Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » DPR Tetapkan 5 Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua

DPR Tetapkan 5 Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menetapkan lima calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis.

Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang sebelumnya telah dilakukan oleh Komisi XI DPR terhadap para kandidat Anggota Dewan Komisioner OJK.

Dalam rapat tersebut, DPR menyetujui lima nama untuk mengisi posisi strategis di lembaga pengawas sektor jasa keuangan nasional.

Adapun lima Anggota Dewan Komisioner OJK yang ditetapkan adalah:

  • Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK
  • Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK
  • Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon
  • Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen
  • Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto

Usai penetapan tersebut, Friderica menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai pimpinan OJK guna memperkuat sektor jasa keuangan nasional.

“Kami akan wujudkan sektor jasa keuangan semakin dapat berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi, dalam pembangunan nasional, mendukung program prioritas pemerintah, dan juga tentu tetap mengedepankan pelindungan konsumen dan masyarakat,” kata Friderica kepada wartawan.

Penetapan lima anggota Dewan Komisioner OJK ini merupakan bagian dari mekanisme pengisian jabatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selanjutnya, hasil keputusan DPR akan disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia untuk ditetapkan melalui Keputusan Presiden.

Setelah penetapan tersebut, para anggota Dewan Komisioner OJK akan menjalani pengucapan sumpah atau janji jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

  • Penulis: Fitri Amalia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gas Modal Usaha! KUR Mandiri 2026 Plafon Rp50 Juta, Cicilan Ringan & Cara Ajukan Gampang

    Gas Modal Usaha! KUR Mandiri 2026 Plafon Rp50 Juta, Cicilan Ringan & Cara Ajukan Gampang

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelaku UMKM di Jambi kini bisa memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri 2026 untuk mendapat tambahan modal dengan plafon pinjaman hingga Rp50 juta. Melalui program KUR, Bank Mandiri menawarkan fasilitas pembiayaan dengan suku bunga yang terjangkau serta proses pengajuan yang mudah, sehingga dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis dan meningkatkan produktivitas. Program […]

  • Gibran Tiba di Manokwari, Kawal Langsung Pembangunan Papua Sesuai Arahan Presiden Prabowo

    Gibran Tiba di Manokwari, Kawal Langsung Pembangunan Papua Sesuai Arahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Selasa (4/11/2025), untuk meninjau langsung percepatan pembangunan di Papua. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan nasional tidak lagi berpusat di Pulau Jawa. “Presiden memberikan perhatian khusus untuk Papua. Saya ditugaskan memastikan seluruh program prioritas bisa […]

  • PT Matahari Department Store Tbk Bagi Dividen Rp 250 per Saham

    PT Matahari Department Store Tbk Bagi Dividen Rp 250 per Saham

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 250 per saham kepada pemegang saham. Berdasarkan pengumuman resmi, tanggal terakhir perdagangan saham yang memuat hak dividen (cum date) di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 23 April 2026. Artinya, investor yang ingin memperoleh dividen harus memiliki saham LPPF hingga akhir […]

  • Buffett Kurangi Kepemilikan Saham Apple dan Bank of America

    Buffett Kurangi Kepemilikan Saham Apple dan Bank of America

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Investor legendaris Warren Buffett kembali melakukan langkah besar melalui perusahaan investasinya, Berkshire Hathaway. Pada kuartal ketiga 2025, Berkshire memangkas kepemilikan saham Apple secara signifikan, sekaligus melepas sebagian saham Bank of America. Dalam laporan kepada US Securities and Exchange Commission (SEC), Berkshire Hathaway mengungkapkan bahwa kepemilikan saham Apple turun menjadi 238,2 juta saham dari […]

  • OJK dan Perbankan Luncurkan Indonesia–UK Working Group on Climate Financing

    OJK dan Perbankan Luncurkan Indonesia–UK Working Group on Climate Financing

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan nasional mempertegas komitmen mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dengan memperkuat manajemen risiko iklim dan ketahanan sektor keuangan. Komitmen tersebut disampaikan dalam ajang The 2nd Indonesia Climate Banking Forum (ICBF): Climate Risk Management and Banking Resilience to Support Climate Finance Investment yang digelar di Jakarta, Kamis. Forum […]

  • Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia tetap wajib memenuhi ketentuan sertifikasi halal, khususnya untuk kategori makanan dan minuman. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik terkait perjanjian dagang antara Indonesia dan AS. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa tidak […]

expand_less