Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Tanker Thailand-Malaysia Lolos dari Selat Hormuz, Indonesia dan AS Masih Tertahan

Tanker Thailand-Malaysia Lolos dari Selat Hormuz, Indonesia dan AS Masih Tertahan

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sejumlah kapal tanker minyak milik Indonesia hingga kini masih tertahan di kawasan Selat Hormuz di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui proses evakuasi kapal kargo minyak Indonesia dari jalur strategis tersebut tidak mudah.

“Kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz. Tapi komunikasi terus kita bangun,” ujar Bahlil di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi energi global. Sekitar 20 persen impor minyak mentah Indonesia berasal dari kawasan Timur Tengah yang harus melewati jalur tersebut.

Untuk mengantisipasi gangguan pasokan, pemerintah mulai mencari alternatif sumber minyak dari negara lain di luar Timur Tengah.

“Impor crude kita dari Middle East itu 20 persen. Dan sekarang kami sudah menemukan sumber crude baru selain dari Middle East,” kata Bahlil.

Sebelumnya, konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang pecah sejak akhir Februari 2026 berdampak langsung pada aktivitas pelayaran di kawasan Teluk. Di sisi lain, beberapa kapal tanker milik negara lain seperti China, Thailand, dan Malaysia dilaporkan telah diizinkan melintas oleh otoritas Iran.

Sementara itu, dari empat kapal milik PT Pertamina (Persero) yang sempat tertahan, dua di antaranya sudah berhasil keluar dari kawasan Timur Tengah pada pertengahan Maret 2026.

Dua kapal tersebut adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon yang dioperasikan oleh Pertamina International Shipping. Namun, kedua kapal itu tidak membawa pasokan untuk kebutuhan dalam negeri, melainkan untuk pasar internasional.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan bahwa kedua tanker tersebut melayani pengiriman ke negara lain, yakni Kenya dan India.

Sementara itu, dua kapal lainnya, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawasan Teluk. VLCC Pertamina Pride diperuntukkan bagi pasar domestik Indonesia, sedangkan Gamsunoro melayani pihak ketiga.

Pertamina bersama pemerintah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri, guna memastikan keselamatan kapal dan kelancaran distribusi energi nasional.

“Kita juga mendorong supaya situasi di sana semakin baik, sehingga kargo-kargo kita bisa beroperasi dan melewati lokasi itu dengan aman,” ujar Simon.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 19 Juni 2026: Cabai Rawit Naik, Cabai Merah Turun

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 19 Juni 2026: Cabai Rawit Naik, Cabai Merah Turun

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Jumat (19/6/2026) terpantau relatif stabil. Namun, beberapa komoditas hortikultura mengalami fluktuasi, terutama pada kelompok cabai. Berdasarkan data SIHARKO milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit hijau tercatat naik 15 persen menjadi Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah […]

  • Penjualan Inchcape GWM Indonesia Naik, SUV Tank 300 Diesel & ORA 03 Jadi Kontributor Utama

    Penjualan Inchcape GWM Indonesia Naik, SUV Tank 300 Diesel & ORA 03 Jadi Kontributor Utama

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Inchcape GWM Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan positif hingga September 2025. Perusahaan mencatat whole sales 213 unit pada bulan September, naik 19% yoy, sementara retail sales 210 unit, meningkat 45% dibandingkan periode sama tahun lalu. CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto, menyatakan sepanjang Januari-September 2025, perusahaan telah membukukan 1.005 unit whole sales dan 881 […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini jeblok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.322.000 per gram. Sebelumnya, harga emas berada diposisi Rp 2.351.000 per gram. Adanya penurunan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut anjlok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.183.000 per gram. Transaksi harga […]

  • Bank Jambi Targetkan Pengembalian Dana Nasabah Kurang dari 10 Hari

    Bank Jambi Targetkan Pengembalian Dana Nasabah Kurang dari 10 Hari

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Jambi bergerak cepat merespons insiden kehilangan uang nasabah dengan memastikan pengembalian dana ditargetkan rampung dalam waktu kurang dari 10 hari. Proses verifikasi saat ini masih dilakukan untuk menghitung total kerugian secara pasti. Direktur Treasury Bank Jambi, Achmad Nunung, menyatakan pihaknya berkomitmen penuh menyelesaikan persoalan tersebut dan menjaga kepercayaan masyarakat. “Untuk jumlah belum […]

  • Harga Sembako di Jambi Stabil, Cabai dan Bawang Masih Fluktuatif

    Harga Sembako di Jambi Stabil, Cabai dan Bawang Masih Fluktuatif

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi terpantau stabil menjelang akhir Oktober 2025. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 26 Oktober 2025, sebagian besar harga bahan pokok di tiga pasar utama — Pasar Rakyat Talang Banjar, Pasar Angso Duo, dan Pasar Rakyat Kasang  […]

  • Harga Pertamax di Jambi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, BBM Subsidi Tetap

    Harga Pertamax di Jambi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, BBM Subsidi Tetap

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Provinsi Jambi kembali mengalami penyesuaian. PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan ini cukup signifikan, yakni sebesar Rp3.650 dari harga sebelumnya Rp12.600 per liter. Selain Pertamax, harga Pertamax Green 95 juga ikut naik dan […]

expand_less