Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Ayam Anjlok, Kementerian Pertanian RI Minta Produksi DOC dan Pakan Dikendalikan

Harga Ayam Anjlok, Kementerian Pertanian RI Minta Produksi DOC dan Pakan Dikendalikan

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian RI mendorong penyesuaian produksi di sektor hulu industri perunggasan menyusul tekanan harga ayam hidup (livebird) yang berada di bawah level keekonomian peternak. Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH Kementan, Hary Suhada, mengatakan struktur biaya produksi saat ini menunjukkan margin peternak semakin tertekan.

Ia menyebut, estimasi harga pokok produksi (HPP) nasional berada di kisaran Rp19.500 hingga Rp21.000 per kilogram livebird, tergantung skala usaha dan efisiensi masing-masing peternak.

“Jika harga turun di bawah Rp19.000 per kilogram, kondisi tersebut sudah tidak sehat bagi peternak, terutama peternak mandiri,” ujarnya, Kamis (16/4).

Tekanan harga ayam ini dipicu oleh kelebihan pasokan pasca Lebaran yang diperkirakan mencapai 5% hingga 10% dari kebutuhan normal mingguan, khususnya di Pulau Jawa.

Penurunan serapan pasar setelah periode puncak konsumsi Lebaran turut memperparah kondisi tersebut. Selain itu, lonjakan produksi akibat tingginya chick in tiga hingga empat minggu sebelum Lebaran menyebabkan panen terjadi secara bersamaan.

Untuk menyeimbangkan pasar, pemerintah meminta pelaku usaha, termasuk produsen day old chicken (DOC) dan pakan, melakukan penyesuaian produksi dalam jangka pendek.

Kementan menargetkan penurunan pasokan DOC final stock sekitar 5% hingga 7% sebagai langkah awal stabilisasi harga.

Pengendalian produksi difokuskan pada level breeding farm dan hatchery, termasuk penyesuaian produksi telur tetas (hatching egg/HE) serta afkir dini indukan.

Selain itu, pemerintah juga memperketat pengawasan pemasukan Grand Parent Stock (GPS) guna mencegah lonjakan produksi di hilir.

Kementan menegaskan penguatan pengawasan dilakukan melalui peningkatan pelaporan realisasi produksi di seluruh rantai pasok, mulai dari GPS, parent stock (PS), hingga DOC, serta sinkronisasi data antara pemerintah dan pelaku usaha.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Terus Meningkat, Cek Disini!

    Harga Emas Antam Terus Meningkat, Cek Disini!

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terus meningkat. Bila sebelumnya dibanderol Rp2.415.000, kini emas Antam menjadi Rp2.425.000 per gram mengalami kenaikan sebesar Rp10.000. Emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,26 juta, sedangkan emas Antam paling mahal dihargai Rp2,36 miliar. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga menguat menjadi Rp2.286.000 per gram. Transaksi harga jual […]

  • Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

    Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegur pemerintah daerah (Pemda) karena realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih tergolong rendah hingga menjelang akhir tahun 2025. Akibatnya, dana daerah yang mengendap di perbankan masih mencapai Rp 218,2 triliun per akhir November 2025. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, rendahnya penyerapan belanja daerah berpotensi menghambat manfaat […]

  • Kuartal I 2026: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen

    Kuartal I 2026: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen secara tahunan (year on year/YoY) pada kuartal I 2026. Capaian ini dinilai tidak lepas dari strategi pemerintah yang mempercepat realisasi belanja negara di awal tahun. Ekonom Universitas Airlangga, Rahma Gafmi, menyebut kebijakan percepatan belanja atau front-loading menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan […]

  • Respons Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Polemik Cerdas Cermat MPR

    Respons Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Polemik Cerdas Cermat MPR

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau Ocha, menjadi sorotan publik setelah polemik penjurian dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI viral di media sosial. Ocha menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat yang mengalir setelah video perdebatan dengan juri tersebar luas. Ia mengaku tidak menyangka perhatian publik terhadap dirinya dan tim […]

  • Bekas Pemegang Saham Minoritas Steadfast (KPAL) Kini Kuasai PT Kapal Listrik Indonesia

    Bekas Pemegang Saham Minoritas Steadfast (KPAL) Kini Kuasai PT Kapal Listrik Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keluarga Logam yang sebelumnya tercatat sebagai pemegang saham minoritas di PT Steadfast Marine Tbk. (KPAL), kini resmi menjadi pemegang saham mayoritas di PT Kapal Listrik Indonesia. Pengambilalihan saham tersebut dilakukan oleh Suhanna Logam, Rayton Samuel Logam, dan Regan Stepanus Logam. Berdasarkan pengumuman pada Kamis (9/10/2025), ketiganya telah merampungkan aksi korporasi tersebut pada Agustus […]

  • Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Kompak Turun, Beras dan Daging Masih Stabil

    Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Kompak Turun, Beras dan Daging Masih Stabil

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, kembali menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 28 Juli 2026, harga berbagai jenis cabai mengalami penurunan, sementara mayoritas kebutuhan pokok lainnya masih bertahan stabil. Penurunan harga terjadi pada seluruh komoditas cabai. Cabe Merah Besar dan […]

expand_less