Rabu, 20 Mei 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Harga Sembako di Kota Jambi 24 Oktober 2025: Cabai Naik, Beras dan Daging Masih Stabil

Harga Sembako di Kota Jambi 24 Oktober 2025: Cabai Naik, Beras dan Daging Masih Stabil

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi masih cenderung stabil menjelang akhir Oktober 2025. Berdasarkan data resmi Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging masih menunjukkan harga yang relatif tidak berubah. Namun, komoditas cabai mulai menunjukkan kenaikan harga di beberapa pasar, terutama di Pasar Angso Duo, sementara harga di Pasar Talang Banjar terpantau lebih stabil.

Pantauan harga di Pasar Talang Banjar menunjukkan bahwa harga beras berbagai jenis masih stabil. Misalnya, beras Naruto dan beras Belido masih dijual di kisaran Rp16.000 per kilogram dan Rp15.500 per kilogram. Jenis beras OP Bulog, yang biasanya menjadi pilihan masyarakat berpendapatan menengah ke bawah, tetap berada di harga Rp12.000 per kilogram tanpa perubahan.

Selain beras, komoditas lain seperti gula pasir lokal dijual Rp18.000 per kilogram, tepung terigu merek Cakra Kembar Rp15.000 per kilogram, serta minyak goreng curah Rp19.000 per kilogram. Harga minyak goreng kemasan isi ulang 1 liter juga stabil di Rp15.700 per liter.

Sementara itu, daging ayam broiler masih berada di kisaran Rp37.000 per kilogram dan daging sapi murni Rp140.000 per kilogram. Komoditas telur ayam ras juga bertahan di Rp1.700 per butir, sedangkan telur ayam kampung dijual Rp2.500 per butir.

Namun, pergerakan harga yang cukup mencolok justru terjadi pada komoditas cabai. Cabe merah besar turun 5,45 persen menjadi Rp52.000 per kilogram, dan cabe merah kecil turun 8,33 persen menjadi Rp55.000 per kilogram. Sebaliknya, cabe rawit hijau justru naik 7,69 persen menjadi Rp26.000 per kilogram.

Kenaikan dan penurunan harga ini menunjukkan adanya fluktuasi pasokan cabai di tingkat pedagang, terutama akibat perubahan cuaca di wilayah sentra produksi di Provinsi Jambi bagian barat seperti Kerinci dan Tebo.

Berbeda dengan Talang Banjar, kondisi di Pasar Angso Duo menunjukkan adanya kenaikan signifikan pada beberapa jenis cabai. Berdasarkan data SIHARKO, cabe merah besar naik 10,71 persen menjadi Rp56.000 per kilogram, sementara cabe merah kecil naik dengan persentase yang sama, mencapai Rp56.000 per kilogram.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabe rawit merah, yang melonjak 14,29 persen menjadi Rp35.000 per kilogram. Adapun cabe rawit hijau juga mengalami kenaikan lebih ringan, sekitar 4 persen menjadi Rp25.000 per kilogram.

Kenaikan harga cabai ini diduga dipicu oleh berkurangnya pasokan akibat curah hujan tinggi di beberapa daerah penghasil cabai, serta meningkatnya biaya distribusi dari wilayah sentra pertanian menuju pasar utama Kota Jambi.

Meskipun harga cabai naik, harga beberapa bahan pokok lainnya justru menunjukkan tren menurun. Daging ayam broiler, misalnya, turun 5,71 persen menjadi Rp33.000 per kilogram, memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen rumah tangga. Begitu pula dengan beras OP Bulog, yang turun tipis 1,59 persen menjadi Rp12.400 per kilogram.

Adapun komoditas utama lain seperti gula pasir lokal bertahan di Rp16.000 per kilogram, minyak curah Rp18.500 per kilogram, tepung terigu Segitiga Biru Rp12.000 per kilogram, dan telur ayam ras tetap Rp1.800 per butir. Harga daging sapi murni di pasar ini masih berkisar Rp130.000 per kilogram, sementara daging ayam kampung berada di harga Rp65.000 per kilogram.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawang Putih Impor Segera Masuk, Pemerintah Pastikan Harga Turun Jelang Ramadan

    Bawang Putih Impor Segera Masuk, Pemerintah Pastikan Harga Turun Jelang Ramadan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan bawang putih impor akan segera masuk ke pasar domestik. Langkah ini diharapkan mampu menekan kenaikan harga bawang putih yang terus melonjak menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menyatakan pemerintah telah menerbitkan seluruh persetujuan impor (PI) bawang putih bagi pelaku […]

  • OJK Play Button

    OJK Jambi: Industri Keuangan Daerah Tumbuh Stabil, Pasar Modal Naik 64 Persen

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi (OJK Jambi) mencatat kinerja Industri Jasa Keuangan di Provinsi Jambi stabil dan tumbuh positif pada Agustus 2025. Kinerja Sektor Jasa Keuangan (SJK) di Jambi didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, kepercayaan konsumen yang membaik, serta inovasi di berbagai segmen industri jasa keuangan. Pertumbuhan positif di sektor perbankan ditopang oleh […]

  • 20 Tempat Pempek Terbaik di Jambi yang Wajib Kamu Coba, Dijamin Ketagihan Setiap Suapan!

    20 Tempat Pempek Terbaik di Jambi yang Wajib Kamu Coba, Dijamin Ketagihan Setiap Suapan!

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa bilang pempek enak cuma bisa kamu temukan di Palembang? Kota Jambi ternyata juga menyimpan banyak kedai pempek dengan rasa yang nggak kalah otentik! Dari yang kenyal gurih sampai cuko pedas manis yang bikin merem melek, semuanya siap manjain lidah kamu. Jadi, buat kamu yang lagi jalan-jalan ke Jambi atau sekadar ingin wisata […]

  • Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

    Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan pembuat pesawat raksasa, Airbus, mengonfirmasi mereka menemukan masalah kualitas industri yang memengaruhi panel logam pada sejumlah pesawat A320. Menurut laporan Reuters yang dikutip pada Selasa (2/12/2025), kabar tersebut menambah tantangan terbaru bagi Airbus setelah penarikan kembali pesawatnya untuk pembaruan perangkat lunak (software) akhir pekan lalu. Diluar dugaan, saham Airbus anjlok hingga 10 […]

  • Garuda Indonesia Tambah Modal Rp30,4 Triliun, Ekuitas Berbalik Positif Usai PMTHMETD

    Garuda Indonesia Tambah Modal Rp30,4 Triliun, Ekuitas Berbalik Positif Usai PMTHMETD

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kembali melakukan langkah besar dalam upaya pemulihan keuangannya. Setelah bertahun-tahun bergulat dengan kerugian dan ekuitas negatif, Garuda bersiap melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) senilai sekitar USD 1,84 miliar atau setara Rp30,4 triliun (asumsi kurs Rp16.569 per dolar AS). Langkah […]

  • BKPM: Belum Ada Investor Asing yang Berkomitmen Konkret di Proyek DME Batu Bara Indonesia

    BKPM: Belum Ada Investor Asing yang Berkomitmen Konkret di Proyek DME Batu Bara Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mengungkapkan hingga saat ini belum ada perusahaan asing yang menunjukkan minat konkret untuk berinvestasi dalam proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) di Indonesia. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan mengatakan, pihaknya belum mencatat adanya investor asing yang secara resmi menyatakan komitmen untuk […]

expand_less