Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Blak-blakan! Pope Leo XIV Tolak Perang, Donald Trump Tak Terima

Blak-blakan! Pope Leo XIV Tolak Perang, Donald Trump Tak Terima

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketegangan antara pemimpin Gereja Katolik Pope Leo XIV dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kian memanas di tengah konflik geopolitik global yang terus bereskalasi. Paus Leo XIV menegaskan bahwa Gereja memiliki “kewajiban moral” untuk menentang perang dan menyerukan perdamaian. Pernyataan tersebut disampaikan dalam perjalanan menuju Aljazair, saat konflik di Timur Tengah masih berlangsung intens.

Menurut Paus, ajaran Injil secara tegas mendorong umat untuk menjadi pembawa damai. Ia juga menegaskan tidak gentar terhadap kritik, termasuk dari pemerintahan Donald Trump.

Di sisi lain, Trump merespons keras seruan tersebut. Ia menilai pernyataan Paus tidak tepat, khususnya terkait sikap terhadap Iran. Trump kembali menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan mempertahankan kebijakan keras terhadap negara tersebut.

Ketegangan ini muncul di tengah memanasnya konflik pasca serangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi tersebut turut memicu reaksi dari berbagai pemimpin dunia, termasuk Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni yang membela posisi Paus dan menyebut kritik terhadap pemimpin Gereja sebagai hal yang tidak pantas.

Dalam kunjungannya ke Aljazair, Paus Leo XIV kembali menekankan pentingnya rekonsiliasi global. Ia mengajak semua pihak untuk mengedepankan perdamaian, pengampunan, serta menghormati nilai kemanusiaan, termasuk dalam perlakuan terhadap warga sipil dan migran.

Paus juga menegaskan bahwa Gereja tidak menjalankan agenda politik atau kebijakan luar negeri, melainkan menyuarakan nilai moral universal yang relevan bagi seluruh umat manusia.

Sementara itu, pernyataan-pernyataan keras dari Donald Trump terus berlanjut, termasuk kritik terhadap sikap Paus yang dinilai lemah dalam menghadapi ancaman global.

Ketegangan antara moralitas agama dan kepentingan geopolitik ini menjadi sorotan dunia, sekaligus mencerminkan kompleksitas konflik internasional yang semakin sulit diredam.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pola Konsumsi Masyarakat Jambi Berubah, Bisnis Tak Bisa Lagi Hanya Mengandalkan Harga

    Pola Konsumsi Masyarakat Jambi Berubah, Bisnis Tak Bisa Lagi Hanya Mengandalkan Harga

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pola konsumsi masyarakat Jambi semakin penting diperhatikan pelaku usaha dalam membaca peluang pasar. Data terbaru menunjukkan aktivitas ekonomi daerah tetap tumbuh, sementara struktur pengeluaran rumah tangga dapat menjadi salah satu indikator untuk memahami kebutuhan konsumen. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi melalui Analisis Pola Konsumsi Masyarakat Provinsi Jambi 2025 yang dirilis pada Maret […]

  • Temui Investor, Airlangga Tegaskan Arah Kebijakan Ekonomi Indonesia

    Temui Investor, Airlangga Tegaskan Arah Kebijakan Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas kebijakan ekonomi nasional di hadapan para investor institusional. Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menekankan bahwa pemerintah terus mengambil langkah-langkah terukur guna menjaga stabilitas pasar di tengah dinamika global dan perkembangan sektor […]

  • Negosiasi AS vs Iran Temukan Jalan Buntu, Program Nuklir hingga Selat Hormuz Jadi Pemicu

    Negosiasi AS vs Iran Temukan Jalan Buntu, Program Nuklir hingga Selat Hormuz Jadi Pemicu

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu setelah negosiasi maraton selama 21 jam gagal mencapai kesepakatan. Perundingan yang berlangsung sejak Sabtu (11/4/2026) itu memperpanjang ketidakpastian terkait kelanjutan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati selama dua pekan. Negosiasi ini menjadi pertemuan langsung pertama antara kedua negara sejak Revolusi Islam Iran 1979, […]

  • Boeing Rugi Rp89,8 Triliun, Akibat Penundaan Pesawat 777X hingga 2027 dan Denda Jumbo

    Boeing Rugi Rp89,8 Triliun, Akibat Penundaan Pesawat 777X hingga 2027 dan Denda Jumbo

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan pesawat raksasa asal Amerika Serikat, Boeing Co, kembali mencatat kerugian besar pada kuartal ketiga 2025. Dalam laporan keuangannya, Boeing mengalami kerugian hingga USD 5,4 miliar atau sekitar Rp89,84 triliun (kurs Rp16.640 per USD). Kerugian tersebut terjadi akibat penundaan pengiriman pesawat jet berbadan lebar 777X, yang kini diperkirakan baru akan dikirimkan pada tahun […]

  • Kemiskinan Jambi Turun ke 6,89 Persen, Terendah dalam Periode Terbaru

    Kemiskinan Jambi Turun ke 6,89 Persen, Terendah dalam Periode Terbaru

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tingkat kemiskinan di Provinsi Jambi kembali menunjukkan tren penurunan signifikan. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi dalam Berita Resmi Statistik Nomor 10/02/15/Th. XX tertanggal 5 Februari 2026, persentase penduduk miskin pada September 2025 tercatat sebesar 6,89 persen, atau turun 0,30 persen poin dibanding Maret 2025 dan turun 0,37 persen poin dibanding […]

  • Bekas Pemegang Saham Minoritas Steadfast (KPAL) Kini Kuasai PT Kapal Listrik Indonesia

    Bekas Pemegang Saham Minoritas Steadfast (KPAL) Kini Kuasai PT Kapal Listrik Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keluarga Logam yang sebelumnya tercatat sebagai pemegang saham minoritas di PT Steadfast Marine Tbk. (KPAL), kini resmi menjadi pemegang saham mayoritas di PT Kapal Listrik Indonesia. Pengambilalihan saham tersebut dilakukan oleh Suhanna Logam, Rayton Samuel Logam, dan Regan Stepanus Logam. Berdasarkan pengumuman pada Kamis (9/10/2025), ketiganya telah merampungkan aksi korporasi tersebut pada Agustus […]

expand_less