Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Situasi Timur Tengah kian memanas setelah Iran mulai menyerang kapal-kapal tanker minyak yang melintas di Selat Hormuz. Serangan ini memicu kekhawatiran serius terhadap lonjakan harga minyak dunia dan potensi guncangan ekonomi global.

Militer Iran pada Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi telah menyerang kapal tanker yang disebut melanggar larangan melintas di Selat Hormuz. Kapal tanker berbendera Palau, SKYLIGHT, dilaporkan terbakar dan mengalami kerusakan berat. Empat awak luka-luka dan seluruh 20 kru telah dievakuasi oleh otoritas Oman.

Langkah agresif ini terjadi setelah serangan udara gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026), yang dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Selat Hormuz bukan jalur biasa. Sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati perairan sempit ini setiap hari. Ketika Iran menutup atau mengganggu jalur tersebut, pasar energi global langsung bereaksi keras.

Analis energi memperingatkan bahwa jika eskalasi terus berlanjut, harga minyak mentah berpotensi melonjak tajam dalam hitungan hari. Lonjakan ini bisa mendorong harga BBM global naik, memicu inflasi baru di berbagai negara, dan memperlambat pemulihan ekonomi dunia.

“Setiap gangguan di Selat Hormuz selalu berdampak sistemik. Ini bukan sekadar konflik regional, tapi ancaman langsung bagi stabilitas energi global,” ujar seorang analis pasar komoditas.

Kenaikan harga minyak biasanya berdampak berantai:

  • Biaya produksi industri meningkat
  • Tarif transportasi dan logistik melonjak
  • Harga pangan ikut terdorong naik
  • Inflasi kembali menekan daya beli masyarakat

Negara-negara importir minyak terbesar di Asia dan Eropa diperkirakan akan merasakan dampak paling cepat. Pasar saham di kawasan Asia dilaporkan mulai bergerak volatil sejak kabar serangan mencuat.

Jika konflik antara Iran, AS, dan Israel meluas, investor global berpotensi beralih ke aset aman seperti emas dan dolar AS, yang bisa memperlemah mata uang negara berkembang.

Sejumlah ekonom memperingatkan bahwa eskalasi berkepanjangan bisa menjadi “shock” baru bagi ekonomi dunia yang masih rapuh. Dunia sebelumnya sudah dihantam krisis rantai pasok, inflasi tinggi, dan perlambatan pertumbuhan di sejumlah negara besar. Apabila harga minyak melonjak ekstrem dan distribusi energi terganggu dalam waktu lama, risiko resesi global kembali terbuka.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marquez Ditantang Hentikan Dominasi Bezzecchi di MotoGP Amerika 2026

    Marquez Ditantang Hentikan Dominasi Bezzecchi di MotoGP Amerika 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembalap Ducati, Marc Marquez, berpeluang bangkit sekaligus mematahkan dominasi Marco Bezzecchi pada MotoGP Amerika 2026 yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), 25–27 Maret. Bezzecchi saat ini memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai meraih dua kemenangan beruntun di seri Thailand dan Brasil. Performa Bezzecchi bersama Aprilia musim ini terbilang impresif. Ia tampil […]

  • Bayar Hutang atau Zakat Dulu? Ini Penjelasan Quraish Shihab

    Bayar Hutang atau Zakat Dulu? Ini Penjelasan Quraish Shihab

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bulan Ramadan sering menjadi momen bagi umat Islam untuk menunaikan berbagai ibadah, termasuk membayar zakat. Namun di tengah kewajiban tersebut, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas: mana yang harus didahulukan, membayar hutang atau menunaikan zakat? Ulama tafsir Indonesia, M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa dalam Islam, membayar hutang yang sudah jatuh tempo harus didahulukan […]

  • Agustiar Sabran Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Percasi 2026–2030, Gantikan Utut Adianto

    Agustiar Sabran Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Percasi 2026–2030, Gantikan Utut Adianto

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musyawarah Nasional (Munas) XXX Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) menetapkan Agustiar Sabran sebagai Ketua Umum PB Percasi periode 2026–2030. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam rapat paripurna yang digelar di Jakarta, Sabtu (11/4/2026), sekaligus mengakhiri kepemimpinan Grand Master (GM) Utut Adianto yang menjabat sejak 2018. Munas yang berlangsung pada 10–12 April 2026 ini […]

  • Indonesia Perkuat Kolaborasi Ketenagakerjaan ASEAN untuk Tingkatkan Kompetensi dan Perlindungan Pekerja

    Indonesia Perkuat Kolaborasi Ketenagakerjaan ASEAN untuk Tingkatkan Kompetensi dan Perlindungan Pekerja

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kerja sama strategis di sektor ketenagakerjaan dengan negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Langkah ini dilakukan untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, dan memperkuat sistem perlindungan sosial bagi pekerja di kawasan. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen aktif dalam […]

  • Rupiah Perkasa Pagi Ini, Sentuh Level Segini

    Rupiah Perkasa Pagi Ini, Sentuh Level Segini

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (31/3/2026). Rupiah dibuka di level Rp16.987 per dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, rupiah naik 15 poin atau 0,09 persen menjadi Rp16.987 per dolar AS dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp17.002 per dolar AS. Sementara itu, pergerakan mata uang kawasan Asia […]

  • Harga Emas di Pegadaian: UBS dan Galeri24 Stagnan

    Harga Emas di Pegadaian: UBS dan Galeri24 Stagnan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi UBS dan Galeri24 di Pegadaian terpantau stabil pada perdagangan Senin, (16/3/2026). Keduanya stagnan dari harga yang ditunjukkan di laman resmi Sahabat Pegadaian pada Minggu pagi. Harga emas UBS dipatok Rp 3.026.000 dan harga emas Galeri24 dibanderol Rp 3.012.000 per gram. Harga jual emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian sewaktu-waktu bisa […]

expand_less