Senin, 27 Jul 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Jangan Dibuang! Limbah Sawit Ternyata Bisa Jadi Ladang Cuan Baru bagi UMKM

Jangan Dibuang! Limbah Sawit Ternyata Bisa Jadi Ladang Cuan Baru bagi UMKM

  • account_circle -
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Selama ini limbah kelapa sawit kerap dipandang sebagai sisa produksi yang tidak bernilai. Padahal, di balik tumpukan limbah tersebut tersimpan peluang bisnis besar yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM.

Pemanfaatan limbah kelapa sawit dinilai menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan nilai ekonomi industri sawit nasional. Selain mengurangi limbah, langkah ini juga mendorong terciptanya industri sawit yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dosen sekaligus peneliti Pusat Studi Sawit IPB University, Siti Nikmatin, mengatakan limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, mulai dari kerajinan, bahan bakar, pupuk organik, hingga produk inovatif lainnya yang dapat dikembangkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Misalnya, pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit atau TKKS yang memiliki pasokan melimpah dan potensi sangat besar,” kata Nikmatin di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, volume limbah kelapa sawit di Indonesia sangat besar. Berdasarkan asumsi sekitar 23 persen tandan buah segar (TBS) akan menjadi tandan kosong dengan kadar bahan kering mencapai 35 persen, potensi ketersediaan TKKS diperkirakan mencapai 16 juta ton per tahun dan akan terus meningkat seiring bertambahnya produksi TBS nasional.

“Jadi, setiap hari pasti akan menumpuk limbah kelapa sawit di pabrik pengolahan CPO,” ujarnya.

Menurut Nikmatin, sejumlah pelaku usaha telah memanfaatkan potensi tersebut menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Salah satunya PT Intertisi Material Maju (IMM) yang mengolah TKKS menjadi berbagai produk UMKM, seperti helm, tas, alas kaki, batik, rompi antipeluru, hingga filter air conditioner (AC) kendaraan bermotor.

Ia menjelaskan, selama ini tandan kosong kelapa sawit umumnya hanya dimanfaatkan sebagai pupuk organik di sekitar area pabrik.

Melalui inovasi dan pengembangan teknologi, limbah tersebut kini dapat diolah menjadi bahan baku berbagai produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Saat ini saya mengolah tandan kosong di PT Intertisi Material Maju untuk menjadi produk UMKM bernilai tambah. Saya mengambil tandan kosong dari PTPN maupun IPB,” jelasnya.

Nikmatin mengungkapkan, pengembangan produk berbasis limbah kelapa sawit di PT Intertisi Material Maju berawal dari kegiatan riset yang dimulai pada 2015 dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Menurutnya, BPDP berperan penting dalam mendorong riset dan inovasi pemanfaatan limbah kelapa sawit sehingga mampu menghasilkan berbagai produk yang memiliki daya saing.

Selain memberikan manfaat ekonomi melalui penciptaan produk inovatif, pengembangan tersebut juga berdampak positif terhadap lingkungan karena membantu mengurangi limbah industri.

Dari sisi sosial, inovasi ini turut membuka peluang pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan perkebunan dan pabrik pengolahan melalui keterlibatan dalam proses produksi.

Selama ini, BPDP disebut konsisten mendorong pengembangan berbagai produk turunan kelapa sawit, termasuk pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah, ramah lingkungan, berdaya saing, serta berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

“Pemanfaatan limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan sektor usaha secara berkelanjutan. Apalagi, pasokan limbah kelapa sawit di Indonesia sangat melimpah,” pungkas Nikmatin.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lanjutkan Tren Penurunan, Emas Antam Kini Rp2.263.000 per Gram

    Lanjutkan Tren Penurunan, Emas Antam Kini Rp2.263.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melanjutkan tren penurunan. Perdagangan Kamis (30/10/2025), emas Antam kembali terkoreksi sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 2.263.000 per gram dari semula Rp2.267.000 per gram. ‎Untuk harga beli kembali (buyback) juga turun Rp4000 menjadi Rp2.128.000 dari awalnya Rp2.132.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai […]

  • BI Kejutkan Pasar! Suku Bunga Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Menguat

    BI Kejutkan Pasar! Suku Bunga Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Menguat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mengambil langkah mengejutkan dengan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (20/5/2026). Kebijakan ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas rupiah di tengah meningkatnya gejolak global. Selain menaikkan BI-Rate, Bank Indonesia juga menyesuaikan suku bunga fasilitas lainnya. Suku […]

  • Harga Kayu Manis Juni 2026 Rp18 Ribu–Rp120 Ribu per Kg

    Harga Kayu Manis Juni 2026 Rp18 Ribu–Rp120 Ribu per Kg

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kayu manis di pasar Indonesia pada Juni 2026 terpantau bervariasi, mulai dari kisaran Rp18.000 hingga Rp120.000 per kilogram, tergantung kualitas dan bentuk produk. Berdasarkan data pasar dan marketplace, kayu manis dalam bentuk batang dijual sekitar Rp115.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Sementara itu, kayu manis bubuk bisa mencapai Rp125.000 per kilogram untuk kualitas […]

  • Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Mayoritas Stabil

    Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Mayoritas Stabil

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, pembaruan harga per 10 Februari 2026 menunjukkan sebagian besar komoditas sembako belum mengalami lonjakan signifikan. Komoditas strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, […]

  • Sari Murni Group Akuisisi Perusahaan Vietnam untuk Perluas Pasar Makanan Ringan ke Dunia

    Sari Murni Group Akuisisi Perusahaan Vietnam untuk Perluas Pasar Makanan Ringan ke Dunia

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Sari Murni Abadi (Sari Murni Group) resmi mengakuisisi Bibica Corporation, salah satu perusahaan confectionery terbesar asal Vietnam. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya Sari Murni Group memperkuat ekspansi ke pasar internasional dan memperluas portofolio produk di sektor makanan ringan global. Direktur Keuangan Sari Murni Group, Servin, menjelaskan bahwa investasi terhadap Bibica […]

  • Recall Mobil Listrik Kona dan Ioniq, Hyundai Australia Laporkan Ini

    Recall Mobil Listrik Kona dan Ioniq, Hyundai Australia Laporkan Ini

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hyundai dikabarkan menarik kembali (recall) hampir 5.000 kendaraan listrik di Australia akibat potensi gangguan pada sistem baterai yang dapat meningkatkan risiko kebakaran. Dilaporkan laman Drive seperti dilansir Antara pada Senin (20/4/2026) , penarikan ini diumumkan melalui otoritas setempat yang mencakup sejumlah model kendaraan listrik Hyundai yang dipasarkan dalam beberapa tahun terakhir di negara […]

expand_less