Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pendiri bursa mata uang kripto terbesar di dunia, Binance, yakni Changpeng Zhao (CZ), kini kembali menjadi sorotan dunia. Setelah sempat mendekam di penjara selama empat bulan karena kasus pencucian uang, CZ kini justru tampil sebagai tokoh penting di industri aset digital Asia Tengah.

CZ sebelumnya dijatuhi hukuman karena terbukti melanggar undang-undang anti pencucian uang (AML) di Amerika Serikat. Jaksa federal sempat menuntut hukuman tiga tahun penjara, namun akhirnya ia hanya menjalani empat bulan. Tak lama berselang, Presiden AS Donald Trump memberikan pengampunan (pardon) kepadanya.

Sebelum masa hukumannya selesai, CZ juga sudah dilibatkan dalam dunia kripto internasional. Pada Mei lalu, Presiden Kirgistan Sadyr Japarov menunjuknya sebagai penasihat aset digital nasional. Tak lama setelah itu, Kirgistan meluncurkan stablecoin nasional dan bank sentral digital (CBDC) yang menggandeng Binance dalam proses pengembangannya.

Meski sudah resmi keluar dari jajaran manajemen Binance, CZ tetap aktif berinvestasi di berbagai proyek blockchain. Ia juga masih dianggap sebagai sosok berpengaruh di dunia kripto global.

“Stablecoin nasional Kirgistan kini resmi diluncurkan di BNB Chain, dan siap digunakan untuk pembayaran pemerintahan,” tulis CZ di akun X miliknya.

Kirgistan, negara bekas republik Soviet dengan populasi sekitar tujuh juta jiwa, kini berambisi menjadi pusat mata uang digital di Asia Tengah. Pemerintah setempat bahkan menggandeng sejumlah mitra strategis, termasuk Binance, untuk mempercepat transformasi ekonomi digital.

Namun, langkah tersebut juga menuai sorotan dari negara Barat. Stablecoin A5A7, yang berbasis di Kirgistan dan didukung oleh rubel Rusia, dikabarkan digunakan untuk menghindari sanksi ekonomi terhadap Rusia.

Meski begitu, peran CZ dalam membantu Kirgistan menata sistem aset digitalnya kini menjadikannya tokoh penting dalam kebangkitan kripto Asia Tengah, setelah sempat terpuruk akibat kasus hukumnya di Amerika Serikat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana BTT Rp4,9 Miliar untuk Depo Sampah Dipertanyakan, Apa Saja Syarat Penggunaannya Menurut Aturan?

    Dana BTT Rp4,9 Miliar untuk Depo Sampah Dipertanyakan, Apa Saja Syarat Penggunaannya Menurut Aturan?

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Pemerintah Kota Jambi menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp4,9 miliar untuk pembangunan depo sampah dan mendukung sistem Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) memunculkan perdebatan di tengah masyarakat. Polemik tidak hanya menyangkut efektivitas kebijakan pengelolaan sampah, tetapi juga menyasar aspek legalitas penggunaan anggaran. Sejumlah kalangan mempertanyakan apakah pembangunan depo sampah […]

  • MU Serius Incar Kiper Muda Swedia Melker Ellborg, Disiapkan Jadi Pelapis Utama Lammens di 2026

    MU Serius Incar Kiper Muda Swedia Melker Ellborg, Disiapkan Jadi Pelapis Utama Lammens di 2026

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manchester United terus memperkuat sektor penjaga gawang menjelang musim 2026. Setelah performa gemilang Senne Lammens membuat klub menghentikan pengejaran terhadap Mike Maignan, kini Setan Merah mengalihkan radar mereka pada kiper muda penuh potensi, Melker Ellborg dari klub raksasa Swedia, Malmo FF. Langkah MU membidik Ellborg menandai strategi baru yang lebih fokus pada regenerasi […]

  • Update Kurs Rupiah Hari Ini: Melorot ke Level  Rp16.829

    Update Kurs Rupiah Hari Ini: Melorot ke Level Rp16.829

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tercatat melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengawali perdagangan awal pekan, Senin (2/3/2026). Rupiah dibuka di posisi Rp16.829 per dolar AS. Dikutip dari Antara, rupiah mengalami pelemahan 42 poin atau 0,25 persen penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.787 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,21% ke level […]

  • Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

    Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program hilirisasi dan industrialisasi yang digenjot pemerintah dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja di Indonesia. Padahal, proyek hilirisasi yang berjalan saat ini didukung investasi jumbo, terutama dari sektor mineral dan batu bara. Pemerintah menargetkan penyelesaian prastudi kelayakan 18 proyek hilirisasi dengan nilai investasi mendekati Rp600 triliun pada 2025. Komitmen ini […]

  • OJK Terbitkan Panduan Media Sosial Perbankan, Fokus Mitigasi Risiko Reputasi

    OJK Terbitkan Panduan Media Sosial Perbankan, Fokus Mitigasi Risiko Reputasi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan panduan penggunaan media sosial bagi industri perbankan guna memperkuat tata kelola digital sekaligus memitigasi risiko reputasi di era komunikasi berbasis platform daring. Panduan bertajuk Banking in Social Media Guideline tersebut diluncurkan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, bersama pimpinan bank umum di Jakarta. Menurut Dian, media […]

  • Boeing Rugi Rp89,8 Triliun, Akibat Penundaan Pesawat 777X hingga 2027 dan Denda Jumbo

    Boeing Rugi Rp89,8 Triliun, Akibat Penundaan Pesawat 777X hingga 2027 dan Denda Jumbo

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan pesawat raksasa asal Amerika Serikat, Boeing Co, kembali mencatat kerugian besar pada kuartal ketiga 2025. Dalam laporan keuangannya, Boeing mengalami kerugian hingga USD 5,4 miliar atau sekitar Rp89,84 triliun (kurs Rp16.640 per USD). Kerugian tersebut terjadi akibat penundaan pengiriman pesawat jet berbadan lebar 777X, yang kini diperkirakan baru akan dikirimkan pada tahun […]

expand_less