Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Industri Tekstil RI Masih Tertekan, Menperin Ungkap Dampak Impor Bahan Baku dan Geopolitik Global

Industri Tekstil RI Masih Tertekan, Menperin Ungkap Dampak Impor Bahan Baku dan Geopolitik Global

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menghadapi tekanan berat di tengah dinamika global. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, tantangan utama berasal dari ketergantungan bahan baku impor serta disrupsi rantai pasok global.

Menurutnya, ketergantungan terhadap bahan baku impor membuat industri tekstil nasional rentan terhadap gangguan pasokan. Selain itu, perubahan permintaan pasar internasional juga turut memengaruhi kinerja industri dalam negeri.

“Bahan baku menjadi hal yang sangat penting. Disrupsi rantai pasok pasti kita alami, dan dinamika permintaan pasar internasional juga terus berubah,” ujar Agus dalam acara Indo Intertex Inatex 2026 di Jakarta, Rabu (15/4).

Ia menjelaskan, ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi global telah mengubah struktur rantai pasok dunia. Kondisi ini di satu sisi menjadi tantangan, namun di sisi lain juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisi dalam jaringan produksi global.

Kementerian Perindustrian pun terus mencermati perkembangan kebijakan negara mitra dagang serta arah perdagangan global. Langkah ini dilakukan agar kebijakan yang diambil tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan industri.

Agus menegaskan, kebijakan industri harus bersifat adaptif dan responsif terhadap perubahan global. Oleh karena itu, keterlibatan pelaku usaha dinilai penting agar kebijakan yang dirumuskan tepat sasaran.

“Kami harus melibatkan pelaku usaha karena mereka yang paling memahami kondisi di lapangan. Kebijakan pemerintah harus adaptif dan responsif terhadap dinamika global,” jelasnya.

Pemerintah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator dan pelaku industri dalam menjaga daya saing sektor tekstil nasional. Pasalnya, tekanan global tidak dapat dihadapi secara sendiri oleh pemerintah.

Ke depan, penguatan sektor hulu, diversifikasi sumber bahan baku, serta peningkatan efisiensi produksi menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan industri tekstil di tengah persaingan global yang semakin ketat.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

    Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya terhenti pada perdagangan Rabu (24/12/2025). Rupiah dibuka bergerak menguat 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.771 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.787 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi seiring tekanan pada dolar AS yang bergerak melemah dan berada di jalur menuju kinerja tahunan […]

  • UMK Jawa Barat 2026 Diproyeksi Naik 10,5 Persen, Kota Bekasi Tertinggi dan Banjar Terendah

    UMK Jawa Barat 2026 Diproyeksi Naik 10,5 Persen, Kota Bekasi Tertinggi dan Banjar Terendah

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar terbaru datang dari sektor ketenagakerjaan. Jika usulan kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2026 sebesar 10,5 persen disetujui, maka Kota Bekasi akan kembali mencatatkan diri sebagai wilayah dengan UMK tertinggi di Provinsi Jawa Barat, sementara Kota Banjar menjadi yang terendah. Menurut laporan Bisnis.com, kalangan buruh melalui Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengajukan kenaikan […]

  • Tanjung Jabung Barat Juara Umum Turnamen Catur Percasi Jambi Seri V di Batang Hari

    Tanjung Jabung Barat Juara Umum Turnamen Catur Percasi Jambi Seri V di Batang Hari

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tanjung Jabung Barat kembali menegaskan dominasinya dengan meraih gelar juara umum pada Turnamen Catur Bulanan Non Master Pengprov Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi Seri ke-5 yang digelar di Kabupaten Batang Hari. Keberhasilan ini sekaligus menandai munculnya kekuatan baru dalam peta percaturan Provinsi Jambi, setelah selama satu dekade terakhir dominasi lebih banyak dipegang […]

  • Pemkot Jambi Gelar Lomba Masak Blind Box Peringati Hari Kartini ke-148

    Pemkot Jambi Gelar Lomba Masak Blind Box Peringati Hari Kartini ke-148

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi memperingati Hari Kartini ke-148 tahun 2026 dengan cara unik dan kreatif. Pemkot Jambi menggelar Lomba Masak Kotak Misteri (Blind Box) bertema “Inovasi Rasa Perempuan Berdaya, Keluarga Bahagia” di Lapangan Tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi, Selasa (21/04/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk refleksi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor […]

  • Perdagangan Ditutup, IHSG Turun 0,44% ke Level 8.671

    Perdagangan Ditutup, IHSG Turun 0,44% ke Level 8.671

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 38,72 poin atau 0,44% ke 8.671,97 pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 244 saham naik, 407 saham turun dan 149 saham stagnan. Hanya tiga indeks sektoral yang selamat ke zona hijau. Sedangkan delapan indeks sektoral lainnya tergelincir ke zona merah, mengikuti pelemahan […]

  • WNA Kini Bisa Pimpin BUMN, Presiden Prabowo: Kalian Bisa Cari Otak-otak Terbaik!

    WNA Kini Bisa Pimpin BUMN, Presiden Prabowo: Kalian Bisa Cari Otak-otak Terbaik!

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan perubahan peraturan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dimana ekspatriat atau warga negara asing (WNA) untuk menduduki posisi pimpinan perusahaan negara. “Saya telah mengubah regulasi, dan sekarang ekspatriat, non‑Indonesia, bisa memimpin BUMN kami,” kata Prabowo saat berdialog dengan Chairman Forbes Media, Steve Forbes, dalam forum Forbes Global CEO […]

expand_less