RATU Bidik Peningkatan Aset Energi Nasional di Tengah Geopolitik
- account_circle say say
- calendar_month 8 menit yang lalu
- comment 0 komentar

RATU optimistis dapat meningkatkan kinerja bisnis sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional di tengah perubahan lanskap energi global.
JAMBISNIS.COM – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) berupaya menangkap peluang dari kenaikan harga minyak dunia yang kembali menembus level 100 dollar AS per barel di tengah meningkatnya tensi geopolitik global. Kenaikan harga minyak tersebut dinilai memberikan sentimen positif bagi industri energi, terutama dalam meningkatkan nilai keekonomian proyek-proyek hulu migas serta membuka peluang investasi baru di sektor energi.
Direktur RATU, Adrian Hartadi, mengatakan perseroan terus mencermati perkembangan harga energi global guna mengoptimalkan potensi pengembangan aset yang dimiliki.
“Dengan meningkatnya harga minyak dunia, nilai keekonomian dari portofolio aset energi Perseroan berpotensi meningkat, mengingat aset kami memiliki korelasi langsung dengan harga minyak global,” ujar Adrian dalam keterangan resmi, Selasa (10/3/2026).
RATU saat ini memiliki aset energi di wilayah Jabung dan Cepu yang memproduksi minyak mentah (crude oil) dan kondensat. Kinerja aset tersebut sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak dunia.
Menurut Adrian, kondisi pasar energi global saat ini membuka peluang bagi perseroan untuk memperkuat portofolio investasi melalui pengembangan aset eksisting maupun akuisisi aset baru yang dinilai memiliki prospek jangka panjang.
Selain itu, kenaikan harga minyak juga berpotensi meningkatkan pendapatan dan margin perusahaan. Hal ini diharapkan dapat mendukung kontribusi RATU dalam menjaga pasokan energi nasional.
Di tengah dinamika geopolitik dan volatilitas pasar global, RATU menegaskan komitmennya untuk menjalankan strategi pertumbuhan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta manajemen risiko yang prudent.
Perseroan juga terus menjajaki peluang kolaborasi strategis guna memperkuat posisi di sektor energi nasional, sekaligus menghadapi ketidakpastian pasar global yang masih tinggi.
- Penulis: say say



Saat ini belum ada komentar