Sabtu, 16 Mei 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank Bersiap, Nasabah Diprediksi Rajin Menabung Hingga Akhir 2025

Bank Bersiap, Nasabah Diprediksi Rajin Menabung Hingga Akhir 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Di tengah stabilnya daya beli masyarakat dan inflasi yang terjaga, perbankan melihat peluang baru menjelang akhir tahun. Harapannya, nasabah akan semakin rajin menabung, memberi angin segar bagi kinerja penghimpunan dana murah (CASA) hingga tutup tahun 2025. Optimisme ini diperkuat oleh survei Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menyebutkan bahwa saat ini hingga tiga bulan mendatang merupakan waktu tepat untuk menabung. Indeks Waktu Menabung (IWM) dalam survei meningkat menjadi 26,1% pada September 2025, naik dari 24,5% pada Agustus 2025.

Selain itu, persentase responden yang menilai tiga bulan ke depan adalah waktu yang tepat untuk menabung juga naik menjadi 35,8%, dari sebelumnya 31,6%.

“Niat menabung konsumen masih terjaga, baik untuk saat ini maupun tiga bulan ke depan,” ujar Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono, belum lama ini.

Temuan ini menjadi kabar baik bagi sektor perbankan, mengingat tabungan merupakan sumber dana murah yang tengah diincar bank. Namun, pertumbuhan tabungan nasional per Agustus 2025 hanya mencapai 5,5% YoY, melambat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 6,1% YoY.

Head of Deposit Product Management Bank Mandiri, Mega Ekaputri Pujianto, menuturkan pihaknya optimistis aktivitas menabung akan meningkat di kuartal IV-2025, seiring dengan momentum musiman seperti penerimaan bonus akhir tahun dan THR.

“Momentum tersebut diperkirakan akan mendorong kenaikan dana pihak ketiga, khususnya tabungan, yang secara historis tumbuh sekitar 4% dibandingkan kuartal sebelumnya,” jelas Mega kepada Kontan, Senin (6/10).

Per Agustus 2025, total tabungan yang dihimpun Bank Mandiri mencapai Rp 505,26 triliun, naik dari Rp 475,63 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

“Stabilnya daya beli masyarakat serta inflasi yang terjaga di kisaran 3% juga menjadi faktor pendukung yang memperkuat optimisme tersebut,” tambahnya.

Meski demikian, Mega mencermati bahwa peningkatan konsumsi masyarakat menjelang akhir tahun bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pertumbuhan tabungan. Untuk menyeimbangkan hal ini, Bank Mandiri memperkuat strategi akuisisi nasabah baru serta mendorong transaksi digital melalui aplikasi Livin’ by Mandiri yang kini memiliki lebih dari 34 juta pengguna aktif.

“Dengan dukungan digitalisasi dan program loyalti yang berkelanjutan, Bank Mandiri optimistis pertumbuhan tabungan akan tetap positif hingga akhir tahun, di kisaran 5%,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur KB Bank, Robby Mondong, mengatakan pihaknya juga terus berupaya memperbesar porsi dana murah, di mana tabungan menjadi salah satu komponen utama. KB Bank mengoptimalkan potensi tabungan dari payroll nasabah korporasi, khususnya perusahaan Korea Selatan yang menjadi bagian dari ekosistem bisnisnya.

“Ini juga suatu ekosistem baik, antara perusahaan maupun individual-individual yang bekerja di Indonesia,” ujarnya.

Dengan potensi masyarakat yang semakin rajin menabung dan strategi digitalisasi yang makin kuat, perbankan menatap sisa tahun 2025 dengan nada optimis berharap dana murah kembali mengalir deras hingga akhir tahun.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tercatat tidak bergerak terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (3/12/2025). Rupiah dibuka stagnan sehingga tetap di angka Rp16.625, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp16.625 per dolar AS. Berbeda dengan rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand menguat […]

  • Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers Sepekan 10–14 November 2025, IHSG Terkoreksi 0,29%

    Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers Sepekan 10–14 November 2025, IHSG Terkoreksi 0,29%

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pelemahan sepanjang pekan perdagangan 10–14 November 2025. Meski investor asing kembali melakukan aksi beli, tekanan jual di sejumlah sektor membuat IHSG terkoreksi 0,29% ke level 8.370,43. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak pada kisaran level tertinggi 8.478,14 dan terendah 8.339,39 selama sepekan. Adapun kapitalisasi pasar […]

  • Boston Celtics Raih Kemenangan Perdana Musim Ini, Bungkam Pelicans 122–90

    Boston Celtics Raih Kemenangan Perdana Musim Ini, Bungkam Pelicans 122–90

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Boston Celtics akhirnya mencatat kemenangan perdana di musim NBA 2025/2026 setelah menundukkan New Orleans Pelicans dengan skor meyakinkan 122–90 di Smoothie King Center, Selasa (28/10) waktu Indonesia. Kemenangan ini menjadi pelipur lara bagi Celtics setelah sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun di awal musim. Performa agresif dan ketajaman tembakan jarak jauh menjadi faktor utama […]

  • Transaksi QRIS di Bank Muamalat Tumbuh 89,37 Persen

    Transaksi QRIS di Bank Muamalat Tumbuh 89,37 Persen

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat, jumlah transaksi melalui QRIS di aplikasi mobile banking Muamalat DIN per November 2025 tercatat lebih dari 5 juta atau tumbuh sekitar 89,37 persen secara tahunan (year on year/yoy). Lonjakan tersebut juga diikuti dengan kenaikan volume transaksi pada periode yang sama yaitu sebesar 71,06 persen (yoy). Direktur Bank […]

  • Bulog Siapkan Skema Tunjangan Beras untuk ASN hingga TNI-Polri

    Bulog Siapkan Skema Tunjangan Beras untuk ASN hingga TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog tengah menyiapkan proposal terkait usulan pemberian tunjangan beras bagi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, dan Polri. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembahasan program dukungan pangan yang dirancang pemerintah. Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita mengatakan proposal yang disusun saat ini berkaitan dengan kesiapan anggaran yang nantinya akan dialokasikan pemerintah […]

  • Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pembiayaan pengadaan kendaraan operasional tersebut bersumber dari pinjaman perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). “Jadi Kopdes Merah Putih meminjam […]

expand_less