Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Pemprov Kepri Usulkan 60 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tahun 2026

Pemprov Kepri Usulkan 60 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tahun 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengusulkan sekitar 60 lokasi kampung nelayan di wilayahnya untuk dijadikan bagian dari Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi pesisir dan kemandirian nelayan lokal melalui pembangunan terintegrasi di sektor kelautan dan perikanan.

Kampung-kampung nelayan di Kepulauan Riau bersiap naik kelas. Tak lagi sekadar tempat berlabuh kapal, tapi bakal jadi sentra ekonomi baru yang memadukan produksi, distribusi, hingga inovasi perikanan rakyat. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, Said Suradjat, mengatakan pihaknya telah menyampaikan usulan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) agar sebanyak 60 kampung nelayan di Kepri dapat ditetapkan sebagai lokasi prioritas pengembangan KNMP tahun 2026.

“Kita mengusulkan di tahun 2026 sekitar 60 kampung nelayan di Kepri. Harapannya, minimal setengahnya bisa diterima KKP, jadi mungkin sekitar 30 lokasi bisa direstui,” ujar Said saat dikonfirmasi di Batam, Sabtu (25/10).

Menurut Said, program KNMP diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir serta menjadikan kampung nelayan sebagai pusat aktivitas kelautan dan perikanan di daerah.

Ia menjelaskan bahwa KKP sebelumnya telah meninjau langsung sejumlah lokasi di Batam dan Natuna pada 2025, namun karena keterbatasan waktu, kunjungan Menteri KKP baru mencakup dua wilayah tersebut.

“Sekarang yang dikerjakan baru di Batam, tapi untuk tahun depan kita akan berjuang agar lokasi lain di Kepri juga bisa mendapat prioritas,” katanya.

Program ini, tambah Said, menjadi bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan laut, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Said menegaskan, Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, melainkan juga pada peningkatan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.

“Harapannya, kampung nelayan ini menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir. Dengan adanya sarana seperti cold storage, pabrik es, hingga fasilitas bongkar muat ikan, nelayan bisa lebih produktif dan efisien,” ujarnya.

KNMP diharapkan mampu menjadi sentral kegiatan perikanan terpadu, mencakup penyediaan perahu, sarana pendukung logistik, serta pengembangan industri kecil dan menengah berbasis kelautan.

Saat ini, kata Said, tiga lokasi di Batam telah mulai melaksanakan pembangunan kampung nelayan, yakni Pulau Kasu, Sekanak Raya, dan Tanjung Banun. Pembangunan di tiga wilayah tersebut menjadi pilot project KNMP di Kepri, dengan konsep pengembangan terpadu antara infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi ekonomi pesisir.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program unggulan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan peningkatan pendapatan nelayan hingga 100 persen melalui revitalisasi kawasan pesisir dan dukungan fasilitas modern.

“Program ini tidak hanya soal membangun kampung nelayan, tapi juga membangun harapan baru bagi keluarga nelayan di seluruh Indonesia,” tutur Said.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabai

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Stabil, Harga Cabai Merah Capai Rp 60. 000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi hari ini, mayoritas tercatat stabil hal ini tertuang dalam aplikasi SIHARKO Dinas Perdagangan Kota Jambi pada pembaruan data per 21 November 2025. Meski begitu, sejumlah komoditas pangan utama seperti cabai merah besar dan cabai merah kecil mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara cabai rawit merah […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Rawit Hijau Naik

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Rawit Hijau Naik

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan data per 12 Juni 2026. Meski demikian, sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai mengalami fluktuasi harga. Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi menunjukkan sebagian besar bahan pokok, mulai dari beras, gula, hingga daging, tidak mengalami perubahan harga. Untuk komoditas […]

  • Rupiah Dibuka Menguat Rp16.612 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Menguat Rp16.612 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (24/10/2025). Rupiah dibuka di level Rp 16.612 per dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah menguat sebesar 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.612 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.629 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS turut menguat ke level 99,00 atau naik […]

  • Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Makin Mahal

    Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Makin Mahal

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua produk emas buatan UBS dan Galeri24 yang ditawarkan Pegadaian makin mahal. Kini keduanya kembali mengalami kenaikan harga secara bersamaan pada perdagangan Selasa (23/12/2025). Dikutip dari laman Sahabat Pegadaian, harga jual emas Galeri24 melonjak ke angka Rp2.536.000 dari awalnya Rp2.519.000 per gram atau naik Rp17.000. Begitu pula emas UBS naik menjadi Rp2.593.000 dari […]

  • Reklamasi Tanpa Izin di Gresik Disetop KKP, Luas Capai 1,72 Hektare

    Reklamasi Tanpa Izin di Gresik Disetop KKP, Luas Capai 1,72 Hektare

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara kegiatan reklamasi tanpa izin seluas 1,72 hektare di wilayah perairan Gresik, Jawa Timur. Langkah ini diambil setelah ditemukan dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang laut yang dilakukan tanpa dokumen perizinan resmi. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP, Pung Nugroho Saksono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak […]

  • DME, Energi Alternatif Pengganti LPG untuk Kurangi Impor Gas dan Emisi Karbon

    DME, Energi Alternatif Pengganti LPG untuk Kurangi Impor Gas dan Emisi Karbon

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia terus mencari solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor gas elpiji (LPG). Salah satu inovasi yang kini menjadi sorotan adalah Dimethyl Ether (DME), bahan bakar alternatif yang disebut-sebut mampu menggantikan peran LPG di masa depan. DME merupakan senyawa eter paling sederhana dengan rumus kimia CH₃OCH₃. Bahan ini memiliki karakteristik mirip dengan LPG, […]

expand_less