Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Sentimen Pasar Mulai Berbalik, Rupiah Menguat Rp17.980 per Dolar AS

Sentimen Pasar Mulai Berbalik, Rupiah Menguat Rp17.980 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengawali perdagangan Jumat (17/7/2026), rupiah dibuka menguat tipis namun mampu mempertahankan tren positif setelah beberapa hari bergerak fluktuatif.

Mengutip Antara, kurs rupiah menguat 6 poin atau sekitar 0,03 persen ke level Rp17.980 per dolar AS. Posisi ini lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.986 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS terpantau bergerak stabil di posisi 100,753. Setelah di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS menguat 0,28%.

Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global dan perkembangan konflik di Timur Tengah.

Dolar AS cenderung stabil pada perdagangan Jumat, tetapi berada di jalur pelemahan secara mingguan. Data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan membuat pelaku pasar mengurangi taruhan terhadap kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat.

Data lain juga menunjukkan perekonomian AS masih cukup kuat, terutama dari kondisi pasar tenaga kerja yang stabil. Meski demikian, ekonom memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan ini setelah inflasi konsumen AS melandai pada Juni.

Namun, pejabat The Fed masih berhati-hati karena perbaikan inflasi baru terlihat dalam satu bulan, setelah sebelumnya bergerak naik selama beberapa bulan. Wakil Ketua The Fed Philip Jefferson bahkan membuka peluang kenaikan suku bunga apabila inflasi tidak menunjukkan perbaikan dalam waktu dekat.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Juli kini berada di level 11%, turun dari 25% pada pekan lalu. Pasar juga memperkirakan kenaikan suku bunga sekitar 26 basis poin hingga Desember, lebih rendah dibandingkan 44 basis poin pada awal pekan ini.

Sentimen pasar turut dibayangi kembali memanasnya konflik antara Iran dan AS. Kedua negara saling meningkatkan serangan dalam sepekan terakhir hingga membuat kesepakatan gencatan senjata bulan lalu nyaris runtuh.

Eskalasi tersebut mendorong permintaan terhadap aset aman, termasuk dolar AS, sekaligus membawa harga minyak mendekati posisi tertinggi dalam satu bulan. Pelaku pasar juga menanti pidato Presiden AS Donald Trump yang berpotensi memberikan petunjuk baru mengenai arah konflik tersebut.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Pengamat Sebut AS dan Israel ‘Dipermalukan’

    Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Pengamat Sebut AS dan Israel ‘Dipermalukan’

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran menuai sorotan dari berbagai pihak. Sejumlah pengamat menilai keputusan tersebut justru menjadi pukulan bagi Amerika Serikat dan Israel. Majelis Ahli Iran secara resmi menunjuk Mojtaba Khamenei untuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, pada Senin (9/3/2026). Penunjukan ini dilakukan lebih dari sepekan setelah Ali Khamenei tewas […]

  • Apa Itu Rebalancing MSCI? Ini Penyebab Pasar Saham Bisa Bergejolak

    Apa Itu Rebalancing MSCI? Ini Penyebab Pasar Saham Bisa Bergejolak

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Istilah rebalancing kerap muncul setiap kali MSCI mengumumkan perubahan indeksnya. Bagi pelaku pasar, momen ini sering kali menjadi pemicu pergerakan tajam di bursa saham. MSCI merupakan lembaga penyedia indeks global yang digunakan investor untuk mengukur kinerja pasar saham di berbagai negara, termasuk Indonesia. Indeks tersebut menjadi acuan bagi banyak dana investasi internasional dalam […]

  • Bos Nvidia: AI Akan Gantikan Manusia, tapi Ciptakan Banyak Pekerjaan Baru

    Bos Nvidia: AI Akan Gantikan Manusia, tapi Ciptakan Banyak Pekerjaan Baru

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini makin jadi sorotan karena kemampuannya yang luar biasa dalam membantu pekerjaan manusia. Tapi di balik kemajuan itu, muncul kekhawatiran: apakah AI akan mengambil alih pekerjaan manusia? CEO Nvidia, Jensen Huang, punya pandangan menarik soal ini. Dalam wawancara bersama CNN, Huang mengatakan bahwa dirinya 100 persen […]

  • Apakah Asam Lambung Bisa Sembuh Sendiri? Simak Penjelasanya 

    Apakah Asam Lambung Bisa Sembuh Sendiri? Simak Penjelasanya 

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banyak orang bertanya, apakah asam lambung bisa sembuh sendiri dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pulih sepenuhnya. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Gastroesophageal Reflux Disease, yakni gangguan ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa tidak nyaman di dada atau ulu hati. Secara umum, asam lambung memang dapat membaik […]

  • Harga Minyak Dunia Turun 4,7 Persen ke US,83, Dipicu Harapan Damai AS-Iran

    Harga Minyak Dunia Turun 4,7 Persen ke US$98,83, Dipicu Harapan Damai AS-Iran

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia anjlok tajam pada perdagangan Senin (25/5/2026), dipicu meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Mengutip laporan Reuters, harga minyak mentah Brent turun sebesar US$4,71 atau 4,55 persen menjadi US$98,83 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga merosot US$4,57 atau 4,73 persen […]

  • Harga Minyak Dunia Melonjak, Investor Bidik Potensi Perundingan AS-China

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Investor Bidik Potensi Perundingan AS-China

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia berhasil rebound setelah mencapai level terendah dalam lima bulan pada sesi sebelumnya. Harga minyak naik lantaran investor berharap potensi perundingan antara AS dan China dapat meredakan ketegangan perdagangan antara dua negara dengan ekonomi dan konsumen minyak terbesar di dunia. Senin (13/10/2025) pukul 14.00 WIB, harga minyak mentah jenis Brent untuk […]

expand_less