Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Hari Ini Merosot, Sentimen Pasar Ekuitas Domestik Belum Pulih

Rupiah Hari Ini Merosot, Sentimen Pasar Ekuitas Domestik Belum Pulih

  • account_circle -
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026). Rupiah dibuka melemah 52 poin atau 0,31 persen menjadi Rp16.807 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.755 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,18% ke posisi 96,46.

Pergerakan rupiah sejalan dengan hampir seluruh mata uang di Asia. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,56%. Disusul, yen Jepang yang anjlok 0,46%.
Selanjutnya ada won Korea Selatan yang tertekan 0,36% dan dolar Taiwan yang turun 0,28%. Lalu dolar Singapura yang terdepresiasi 0,24%.

Berikutnya, ringgit Malaysia yang merosot 0,21%. Diikuti, peso Filipina yang tergelincir 0,08% dan dolar Hongkong yang melemah 0,03%.

Sedangkan yuan China menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik 0,04% terhadap the greenback.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS pada hari ini oleh sentimen yang masih belum pulih di pasar ekuitas domestik menyangkut pengumuman MSCI.

“Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS hari ini diperkirakan bergerak pada kisaran Rp16700 -Rp16.800,” ujarnya, Jumat (30/1/2026)

Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan sentimen terhadap nilai tukar rupiah berasal dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang tengah mempertimbangkan opsi serangan militer besar baru terhadap Iran. Langkah ini muncul setelah perundingan terkait program nuklir dan produksi rudal Iran kembali menemui jalan buntu.

Saat ini, lanjut dia, Trump disebut tengah menimbang serangan udara yang menargetkan para pemimpin dan pejabat keamanan Iran yang dianggap bertanggung jawab atas tewasnya para demonstran, serta kemungkinan serangan lanjutan ke fasilitas nuklir. Jika hal ini benar-benar dilakukan, ketegangan di Timur Tengah diperkirakan akan meningkat tajam.

Dari sisi kebijakan moneter, Federal Reserve AS memutuskan menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75% melalui pemungutan suara 10 banding 2. Dua gubernur The Fed, Stephen Miran dan Christopher Waller, yang disebut-sebut sebagai kandidat pilihan Trump untuk menggantikan Jerome Powell memilih untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.

Dalam konferensi pers, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa kebijakan moneter akan tetap bergantung pada data dan dievaluasi dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya. Ia menilai pasar tenaga kerja saat ini relatif stabil, meski inflasi masih berada di level yang cukup tinggi.

Powell juga memperkirakan inflasi inti (PCE inti) akan mendekati 3% dan mencapai puncaknya sekitar pertengahan tahun.

Sementara itu dari dalam negeri, analis Goldman Sachs Group Inc menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi underweight. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran MSCI Inc terkait kelayakan investasi pasar saham Indonesia.

Goldman memperingatkan, jika Indonesia diturunkan statusnya menjadi pasar frontier, potensi arus keluar dana bisa melampaui US$13 miliar. Dalam skenario terburuk, dana pasif yang mengikuti indeks MSCI diperkirakan dapat melepas saham hingga US$7,8 miliar.

Selain itu, arus keluar tambahan sekitar US$5,6 miliar bisa terjadi jika FTSE Russell meninjau ulang metodologi dan status free float Indonesia. Ibrahim memperkirakan pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026), rupiah bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp16.750–Rp16.780 per dolar AS.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menguat Tipis, Harga Perak Antam Kini Rp32.275 per Gram

    Menguat Tipis, Harga Perak Antam Kini Rp32.275 per Gram

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat hari ini. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak menguat Rp 100 menjadi Rp 32.275 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam diposisi Rp 32.175 per gram. Adanya penguatan tersebut membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 8.328.250, […]

  • 10 Obat Sakit Lambung Paling Ampuh di Apotek, Ini Jenis dan Cara Kerjanya

    10 Obat Sakit Lambung Paling Ampuh di Apotek, Ini Jenis dan Cara Kerjanya

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sakit lambung atau maag merupakan keluhan kesehatan yang umum dialami masyarakat. Gejalanya bisa berupa nyeri ulu hati, perut terasa panas, mual, kembung, hingga sering sendawa. Untuk mengatasinya, tersedia berbagai obat sakit lambung di apotek, baik yang dijual bebas maupun yang harus digunakan dengan resep dokter. Pemilihan obat sakit lambung tidak boleh sembarangan karena […]

  • Mentan Amran Cabut Ratusan Izin Distributor Pupuk Nakal, Jual di Atas HET

    Mentan Amran Cabut Ratusan Izin Distributor Pupuk Nakal, Jual di Atas HET

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah telah mencabut ratusan izin pengecer dan distributor pupuk yang terbukti menjual pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). “Bagi distributor yang tidak patuh, izinnya dicabut dan ditutup. Tidak ada kata lain, karena mereka mendzolimi rakyat Indonesia,” tegas Amran saat ditemui wartawan di Universitas Sebelas […]

  • Mengenal Rio Christiawan, Pendiri PUM yang Dorong Reforestasi & Perdagangan Karbon

    Mengenal Rio Christiawan, Pendiri PUM yang Dorong Reforestasi & Perdagangan Karbon

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rio Christiawan, Co-Founder sekaligus CEO Pagatan Usaha Makmur (PUM), tengah menjadi sorotan berkat perannya dalam mengembangkan ekonomi hijau dan perdagangan karbon di Indonesia. Melalui pendekatan reforestasi dan nature-based solutions, Rio dinilai sukses membawa PUM menjadi perusahaan yang berfokus pada restorasi ekosistem dan pengurangan emisi karbon. Keyakinan Rio terhadap potensi pasar karbon semakin kuat […]

  • Harga Rusun Subsidi Dikabarkan Naik Tahun 2026, Makin Mahal

    Harga Rusun Subsidi Dikabarkan Naik Tahun 2026, Makin Mahal

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersiap menaikkan harga rumah susun (rusun) subsidi tahun 2026. Saat ini BP Tapera tengah mengkaji kenaikan harga tersebut dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kawasan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan hal itu usai penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of […]

  • Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

    Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengungkap praktik manipulasi ekspor yang berpotensi merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. Sebanyak 25 wajib pajak terdeteksi melakukan ekspor dengan modus under-invoicing menggunakan barang berjenis POME (Palm Oil Mill Effluent) atau limbah minyak sawit. Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menjelaskan bahwa temuan ini diperoleh dari hasil analisis […]

expand_less