Jumat, 15 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Berantas Ekonomi Bawah Tanah, Bea Cukai dan Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Berantas Ekonomi Bawah Tanah, Bea Cukai dan Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Aparat gabungan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak melakukan penyegelan terhadap sejumlah kapal mewah di kawasan Teluk Jakarta. Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menindak praktik ekonomi bawah tanah (underground economy) yang dinilai merugikan negara.

Penyegelan tersebut merupakan hasil pengawasan intensif terhadap kepemilikan dan penggunaan kapal mewah yang diduga belum memenuhi kewajiban perpajakan maupun kepabeanan. Aparat menemukan indikasi adanya pelanggaran administrasi hingga potensi penghindaran pajak dalam operasional kapal-kapal tersebut.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk penegakan hukum untuk menciptakan keadilan dalam sistem perpajakan dan perdagangan. Ia menegaskan bahwa seluruh aset, termasuk kapal mewah, wajib memenuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia.

“Tidak boleh ada aktivitas ekonomi yang berada di luar sistem resmi. Semua pihak harus patuh terhadap aturan perpajakan dan kepabeanan,” ujar pejabat terkait dalam keterangan resminya.

Menurutnya, praktik underground economy seringkali memanfaatkan celah regulasi dan lemahnya pengawasan, sehingga berpotensi mengurangi penerimaan negara secara signifikan. Oleh karena itu, sinergi antara Bea Cukai dan otoritas pajak menjadi kunci dalam menutup ruang bagi pelanggaran tersebut.

Selain itu, penyegelan kapal mewah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, khususnya dari kalangan pemilik aset bernilai tinggi. Pemerintah menilai bahwa transparansi kepemilikan aset harus sejalan dengan pelaporan pajak yang benar.

Pihak Kementerian Keuangan Republik Indonesia menegaskan akan terus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas ekonomi yang berpotensi menghindari kewajiban pajak. Langkah ini dilakukan melalui pemanfaatan data lintas instansi serta peningkatan koordinasi antar lembaga.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Idul Fitri 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Terpantau Stabil

    Jelang Idul Fitri 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Terpantau Stabil

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 16 Maret 2026, sebagian besar komoditas sembako tidak mengalami lonjakan harga signifikan. Stabilnya harga bahan pokok ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang mulai […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Turun Rp 11.000, Ini Daftar Lengkapnya!

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Turun Rp 11.000, Ini Daftar Lengkapnya!

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian  kompak melemah pada perdagangan Jumat (9/1/2026)ini. Pelemahan harga emas Pegadaian ini untuk dua jenis produk Galeri24 dan UBS. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 dan UBS kompak mengalami penurunan Rp 11.000 per gram. ‎Harga jual emas Galeri24 turun menjadi Rp2.588.000 per gram dari awalnya Rp […]

  • Santap Paket Makan “Sedulang” di Swiss-Belhotel Jambi, Hidang Sarat Akan Makna

    Santap Paket Makan “Sedulang” di Swiss-Belhotel Jambi, Hidang Sarat Akan Makna

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Swiss-Belhotel Jambi kembali mempersembahkan pengalaman kuliner istimewa melalui paket makan siang “Sedulang” di BnB Lounge yang terletak di lantai lobi Swiss-Belhotel Jambi yang akan tersedia hingga 26 Desember 2026. “Sedulang” merupakan rangkaian hidangan yang dirancang khusus untuk dinikmati bersama oleh empat orang berasal dari tradisi masyarakat Bangka Belitung yang bermakna makan bersama, sebagai […]

  • Emas Antam Ambruk Rp21 Ribu! UBS dan Galeri24 Stabil

    Emas Antam Ambruk Rp21 Ribu! UBS dan Galeri24 Stabil

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang diperdagangkan di Pegadaian pada Rabu (13/5/2026) menunjukkan pergerakan beragam. Emas Antam tercatat mengalami penurunan cukup tajam. Sementara emas UBS dan Galeri24 masih bertahan stabil. Berdasarkan daftar harga terbaru Pegadaian, emas Antam turun Rp21 ribu menjadi Rp2.939.000 per gram. Sebelumnya, harga logam mulia Antam berada di level Rp2.960.000 per gram. […]

  • Komisi XI Desak Hico-Scan Jadi Aset Negara, Bea Cukai Diminta Perkuat Pengawasan Pelabuhan

    Komisi XI Desak Hico-Scan Jadi Aset Negara, Bea Cukai Diminta Perkuat Pengawasan Pelabuhan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Komisi XI DPR RI mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memperkuat pengawasan arus barang di pelabuhan dengan mendorong alat pemindai kontainer Hico-Scan (Hi-Co Scan) ditetapkan sebagai aset negara. Desakan ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta, Senin, menyusul temuan bahwa alat pemindai tersebut efektif menutup celah penyelundupan tetapi hingga […]

  • AHY Pastikan APBN Ikut Tanggung Utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung

    AHY Pastikan APBN Ikut Tanggung Utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan dilibatkan dalam proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Pernyataan tersebut disampaikan AHY usai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11/2025). “Kami […]

expand_less