Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BGN Akui Target MBG 2026 Berisiko Meleset, Pilih Perbaiki Kualitas

BGN Akui Target MBG 2026 Berisiko Meleset, Pilih Perbaiki Kualitas

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi tidak mencapai target 82,9 juta penerima pada 2026. Laporan tersebut telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Kepala BGN, Nanik S Deyang, mengatakan pemerintah kini mengubah pendekatan dengan tidak lagi mengejar jumlah penerima, melainkan fokus pada kualitas program.

“Kami sampaikan ke Presiden, tahun ini tidak mengejar kuantitas, tapi memperbaiki kualitas,” kata Nanik dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut dia, target 82,9 juta penerima tidak lagi menjadi prioritas utama. BGN akan memastikan dapur-dapur MBG memenuhi standar kesehatan dan mampu menyediakan makanan bergizi secara konsisten.

BGN juga melakukan penataan ulang sasaran penerima manfaat. Sekolah-sekolah dengan kategori mampu akan dievaluasi untuk menentukan apakah masih layak menerima program tersebut.

Anggaran yang ada akan dialihkan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), yang dinilai lebih membutuhkan intervensi gizi.

Selain itu, program MBG kini difokuskan pada kelompok prioritas yang disebut 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kelompok ini dinilai paling membutuhkan intervensi gizi sejak fase awal kehidupan.

“Kami kejar intervensi dari masa kehamilan hingga usia sekolah dasar,” ujar Nanik.

Kebijakan ini diambil setelah BGN berdiskusi dengan para ahli gizi dan dokter anak. Hasilnya, intervensi gizi paling efektif dilakukan sejak dalam kandungan hingga usia dini.

BGN juga mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melayani kelompok 3B. Jika tidak, operasionalnya akan dihentikan sementara.

Meski mengurangi fokus pada jumlah penerima, BGN mengklaim terjadi peningkatan pada kelompok prioritas. Dalam beberapa pekan terakhir, tambahan sekitar 22 juta penerima berasal dari kelompok 3B.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stok Beras Nasional 4,5 Juta Ton, Andi Amran Sulaiman Pastikan Aman

    Stok Beras Nasional 4,5 Juta Ton, Andi Amran Sulaiman Pastikan Aman

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok cadangan beras pemerintah saat ini dalam kondisi aman dan stabil, meski di tengah ketidakpastian global akibat gejolak di Timur Tengah. Menurut Amran, stok beras nasional yang dikelola oleh Perum Bulog kini mencapai sekitar 4,5 juta ton. Angka tersebut disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. “Stok […]

  • Prabowo Bertemu Mohammed bin Zayed di UEA, Perkuat Kerja Sama Indonesia-UEA

    Prabowo Bertemu Mohammed bin Zayed di UEA, Perkuat Kerja Sama Indonesia-UEA

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melanjutkan lawatan kenegaraannya ke Uni Emirat Arab (UEA) setelah sebelumnya berkunjung ke Yordania. Di Abu Dhabi, Prabowo dijadwalkan bertemu Presiden UEA, Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), guna memperkuat kerja sama bilateral kedua negara. Berdasarkan keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di Abu Dhabi, Rabu (26/2/2026) sore waktu […]

  • Pluit Junction Disulap Jadi Pusat Kendaraan Listrik Pertama di Jakarta

    Pluit Junction Disulap Jadi Pusat Kendaraan Listrik Pertama di Jakarta

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akan memulai langkah transformasi besar dengan mengubah Mall Pluit Junction menjadi Electric Vehicle (EV) Indonesia Center, pusat kendaraan listrik pertama di Jakarta. Pembangunan direncanakan dimulai pada kuartal keempat (Q4) tahun 2025, sejalan dengan target pemerintah memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional dan mencapai 2 juta unit kendaraan EV pada tahun […]

  • Influencer Kripto Tinggalkan Dubai Jelang Konflik Iran, Sempat Unggah Video Serangan

    Influencer Kripto Tinggalkan Dubai Jelang Konflik Iran, Sempat Unggah Video Serangan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Seorang pelaku pasar kripto yang dikenal dengan nama ElonTrades dilaporkan meninggalkan Dubai, Uni Emirat Arab, setelah meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Keputusan tersebut diambil setelah otoritas setempat memperketat aturan terkait penyebaran konten online selama situasi konflik. Mengutip laporan Yahoo Finance, Jumat (13/3/2026), Dubai selama ini dikenal sebagai salah […]

  • Pagi Ini Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.223

    Pagi Ini Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.223

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (28/4/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat turun 12 poin atau 0,07 persen ke level Rp17.223 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.211 per dolar AS. Sejalan dengan itu, pergerakan dolar AS terpantau menguat tipis. Indeks dolar AS naik sebesar 0,05 poin atau 0,05 […]

  • Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menegaskan pentingnya dukungan pemerintah bagi sektor produktif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi. Pernyataan ini disampaikan Shinta menanggapi langkah Bank Indonesia (BI) yang memangkas porsi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi Rp707 triliun per 21 Oktober […]

expand_less