Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Pemprov Kepri Usulkan 60 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tahun 2026

Pemprov Kepri Usulkan 60 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tahun 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengusulkan sekitar 60 lokasi kampung nelayan di wilayahnya untuk dijadikan bagian dari Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi pesisir dan kemandirian nelayan lokal melalui pembangunan terintegrasi di sektor kelautan dan perikanan.

Kampung-kampung nelayan di Kepulauan Riau bersiap naik kelas. Tak lagi sekadar tempat berlabuh kapal, tapi bakal jadi sentra ekonomi baru yang memadukan produksi, distribusi, hingga inovasi perikanan rakyat. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, Said Suradjat, mengatakan pihaknya telah menyampaikan usulan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) agar sebanyak 60 kampung nelayan di Kepri dapat ditetapkan sebagai lokasi prioritas pengembangan KNMP tahun 2026.

“Kita mengusulkan di tahun 2026 sekitar 60 kampung nelayan di Kepri. Harapannya, minimal setengahnya bisa diterima KKP, jadi mungkin sekitar 30 lokasi bisa direstui,” ujar Said saat dikonfirmasi di Batam, Sabtu (25/10).

Menurut Said, program KNMP diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir serta menjadikan kampung nelayan sebagai pusat aktivitas kelautan dan perikanan di daerah.

Ia menjelaskan bahwa KKP sebelumnya telah meninjau langsung sejumlah lokasi di Batam dan Natuna pada 2025, namun karena keterbatasan waktu, kunjungan Menteri KKP baru mencakup dua wilayah tersebut.

“Sekarang yang dikerjakan baru di Batam, tapi untuk tahun depan kita akan berjuang agar lokasi lain di Kepri juga bisa mendapat prioritas,” katanya.

Program ini, tambah Said, menjadi bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan laut, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Said menegaskan, Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, melainkan juga pada peningkatan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.

“Harapannya, kampung nelayan ini menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir. Dengan adanya sarana seperti cold storage, pabrik es, hingga fasilitas bongkar muat ikan, nelayan bisa lebih produktif dan efisien,” ujarnya.

KNMP diharapkan mampu menjadi sentral kegiatan perikanan terpadu, mencakup penyediaan perahu, sarana pendukung logistik, serta pengembangan industri kecil dan menengah berbasis kelautan.

Saat ini, kata Said, tiga lokasi di Batam telah mulai melaksanakan pembangunan kampung nelayan, yakni Pulau Kasu, Sekanak Raya, dan Tanjung Banun. Pembangunan di tiga wilayah tersebut menjadi pilot project KNMP di Kepri, dengan konsep pengembangan terpadu antara infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi ekonomi pesisir.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program unggulan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan peningkatan pendapatan nelayan hingga 100 persen melalui revitalisasi kawasan pesisir dan dukungan fasilitas modern.

“Program ini tidak hanya soal membangun kampung nelayan, tapi juga membangun harapan baru bagi keluarga nelayan di seluruh Indonesia,” tutur Said.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat kinerja keuangan yang terus tumbuh positif pada semester I 2025. Emiten sektor energi terintegrasi ini membukukan pendapatan sebesar USD 127,6 juta, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di segmen downstream serta kontribusi stabil dari segmen midstream, yang selama […]

  • Kementerian ATR Pastikan Alih Fungsi Lahan Sesuai Rencana Tata Ruang

    Kementerian ATR Pastikan Alih Fungsi Lahan Sesuai Rencana Tata Ruang

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan seluruh perubahan penggunaan lahan di Indonesia harus sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang berlaku. Direktur Pengendalian Hak Tanah, Alih Fungsi Lahan, Kepulauan dan Wilayah Tertentu Andi Renald menjelaskan bahwa alih fungsi lahan merupakan konsekuensi logis dari pertumbuhan wilayah dan urbanisasi, namun tetap […]

  • Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

    Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah langkah pemerintah melakukan nasionalisasi kebun sawit ilegal, pelaku usaha dan petani sawit meminta kepastian hukum agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang merugikan masyarakat. Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) menilai penertiban lahan sawit ilegal perlu disertai mekanisme hukum yang jelas, transparan, dan membuka ruang dialog antara pemerintah […]

  • PIS Kurangi Emisi Karbon 116 Ribu Ton Sepanjang 2025

    PIS Kurangi Emisi Karbon 116 Ribu Ton Sepanjang 2025

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pengurangan emisi karbon sepanjang 2025. Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini berhasil menekan emisi hingga 116.761 ton setara karbon dioksida (CO2e) melalui berbagai inisiatif pelayaran berkelanjutan. Kontribusi penurunan emisi terbesar berasal dari armada tanker unggulan PIS, di antaranya Pertamina Prime sebesar 37.596 ton […]

  • PHK Tembus 79 Ribu Orang Selama 2025, Ini Kata Purbaya

    PHK Tembus 79 Ribu Orang Selama 2025, Ini Kata Purbaya

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mencapai 79 ribu sepanjang 2025. Menurut Purbaya, tingginya jumlah PHK mengindikasikan adanya perlambatan ekonomi. Yang membuat dari sisi demand juga melemah. “PHK terjadi ketika demand-nya lemah sekali. Itu terjadi 10 bulan awal, 9 bulan pertama tahun lalu kan. Tahun […]

  • Harga Emas Galeri24 Lebih Murah dari UBS, Lihat Daftarnya Disini

    Harga Emas Galeri24 Lebih Murah dari UBS, Lihat Daftarnya Disini

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk Galeri24 dan UBS di Pegadaian masih diangka Rp 3 jutaan. Pagi ini baik emas Galeri24 maupun UBS kembali menguat dengan nilai bervariasi. Namun harga emas Galeri24 masih lebih murah dari UBS. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Rabu (25/2/2026), menunjukkan harga emas UBS di angka Rp3.099.000 per gram. Angkat tersebut […]

expand_less