurkan setelah proses audit selesai.

“Mulai tahun depan, setiap bulan kita bayar 70 persen. Nanti di bulan September dilakukan audit, dan kekurangannya dibayar setelah audit selesai,” ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (23/10).

Dengan pembayaran yang lebih rutin, pemerintah berharap dua perusahaan pelat merah di sektor energi tersebut tidak lagi harus mengandalkan pinjaman bank untuk menutup kebutuhan kas sementara akibat keterlambatan kompensasi.

“Kebijakan ini akan membantu keuangan Pertamina dan PLN karena cash flow mereka jadi lebih aman. Mereka tidak perlu terlalu banyak pinjam ke bank,” tambah Purbaya.

Sebelumnya, pembayaran kompensasi energi dilakukan setiap tiga bulan sekali. Skema ini sering membuat keuangan perusahaan energi tertekan karena beban subsidi yang belum cair.

Purbaya menegaskan bahwa mekanisme baru ini tidak akan membebani APBN, sebab dana sudah disiapkan pemerintah dan hanya mengubah pola pencairannya.

“Enggak membebani, karena cash flow kita cukup. Ini hanya soal waktu pembayaran saja,” jelasnya.

Pemerintah sebelumnya juga telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Pertamina dan PLN terkait ketersediaan dana kompensasi. Dengan sistem pembayaran bulanan, pencairan dana menjadi lebih cepat dan efisien.

“Tinggal mereka kirim surat permintaan dana ke kami, nanti langsung kami transfer,” kata Purbaya.

Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas fiskal sektor energi, menjaga pasokan listrik dan bahan bakar, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan subsidi pemerintah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kereta Cepat Jakarta Bandung

    Soal Utang Kereta Cepat, Menkeu: Untungnya ke Dia, Susahnya ke Kita

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh terus mengemuka. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan bahwa utang tersebut tak bakal ditanggung APBN. Diberitakan Tempo.co, menurut Purbaya Danantara, sebagai lembaga pengelola perusahaan-perusahaan BUMN, sudah mengambil lebih dari Rp 80 triliun dividen BUMN. Seharusnya, kata Menkeu, Danantara menyelesaikan permasalahan dari dividen tersebut. Menurut […]

  • Geely Gaspol! Galaxy Starship 7 EV Meluncur, Sekali Cas Tembus 605 Km

    Geely Gaspol! Galaxy Starship 7 EV Meluncur, Sekali Cas Tembus 605 Km

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen otomotif asal China, Geely, kembali bikin gebrakan di pasar kendaraan listrik. Mereka resmi meluncurkan SUV listrik terbaru, Geely Galaxy Starship 7 EV, dengan kemampuan jelajah hingga 605 kilometer dalam sekali pengisian daya. Mengutip laporan CarNewsChina pada Rabu (29/4), mobil ini hadir dalam dua varian jarak tempuh, yakni 525 km dan 605 km […]

  • Target PSR Jambi 2026 Capai 7.800 Hektare, Dana Peremajaan Sawit Rp60 Juta per Hektare

    Target PSR Jambi 2026 Capai 7.800 Hektare, Dana Peremajaan Sawit Rp60 Juta per Hektare

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi menargetkan pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 7.800 hektare sepanjang 2026. Program yang dibiayai melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat yang telah memasuki usia tidak produktif. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal, mengatakan proses validasi calon penerima masih berlangsung. […]

  • Rupiah Dinilai Undervalued, Bank Indonesia Yakin Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat

    Rupiah Dinilai Undervalued, Bank Indonesia Yakin Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar rupiah saat ini belum mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional. Otoritas moneter menyebut posisi rupiah masih berada di bawah nilai wajarnya atau undervalued di tengah tekanan global yang meningkat. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa kekuatan ekonomi domestik sejatinya cukup solid untuk menopang penguatan rupiah. Stabilitas makroekonomi, inflasi […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Anjlok Play Button

    Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Anjlok

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi periode kali ini mengalami penurunan. Harga TBS kelapa sawit periode 24-30 Oktober ini ditetapkan pada Kamis (23/20/2025) di Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Untuk harga TBS kelapa sawit umur tanam 10-20 tahun turun sebesar Rp 59,89 per kilogram TBS. Berikut Harga TBS kelapa sawit Provinsi […]

  • Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 38,30 Km Lewat Inpres Jalan Daerah 2025

    Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 38,30 Km Lewat Inpres Jalan Daerah 2025

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah pusat mengalokasikan perbaikan jalan sepanjang 38,30 kilometer di Provinsi Jambi melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus menekan biaya distribusi barang dan jasa. Secara nasional, Program IJD 2025 diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (23/6/2026) di ruas Jalan […]

expand_less