Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Situasi Timur Tengah kian memanas setelah Iran mulai menyerang kapal-kapal tanker minyak yang melintas di Selat Hormuz. Serangan ini memicu kekhawatiran serius terhadap lonjakan harga minyak dunia dan potensi guncangan ekonomi global.

Militer Iran pada Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi telah menyerang kapal tanker yang disebut melanggar larangan melintas di Selat Hormuz. Kapal tanker berbendera Palau, SKYLIGHT, dilaporkan terbakar dan mengalami kerusakan berat. Empat awak luka-luka dan seluruh 20 kru telah dievakuasi oleh otoritas Oman.

Langkah agresif ini terjadi setelah serangan udara gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026), yang dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Selat Hormuz bukan jalur biasa. Sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati perairan sempit ini setiap hari. Ketika Iran menutup atau mengganggu jalur tersebut, pasar energi global langsung bereaksi keras.

Analis energi memperingatkan bahwa jika eskalasi terus berlanjut, harga minyak mentah berpotensi melonjak tajam dalam hitungan hari. Lonjakan ini bisa mendorong harga BBM global naik, memicu inflasi baru di berbagai negara, dan memperlambat pemulihan ekonomi dunia.

“Setiap gangguan di Selat Hormuz selalu berdampak sistemik. Ini bukan sekadar konflik regional, tapi ancaman langsung bagi stabilitas energi global,” ujar seorang analis pasar komoditas.

Kenaikan harga minyak biasanya berdampak berantai:

  • Biaya produksi industri meningkat
  • Tarif transportasi dan logistik melonjak
  • Harga pangan ikut terdorong naik
  • Inflasi kembali menekan daya beli masyarakat

Negara-negara importir minyak terbesar di Asia dan Eropa diperkirakan akan merasakan dampak paling cepat. Pasar saham di kawasan Asia dilaporkan mulai bergerak volatil sejak kabar serangan mencuat.

Jika konflik antara Iran, AS, dan Israel meluas, investor global berpotensi beralih ke aset aman seperti emas dan dolar AS, yang bisa memperlemah mata uang negara berkembang.

Sejumlah ekonom memperingatkan bahwa eskalasi berkepanjangan bisa menjadi “shock” baru bagi ekonomi dunia yang masih rapuh. Dunia sebelumnya sudah dihantam krisis rantai pasok, inflasi tinggi, dan perlambatan pertumbuhan di sejumlah negara besar. Apabila harga minyak melonjak ekstrem dan distribusi energi terganggu dalam waktu lama, risiko resesi global kembali terbuka.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 15 Ide Usaha Kecil di Desa Modal Kecil Untung Cepat

    15 Ide Usaha Kecil di Desa Modal Kecil Untung Cepat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peluang usaha kecil di desa pada 2026 masih terbuka lebar, terutama bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis dengan modal terbatas. Meski sering dianggap terbatas secara ekonomi, desa justru memiliki keunggulan pada biaya operasional yang rendah, kedekatan dengan konsumen, serta pola konsumsi harian yang stabil. Kunci utama keberhasilan usaha di desa bukan pada besarnya […]

  • Dirut Pertamina Tinjau Pemulihan Suplai Energi di Aceh usai Banjir dan Longsor

    Dirut Pertamina Tinjau Pemulihan Suplai Energi di Aceh usai Banjir dan Longsor

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri meninjau langsung sejumlah titik layanan energi di Aceh pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Peninjauan dilakukan bersama jajaran Pertamina Patra Niaga untuk memastikan kelancaran suplai BBM dan LPG bagi masyarakat. Simon menyebut distribusi energi saat ini mulai pulih secara bertahap di Aceh, Sumatera Utara, dan […]

  • Harga Minyak Dunia Turun 4,7 Persen ke US,83, Dipicu Harapan Damai AS-Iran

    Harga Minyak Dunia Turun 4,7 Persen ke US$98,83, Dipicu Harapan Damai AS-Iran

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia anjlok tajam pada perdagangan Senin (25/5/2026), dipicu meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Mengutip laporan Reuters, harga minyak mentah Brent turun sebesar US$4,71 atau 4,55 persen menjadi US$98,83 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga merosot US$4,57 atau 4,73 persen […]

  • Harga Minyak dan Batu Bara Menguat di Tengah Pelemahan CPO dan Timah

    Harga Minyak dan Batu Bara Menguat di Tengah Pelemahan CPO dan Timah

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga berbagai komoditas dunia ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (29/10/2025) waktu setempat. Penguatan tercatat pada komoditas energi seperti minyak mentah dan batu bara, sementara Crude Palm Oil (CPO) dan timah justru melemah di tengah tekanan pasar global. Pergerakan ini menunjukkan dinamika pasar komoditas yang masih dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global, arah kebijakan suku […]

  • BPJPH Gandeng BPS Perkuat Data Halal, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    BPJPH Gandeng BPS Perkuat Data Halal, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik dalam rangka mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, khususnya melalui integrasi dan pemutakhiran data pelaku usaha halal nasional. Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa penguatan basis data menjadi langkah strategis dalam menghasilkan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran, terutama di tengah perluasan […]

  • APBN 2026 Tertekan: Windfall Komoditas Tak Cukup Tahan Dampak Harga Minyak dan Pelemahan Rupiah

    APBN 2026 Tertekan: Windfall Komoditas Tak Cukup Tahan Dampak Harga Minyak dan Pelemahan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harapan pemerintah terhadap “durian runtuh” dari lonjakan harga komoditas global mulai memudar. Meski harga minyak, batu bara, dan crude palm oil (CPO) sempat melonjak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, tambahan penerimaan negara dinilai belum cukup kuat menopang APBN 2026. Kenaikan harga komoditas sempat memicu optimisme. Minyak Brent bahkan menembus level US$110 per […]

expand_less