Selasa, 9 Jun 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Mendag Respons Usulan Penyaluran Minyakita 100 Persen oleh BUMN

Mendag Respons Usulan Penyaluran Minyakita 100 Persen oleh BUMN

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso merespons usulan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait rencana penyaluran minyak goreng rakyat Minyakita melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga 100 persen. Mengutip laporan CNN Indonesia, Jumat (17/4/2026), Budi menyatakan bahwa peningkatan porsi distribusi melalui BUMN dimungkinkan, selama mekanisme distribusi dan pasokan dapat berjalan dengan baik.

“Di Permendag itu kan minimal 35 persen. Minimal. Yang mau 65 persen, 70 persen itu enggak ada masalah. B2B nanti kita fasilitasi supaya produsennya bisa masuk ke BUMN pangan,” ujar Budi di Jakarta.

Saat ini, ketentuan distribusi Minyakita mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut, minimal 35 persen penyaluran dilakukan melalui BUMN pangan seperti Perum Bulog dan ID Food, sementara sisanya melalui jalur swasta.

Budi menegaskan, pemerintah tidak membatasi peningkatan porsi distribusi melalui BUMN di atas ambang minimal tersebut. Menurutnya, skema kerja sama bisnis antar pelaku usaha (business to business/B2B) dapat menjadi solusi untuk memperkuat distribusi.

“Kita kan juga memberdayakan. Banyak distributor swasta juga jalan. Jadi semua jalan bareng, enggak ada masalah,” katanya.

Lebih lanjut, pemerintah juga meminta agar pasokan Minyakita tetap tersedia di pasar rakyat, terutama di tengah laporan kelangkaan yang sempat terjadi di sejumlah daerah.

“Supaya di pasar-pasar rakyat itu juga harus diisi. Jadi sekarang Bulog saja sudah tinggi penyalurannya, di atas 35 persen,” ujar Budi.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengusulkan agar penyaluran Minyakita diperkuat melalui BUMN, bahkan hingga 100 persen. Langkah ini dinilai dapat memperketat pengawasan distribusi sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

Wacana tersebut muncul di tengah kondisi pasokan Minyakita yang dilaporkan sempat tersendat di sejumlah wilayah. Beberapa pedagang mengaku kesulitan mendapatkan stok, yang kemudian berdampak pada kenaikan harga di atas harga eceran tertinggi (HET).

Pemerintah pun membuka peluang penguatan peran BUMN dalam distribusi sebagai upaya mengantisipasi gangguan pasokan dan menjaga stabilitas harga minyak goreng di tingkat konsumen.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konflik di Timteng masih Pengaruhi Rupiah: Melemah!

    Konflik di Timteng masih Pengaruhi Rupiah: Melemah!

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih melemah. Pada perdagangan Senin, (16/3/2026), rupiah dibuka terkoreksi 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp16.970 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.958 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah dipicu kekhawatiran defisit anggaran yang berpotensi melebar serta meningkatnya risiko geopolitik global menjelang periode libur panjang Idulfitri. Sementara itu, […]

  • Arab Saudi dan Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 2026 Jatuh Jumat 20 Maret

    Arab Saudi dan Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 2026 Jatuh Jumat 20 Maret

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Arab Saudi resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan melalui Mahkamah Agung setelah pemantauan hilal sebagai penanda berakhirnya bulan Ramadan. Dalam keterangan resmi yang dirilis oleh Saudi Press Agency, disebutkan bahwa Kamis, 19 Maret 2026 merupakan hari terakhir Ramadan, sehingga […]

  • Menperin: Pengangguran Masih 5%, Pemerintah Ambil Langkah Proaktif

    Menperin: Pengangguran Masih 5%, Pemerintah Ambil Langkah Proaktif

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tengah berada dalam momentum bonus demografi terbesar, dengan penduduk usia produktif mencapai lebih dari 218 juta jiwa. Kondisi ini disebut menjadi kesempatan emas untuk mempercepat pertumbuhan industri nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Agus pada kegiatan Wisuda Bersama Politeknik dan Akademi Komunitas Kementerian Perindustrian 2025 di […]

  • Budaya Healing Anak Muda: Antara Self-Care Sejati atau Gaya Hidup Konsumtif?

    Budaya Healing Anak Muda: Antara Self-Care Sejati atau Gaya Hidup Konsumtif?

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Belakangan ini, istilah healing semakin akrab di telinga generasi muda. Dari liburan singkat ke Bali, nongkrong di kafe estetik, hingga sekadar rebahan di kamar dengan lilin aromaterapi, semua bisa disebut healing. Namun, di balik tren tersebut, muncul pertanyaan penting: apakah budaya healing benar-benar menjadi bentuk self-care, atau justru berkembang menjadi gaya hidup konsumtif […]

  • Indonesia Siap Borong 50 Pesawat Boeing Senilai Rp 227,9 Triliun

    Indonesia Siap Borong 50 Pesawat Boeing Senilai Rp 227,9 Triliun

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia bersama Danantara berencana mengakuisisi 50 unit pesawat komersial dari Amerika Serikat (AS) dengan nilai transaksi sekitar US$ 13,5 miliar atau setara Rp 227,91 triliun (kurs Rp 16.882 per dolar AS). Rencana jumbo ini merupakan tindak lanjut kesepakatan Agreement on Reciprocal Tariff (ART) yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump […]

  • RATU Bidik Peningkatan Aset Energi Nasional di Tengah Geopolitik

    RATU Bidik Peningkatan Aset Energi Nasional di Tengah Geopolitik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) berupaya menangkap peluang dari kenaikan harga minyak dunia yang kembali menembus level 100 dollar AS per barel di tengah meningkatnya tensi geopolitik global. Kenaikan harga minyak tersebut dinilai memberikan sentimen positif bagi industri energi, terutama dalam meningkatkan nilai keekonomian proyek-proyek hulu migas serta membuka peluang investasi baru […]

expand_less