Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Erupsi Semeru Hari Ini: Status Awas, 3 Desa Terdampak dan 300 Warga Mengungsi

Erupsi Semeru Hari Ini: Status Awas, 3 Desa Terdampak dan 300 Warga Mengungsi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas sejak Rabu (19/11/2025). Pada pukul 17.00 WIB, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status Semeru ke Level IV atau Awas. Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari, terhitung 19–26 November 2025.

Dalam enam jam pengamatan terakhir pada Kamis (20/11/2025) pukul 00.00–06.00 WIB, aktivitas Semeru terpantau cukup tinggi. Tercatat 32 kali gempa guguran dan 25 kali gempa letusan dengan variasi durasi dan kekuatan.

“Aktivitas Gunung Semeru untuk pengamatan kegempaan tercatat 32 kali gempa guguran dengan amplitudo 3–16 mm dan lama gempa 69–108 detik,” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, dikutip Antara (20/11).

Ia menambahkan bahwa Semeru juga mencatat “satu kali gempa embusan dengan amplitudo 3 mm dan lama gempa 67 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 30 mm, S-P 21 detik dan lama gempa 77 detik.”

Dengan status Awas, PVMBG mengeluarkan sejumlah larangan dan imbauan, yaitu:

  • Tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 20 km dari puncak.
  • Menjaga jarak minimal 500 meter dari tepi sungai yang berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar.
  • Tidak beraktivitas dalam radius 8 km dari kawah.

Tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sungai-sungai berhulu Semeru seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusdalops melaporkan bahwa tiga desa di dua kecamatan terdampak aktivitas Semeru:

  • Desa Supit Urang (Pronojiwo)
  • Desa Oro-Oro Ombo (Pronojiwo)
  • Desa Penanggal (Candipuro)

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menginstruksikan jajarannya untuk segera merespons perkembangan situasi terkait potensi korban, kerusakan, dan kebutuhan evakuasi.

Hingga malam hari, sekitar 300 warga telah mengungsi, dengan lokasi pengungsian antara lain:

  • Balai Desa Oro-Oro Ombo (200 jiwa)
  • SD 2 Supiturang (100 jiwa)
  • Sebagian lainnya di Balai Desa Penanggal

Penetapan status tanggap darurat dilakukan agar proses penanganan dapat dilakukan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produksi Minyak Pertamina EP dan PHE Zona 4 Capai 27.643 Barel per Hari pada 2025

    Produksi Minyak Pertamina EP dan PHE Zona 4 Capai 27.643 Barel per Hari pada 2025

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina EP (PEP) bersama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 mencatatkan peningkatan produksi minyak sepanjang 2025. Total produksi minyak mencapai 27.643 barel per hari (BOPD) atau meningkat 6,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan produksi tersebut didorong oleh optimalisasi pengelolaan lapangan migas melalui penambahan data 3D seismic serta penerapan strategi pengembangan lapangan […]

  • BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, […]

  • Backlog Perumahan RI Turun Jadi 9,6 Juta Unit pada 2025

    Backlog Perumahan RI Turun Jadi 9,6 Juta Unit pada 2025

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mengungkapkan angka backlog atau kekurangan kepemilikan rumah di Indonesia mengalami penurunan pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, backlog perumahan tercatat sekitar 9.637.157 unit. Angka ini turun dibandingkan hasil Susenas 2023 yang mencapai sekitar 9,9 juta unit. Kepala Divisi Riset […]

  • IRGC Tegaskan Iran Penentu Akhir Perang dengan AS dan Israel, Bukan Donald Trump

    IRGC Tegaskan Iran Penentu Akhir Perang dengan AS dan Israel, Bukan Donald Trump

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC menegaskan bahwa pihak yang akan menentukan berakhirnya konflik di Timur Tengah adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pernyataan tersebut disampaikan IRGC pada Selasa (10/3/2026) sebagai respons atas pernyataan Trump yang sebelumnya mengklaim bahwa perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran akan segera berakhir. Dalam […]

  • Cek! Harga Emas Antam Merosot Tajam Hari Ini

    Cek! Harga Emas Antam Merosot Tajam Hari Ini

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam ambles lagi. Sekarang ini harga emas Antam dibanderol Rp3.021.000 per gram.‎ Lebih murah dari sebelumnya. Mengutip dari laman Logam Mulia, Jumat (13/3/2026), emas Antam turun snigfikan sebesar Rp21.000 dari semula Rp3.042.000 menjadi Rp3.021.000 per gram.‎ Begitu pula harga beli kembali (buyback) emas Antam juga anjlok Rp21.000 menjadi Rp 2.783.000 per […]

  • IHSG Bergejolak, REI Sebut Dampaknya Seperti Ini

    IHSG Bergejolak, REI Sebut Dampaknya Seperti Ini

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir hingga sempat mengalami suspensi dinilai turut memberikan dampak terhadap sektor properti. Wakil Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) sekaligus praktisi properti, Bambang Ekajaya, mengatakan volatilitas pasar saham dipicu oleh penyesuaian indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Dilansir dari laman resmi Sahabat Pegadaian, indeks MSCI […]

expand_less