Daftar Lengkap APBD Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi Tahun 2026
- account_circle say say
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

Kantor Walikota Jambi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan merilis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Hasilnya, Kota Jambi mencatatkan APBD terbesar di provinsi tersebut. Pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,77 triliun, sementara belanja daerah sebesar Rp1,80 triliun.
Selisih antara pendapatan dan belanja menunjukkan defisit sebesar Rp34,63 miliar yang akan ditutup melalui pembiayaan daerah.
Meski menjadi yang terbesar di Jambi, nilai APBD Kota Jambi masih jauh di bawah Kota Batam di Provinsi Kepulauan Riau. APBD Batam diproyeksikan mencapai Rp4,18 triliun dari sisi pendapatan dan Rp4,29 triliun untuk belanja daerah.
Data tersebut menunjukkan perbedaan kapasitas fiskal yang signifikan antar daerah, terutama antara kota berbasis industri seperti Batam dan kota administratif seperti Jambi.
Di tingkat kabupaten, sejumlah daerah juga mencatatkan nilai APBD yang cukup besar. Kabupaten Merangin misalnya, memiliki pendapatan Rp1,39 triliun dan belanja Rp1,42 triliun.
Kabupaten Muaro Jambi mencatatkan pendapatan Rp1,29 triliun dan belanja Rp1,32 triliun. Sementara Kabupaten Batanghari memiliki pendapatan Rp1,28 triliun dan belanja Rp1,29 triliun.
Kabupaten Bungo mencatat pendapatan Rp1,24 triliun dengan belanja Rp1,37 triliun. Sedangkan Kabupaten Sarolangun memiliki pendapatan Rp1,18 triliun dan belanja Rp1,25 triliun.
Di sisi lain, daerah dengan APBD lebih kecil antara lain Kota Sungai Penuh dengan pendapatan Rp696,94 miliar dan belanja Rp709,66 miliar, serta Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan pendapatan Rp878,56 miliar.
Struktur APBD daerah di Jambi masih didominasi oleh transfer pusat atau Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD). Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sebagian besar wilayah masih relatif terbatas.
Kota Jambi tercatat memiliki PAD tertinggi sebesar Rp711,67 miliar. Angka ini jauh di atas daerah lain di provinsi tersebut. APBD merupakan instrumen utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Besaran anggaran mencerminkan kemampuan fiskal daerah dalam membiayai program pembangunan, pelayanan publik, serta belanja pegawai.
- Penulis: say say

