Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Mulai 1 Januari 2026, Ekspor Batu Bara Dikenai Bea Keluar 1–5%

Mulai 1 Januari 2026, Ekspor Batu Bara Dikenai Bea Keluar 1–5%

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan mulai memberlakukan bea keluar ekspor batu bara pada 1 Januari 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor pertambangan, terutama saat harga komoditas sedang tinggi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, pengenaan bea keluar batu bara sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945, yang menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

“Pasal 33 itu di mana kita harus mampu memanfaatkan semua potensi dan peningkatan pendapatan negara. Termasuk di dalamnya adalah bea keluar,” ujar Bahlil saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Senin (19/12/2025).

Meski demikian, Bahlil menegaskan bea keluar tidak akan diberlakukan secara membabi buta. Kebijakan ini hanya dikenakan kepada perusahaan yang dinilai layak serta saat harga batu bara berada pada level tinggi.

“Kalau harganya rendah dan profit kecil, lalu dikenakan bea keluar, itu tidak adil. Tapi kalau nilai jual dan harga ekspornya besar, ya wajar,” jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan bea keluar batu bara mulai dipungut per Januari 2026. Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebagai dasar hukum pelaksanaannya.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu menyebutkan, PMK tersebut ditargetkan terbit sebelum akhir 2025.

“Kita sedang siapkan PMK-nya, sesuai arahan DPR,” kata Febrio.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan bahwa tarif bea keluar batu bara akan berada di kisaran 1% hingga 5%. Pemerintah menargetkan tambahan penerimaan negara sekitar Rp20 triliun pada 2026 dari kebijakan ini.

Menurut Purbaya, pemberlakuan kembali bea keluar batu bara penting untuk memperkuat fiskal negara, mengingat selama ini pemerintah justru dinilai seperti memberikan subsidi kepada industri batu bara sejak kebijakan tersebut dihapus melalui UU Cipta Kerja.

“Kita ingin kembali ke posisi awal, jangan sampai negara malah mensubsidi industri batu bara,” tegasnya.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap penerimaan negara dari sektor energi dan sumber daya mineral dapat meningkat secara berkelanjutan tanpa mengabaikan asas keadilan bagi pelaku usaha.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini, 15 Juli 2026: Seluruh Kabupaten dan Kota Diprediksi Berawan

    Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini, 15 Juli 2026: Seluruh Kabupaten dan Kota Diprediksi Berawan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Prakiraan cuaca di Provinsi Jambi pada Rabu (15/7/2026) didominasi kondisi berawan di seluruh kabupaten dan kota. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 17 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, yakni 60 hingga 99 persen. Di Kota Jambi, cuaca diprakirakan berawan dengan suhu berkisar 26–31 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai […]

  • Inilah mandat Baru Purbaya Yudhi Sadewa di 2026

    Inilah mandat Baru Purbaya Yudhi Sadewa di 2026

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapatkan mandat baru dalam Undang-Undang APBN 2026 untuk melakukan rekomposisi mata uang rupiah dan valuta asing (valas) pemerintah. Langkah ini menimbulkan pertanyaan terkait kemungkinan campur tangan pemerintah dalam kebijakan moneter yang selama ini menjadi domain Bank Indonesia (BI). Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menegaskan bahwa rekomposisi rupiah […]

  • Pemkot Jambi Gaspol Transformasi SPBE ke Pemerintah Digital

    Pemkot Jambi Gaspol Transformasi SPBE ke Pemerintah Digital

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi mulai mempercepat transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju konsep Pemerintah Digital (Pemdi). Langkah ini ditandai dengan sosialisasi transformasi digital yang digelar di Aula Bapperida Kota Jambi, Kamis, 16 April 2026. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mengatakan perubahan ini bukan sekadar digitalisasi administratif, tetapi upaya membangun sistem pemerintahan […]

  • Bos Nuklir Rusia Rosatom Temui Prabowo, Bahas Kerja Sama PLTN dan Energi Nuklir di Indonesia

    Bos Nuklir Rusia Rosatom Temui Prabowo, Bahas Kerja Sama PLTN dan Energi Nuklir di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Rosatom State Corporation, Alexey Likhachev, bertemu Presiden RI Prabowo Subianto pada Selasa, 12 Mei 2026. Pertemuan itu membahas peluang kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah agenda strategis, mulai dari pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), pengembangan reaktor modular kecil (small modular reactor/SMR), […]

  • Harga Cabai Merah Besar di Pasar Talang Banjar Naik 15,79 Persen, Bawang Merah Turun 20 Persen

    Harga Cabai Merah Besar di Pasar Talang Banjar Naik 15,79 Persen, Bawang Merah Turun 20 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Selasa (7/7/2026) masih didominasi kondisi stabil. Namun, sejumlah komoditas hortikultura mengalami fluktuasi cukup tajam, terutama cabai merah besar yang naik 15,79 persen dan bawang merah yang turun hingga 20 persen. Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi mencatat, harga cabai merah […]

  • Bank of Japan Siap Naikkan Suku Bunga, Gubernur BOJ: Inflasi dan Ekonomi Sesuai Proyeksi

    Bank of Japan Siap Naikkan Suku Bunga, Gubernur BOJ: Inflasi dan Ekonomi Sesuai Proyeksi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ) menyatakan kesiapan untuk kembali menaikkan suku bunga acuan apabila perkembangan inflasi dan kondisi ekonomi bergerak sesuai dengan proyeksi. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur BOJ Kazuo Ueda di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap arah kebijakan moneter Jepang. Mengutip laporan Reuters, Senin (5/1/2026), Ueda mengatakan ekonomi […]

expand_less