Selasa, 21 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Cuaca Ekstrem Bayangi Produksi, Pasokan Cabai Dipastikan Aman Jelang Ramadan

Cuaca Ekstrem Bayangi Produksi, Pasokan Cabai Dipastikan Aman Jelang Ramadan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pasokan cabai nasional dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadan, meski produksi di sejumlah sentra pertanian dibayangi cuaca ekstrem. Petani berharap pemerintah dapat memberikan subsidi biaya logistik agar harga cabai tetap terkendali di pasaran. Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia, Tunov Mondro, menyatakan produksi cabai petani saat ini masih sesuai dengan proyeksi pemerintah untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), termasuk Ramadan.

“Artinya data dari lapangan maupun yang dipegang pemerintah itu tidak terlalu jauh melesetnya, kami prudent, kami optimis untuk HBKN itu akan aman,” ujar Tunov saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (6/1/2026).

Tunov mengakui, cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menjadi tantangan dalam proses produksi cabai di berbagai daerah. Kondisi cuaca tersebut berpotensi memengaruhi harga cabai di tingkat petani maupun konsumen.

Meski demikian, ia memastikan produksi cabai nasional masih mencukupi kebutuhan pasar, terlebih dengan adanya proyeksi panen raya cabai pada awal 2026.

“Memang cuaca nanti akan menentukan harga. Tapi kalau secara produksi, kami petani sudah menyiapkan lebih banyak daripada kebutuhan,” katanya.

Tunov menambahkan, persoalan utama yang masih dihadapi petani adalah tingginya biaya logistik pengiriman hasil panen dari sentra produksi ke daerah konsumen, khususnya dari Pulau Jawa ke wilayah Sumatera dan Jabodetabek.

“Biaya logistik dari Jawa ke Sumatera atau ke Jabodetabek itu dibebankan ke harga produk, sehingga memberatkan petani,” tuturnya.

Menurut Tunov, subsidi logistik sangat dibutuhkan agar harga cabai tetap stabil, namun penyalurannya harus tepat sasaran dan benar-benar dirasakan petani, bukan hanya pelaku usaha besar.

“Yang butuh itu kami petani sebagai produsen. Regulasi pemerintah perlu memastikan subsidi itu tepat sasaran,” tegasnya.

Berdasarkan Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 6 Januari 2026, harga rata-rata nasional cabai merah keriting tercatat Rp 41.732 per kilogram (kg), cabai merah besar Rp 35.384 per kg, dan cabai rawit merah Rp 56.024 per kg. Harga cabai rawit merah tercatat turun dibandingkan pekan sebelumnya.

Secara nasional, harga cabai masih berada dalam kisaran Harga Acuan Pembelian (HAP) Rp 40.000–57.000 per kg. Namun, di beberapa wilayah seperti Papua Barat Daya, harga cabai rawit merah masih tembus hingga Rp 140.000 per kg.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raksasa makanan dan minuman global Nestlé SA akan memangkas 16.000 karyawan di seluruh dunia sebagai bagian dari strategi efisiensi biaya di bawah kepemimpinan CEO barunya, Philipp Navratil. Langkah ini menjadi upaya perusahaan untuk memangkas pengeluaran dan mengembalikan kepercayaan investor. Navratil menyebutkan bahwa target penghematan biaya perusahaan dinaikkan menjadi 3 miliar franc Swiss (setara […]

  • Ini 5 Daerah Transmigrasi Paling Sukses di Jambi, Tempat Tinggalmu Termasuk?

    Ini 5 Daerah Transmigrasi Paling Sukses di Jambi, Tempat Tinggalmu Termasuk?

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program transmigrasi yang digagas pemerintah pusat puluhan tahun lalu terbukti membawa perubahan besar bagi Provinsi Jambi. Daerah yang dulunya didominasi hutan belantara kini menjelma menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan sektor perkebunan dan pertanian sebagai tulang punggungnya. Provinsi Jambi menjadi salah satu tujuan utama program transmigrasi sejak beberapa dekade silam. Program ini bertujuan […]

  • Danantara Resmi Akuisisi Hotel dan Lahan di Mekkah

    Danantara Resmi Akuisisi Hotel dan Lahan di Mekkah

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) mengumumkan telah meneken perjanjian dengan Thakher Development Company terkait rencana pengambilalihan aset perhotelan dan properti yang berada di kawasan Thakher City, Mekkah, Arab Saudi. Kawasan Thakher City sendiri merupakan proyek pengembangan terpadu yang berlokasi sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram, Mekkah. Dalam pernyataannya di Jakarta, CEO […]

  • Desa Tawangargo Jadi Percontohan Pertanian Cerdas Hadapi Perubahan Iklim

    Desa Tawangargo Jadi Percontohan Pertanian Cerdas Hadapi Perubahan Iklim

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program Tawangargo Smart-Eco Farming Village atau TAMENG di Kabupaten Malang berhasil menjadi contoh sukses penerapan pertanian hortikultura berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Program yang digagas oleh Petrokimia Gresik ini berkembang pesat sejak 2022 dan kini bertransformasi menjadi Living Lab berbasis masyarakat, tempat petani, peneliti, mahasiswa, dan komunitas berkolaborasi menciptakan inovasi pertanian. “Di […]

  • Citibank: AI Bisa Dongkrak Laba Industri Perbankan Global hingga Rp33,46 Kuadriliun pada 2028

    Citibank: AI Bisa Dongkrak Laba Industri Perbankan Global hingga Rp33,46 Kuadriliun pada 2028

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – CEO Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) Batara Sianturi mengungkapkan bahwa penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berpotensi meningkatkan laba industri perbankan global hingga mencapai 2 triliun dolar AS atau setara Rp33,46 kuadriliun (kurs Rp16.728) dalam tiga tahun ke depan. “Riset Citi menunjukkan bahwa kecerdasan buatan akan menjadi salah satu kekuatan utama di era ini. […]

  • IHSG Perkasa, Dibuka Menguat 8.097 Pagi Ini

    IHSG Perkasa, Dibuka Menguat 8.097 Pagi Ini

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat di awal perdagangan hari ini, Rabu (15/10/2025). IHSG menguat 30,484 poin atau 0,38% ke 8.097,006. Penguatan IHSG ini disokong sebagian besar indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Barang Baku yang menguat 1,34% di awal sesi pertama. Berikutnya ada IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor […]

expand_less