Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pembiayaan pengadaan kendaraan operasional tersebut bersumber dari pinjaman perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Jadi Kopdes Merah Putih meminjam uang dari Bank Himbara,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta.

Menurut dia, pemerintah melalui Kementerian Keuangan hanya akan membayarkan cicilan pinjaman tersebut sekitar Rp 40 triliun per tahun selama enam tahun ke depan.

Purbaya menjelaskan, pembayaran cicilan dilakukan dengan mengalihkan sebagian dana desa yang memang telah dialokasikan setiap tahun dalam APBN. Dengan skema tersebut, ia menilai tidak ada tambahan risiko fiskal.

“Risikonya clear, tidak ada tambahan risiko fiskal. Karena setiap tahun pun sebagian uangnya dipindahkan dari dana desa. Jadi belanjanya tetap ada, hanya cara belanjanya yang berubah,” katanya.

Ia menegaskan, skema ini tidak menambah beban baru terhadap keuangan negara, melainkan hanya mengubah mekanisme penggunaan anggaran yang sudah tersedia.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengungkapkan bahwa nilai rencana impor 105.000 unit pikap dan truk tersebut mencapai Rp 24,66 triliun.

Armada yang akan didatangkan terdiri atas 35.000 unit pikap 4×4 dari Mahindra & Mahindra, 35.000 unit pikap 4×4, serta 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors. Kendaraan tersebut direncanakan untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih di berbagai daerah, khususnya dalam distribusi logistik dan penguatan aktivitas ekonomi desa.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • WIKA Rugi Rp3,21 Triliun pada Q3 2025, Anggaran Infrastruktur Turun Jadi Sorotan

    WIKA Rugi Rp3,21 Triliun pada Q3 2025, Anggaran Infrastruktur Turun Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Wijaya Karya (WIKA) mencatat kerugian Rp3,21 triliun pada kuartal III/2025, berbalik dari laba Rp741 miliar di periode yang sama tahun lalu. Penurunan anggaran infrastruktur nasional menjadi faktor utama merosotnya kinerja perusahaan pelat merah tersebut. Pendapatan WIKA turun tajam 27,5% menjadi Rp9,09 triliun, sehingga laba kotor ikut terkoreksi 28,4%. Direktur Utama WIKA, Agung […]

  • Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

    Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya terhenti pada perdagangan Rabu (24/12/2025). Rupiah dibuka bergerak menguat 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.771 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.787 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi seiring tekanan pada dolar AS yang bergerak melemah dan berada di jalur menuju kinerja tahunan […]

  • Al Haris: Buruh dan Pengusaha Tak Terpisahkan, Kunci Stabilitas Ekonomi Jambi di May Day 2026

    Al Haris: Buruh dan Pengusaha Tak Terpisahkan, Kunci Stabilitas Ekonomi Jambi di May Day 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa hubungan antara pengusaha dan pekerja merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya, kata dia, menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Lapangan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Kamis, 30 April 2026. […]

  • Belum Keluar dari Zona Merah, Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.967 per Dolar AS

    Belum Keluar dari Zona Merah, Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.967 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah belum juga mereda. Pada pembukaan perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi, rupiah kembali anjlok dan masih bertahan di zona merah. Mengutip Antara, mata uang Indonesia dibuka melemah 15 poin atau tergerus 0,08 persen menembus level Rp17.967 per dolar AS. Penutupan sebelumnya, rupiah di posisi Rp17.952 per dolar AS. Analis mata […]

  • OJK Play Button

    OJK Jambi: Industri Keuangan Daerah Tumbuh Stabil, Pasar Modal Naik 64 Persen

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi (OJK Jambi) mencatat kinerja Industri Jasa Keuangan di Provinsi Jambi stabil dan tumbuh positif pada Agustus 2025. Kinerja Sektor Jasa Keuangan (SJK) di Jambi didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, kepercayaan konsumen yang membaik, serta inovasi di berbagai segmen industri jasa keuangan. Pertumbuhan positif di sektor perbankan ditopang oleh […]

  • Perak Antam Anjlok Lagi, Sentuh Rp43.050 per Gram

    Perak Antam Anjlok Lagi, Sentuh Rp43.050 per Gram

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam kembali anjlok pada perdagangan Selasa (23/6/2026). Logam mulia tersebut kini berada di level Rp43.050 per gram. Mengutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam anjlok sebesar Rp150 hingga menjadi Rp43.050 per gram, dari semula Rp43.200 per gram. Meski penurunan tergolong tipis, pelemahan ini tetap menjadi perhatian pelaku pasar […]

expand_less