Jumat, 19 Jun 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pembiayaan pengadaan kendaraan operasional tersebut bersumber dari pinjaman perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Jadi Kopdes Merah Putih meminjam uang dari Bank Himbara,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta.

Menurut dia, pemerintah melalui Kementerian Keuangan hanya akan membayarkan cicilan pinjaman tersebut sekitar Rp 40 triliun per tahun selama enam tahun ke depan.

Purbaya menjelaskan, pembayaran cicilan dilakukan dengan mengalihkan sebagian dana desa yang memang telah dialokasikan setiap tahun dalam APBN. Dengan skema tersebut, ia menilai tidak ada tambahan risiko fiskal.

“Risikonya clear, tidak ada tambahan risiko fiskal. Karena setiap tahun pun sebagian uangnya dipindahkan dari dana desa. Jadi belanjanya tetap ada, hanya cara belanjanya yang berubah,” katanya.

Ia menegaskan, skema ini tidak menambah beban baru terhadap keuangan negara, melainkan hanya mengubah mekanisme penggunaan anggaran yang sudah tersedia.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengungkapkan bahwa nilai rencana impor 105.000 unit pikap dan truk tersebut mencapai Rp 24,66 triliun.

Armada yang akan didatangkan terdiri atas 35.000 unit pikap 4×4 dari Mahindra & Mahindra, 35.000 unit pikap 4×4, serta 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors. Kendaraan tersebut direncanakan untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih di berbagai daerah, khususnya dalam distribusi logistik dan penguatan aktivitas ekonomi desa.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji PNS 2026 Terbaru, Ini Besaran Lengkap dari Golongan I hingga IV

    Gaji PNS 2026 Terbaru, Ini Besaran Lengkap dari Golongan I hingga IV

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Besaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditentukan berdasarkan golongan dan masa kerja. Semakin tinggi golongan serta lama masa kerja, semakin besar pula gaji pokok yang diterima setiap bulan. Mengacu pada ketentuan terbaru, berikut rincian kisaran gaji pokok PNS berdasarkan golongan: Golongan I (Lulusan SD–SMP) Golongan Ia: Rp1.560.800 – Rp2.335.800 Golongan Ib: Rp1.704.500 – […]

  • Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raksasa makanan dan minuman global Nestlé SA akan memangkas 16.000 karyawan di seluruh dunia sebagai bagian dari strategi efisiensi biaya di bawah kepemimpinan CEO barunya, Philipp Navratil. Langkah ini menjadi upaya perusahaan untuk memangkas pengeluaran dan mengembalikan kepercayaan investor. Navratil menyebutkan bahwa target penghematan biaya perusahaan dinaikkan menjadi 3 miliar franc Swiss (setara […]

  • Kereta Cepat Jakarta Bandung

    Soal Utang Kereta Cepat, Menkeu: Untungnya ke Dia, Susahnya ke Kita

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh terus mengemuka. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan bahwa utang tersebut tak bakal ditanggung APBN. Diberitakan Tempo.co, menurut Purbaya Danantara, sebagai lembaga pengelola perusahaan-perusahaan BUMN, sudah mengambil lebih dari Rp 80 triliun dividen BUMN. Seharusnya, kata Menkeu, Danantara menyelesaikan permasalahan dari dividen tersebut. Menurut […]

  • Petani India Tertekan, Impor Kedelai dan Jagung GM AS Picu Kekhawatiran

    Petani India Tertekan, Impor Kedelai dan Jagung GM AS Picu Kekhawatiran

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Petani kedelai di negara bagian Madhya Pradesh, India tengah, mengaku kecewa dengan hasil panen musim ini. Lahan subur seluas lebih dari 3 hektare (7,4 acre) hanya menghasilkan 9.000 kg kedelai, atau sekitar seperlima dari produksi yang seharusnya. Akibat hujan berlebihan yang merusak tanaman. Sementara itu, harga jagung yang ditanam di dekat kedelai justru […]

  • Bos Nuklir Rusia Rosatom Temui Prabowo, Bahas Kerja Sama PLTN dan Energi Nuklir di Indonesia

    Bos Nuklir Rusia Rosatom Temui Prabowo, Bahas Kerja Sama PLTN dan Energi Nuklir di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Rosatom State Corporation, Alexey Likhachev, bertemu Presiden RI Prabowo Subianto pada Selasa, 12 Mei 2026. Pertemuan itu membahas peluang kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah agenda strategis, mulai dari pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), pengembangan reaktor modular kecil (small modular reactor/SMR), […]

  • Cek! Harga Emas Antam Merosot Tajam Hari Ini

    Cek! Harga Emas Antam Merosot Tajam Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam ambles lagi. Sekarang ini harga emas Antam dibanderol Rp3.021.000 per gram.‎ Lebih murah dari sebelumnya. Mengutip dari laman Logam Mulia, Jumat (13/3/2026), emas Antam turun snigfikan sebesar Rp21.000 dari semula Rp3.042.000 menjadi Rp3.021.000 per gram.‎ Begitu pula harga beli kembali (buyback) emas Antam juga anjlok Rp21.000 menjadi Rp 2.783.000 per […]

expand_less