Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Promosikan Indonesia Kemenpar Gandeng GIPI di Ajang MICE Global

Promosikan Indonesia Kemenpar Gandeng GIPI di Ajang MICE Global

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berupaya meningkatkan citra Indonesia di mata dunia sebagai salah satu destinasi utama wisata dan kegiatan MICE (meetings, incentives, conferences, exhibitions). Untuk itu upaya yang akan dilakukan diantaranya melalui kolaborasi dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) dalam penyelenggaraan Southeast Asia Business Forum (Seabef) dan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2025.

Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar, Vinsensius Jemadu, menjelaskan bahwa dua forum internasional tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing industri pariwisata Indonesia serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

“Forum ini diharapkan memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi utama MICE dunia dan tentunya memberikan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata,” ujar Vinsensius dalam konferensi pers di Kantor Kemenpar, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2025).

Ditempat terpisah Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi industri event nasional, mulai dari aspek pembiayaan dan investasi, kesenjangan infrastruktur, perizinan dan regulasi, hingga komitmen terhadap keberlanjutan dan inklusivitas.

“Tantangan-tantangan inilah yang menjadi kendala pengembangan industri event. Namun melalui kolaborasi antara pelaku industri, akademisi, dan regulator, kami optimistis dapat menemukan solusi yang berkelanjutan,” tutur Widiyanti.

Kemenpar optimistis target 14,5 hingga 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) hingga akhir 2025 dapat tercapai. Berdasarkan data Januari–Agustus 2025, jumlah wisman telah mencapai sekitar 10 juta kunjungan, naik 10,4% secara tahunan (YoY). Salah satu pendorong utama peningkatan tersebut berasal dari kegiatan MICE dan pergelaran berskala internasional.

Selain itu, Kemenpar menyambut baik Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Ketiga atas UU No.10/2009 tentang Kepariwisataan, yang baru saja disetujui DPR. Regulasi baru ini dinilai akan memperkuat tata kelola industri MICE dan pergelaran di Indonesia. Dengan strategi promosi internasional yang lebih terarah dan dukungan regulasi yang memadai, Kemenpar berharap sektor pariwisata Tanah Air mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Dunia Berpeluang Tembus 4.700 Dolar

    Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Dunia Berpeluang Tembus 4.700 Dolar

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi. Saat ini sudah di level 4.591 dolar AS per troy ounce dan berpeluang melanjutkan penguatan dalam sepekan ke depan. Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuabi mengatakan kenaikan ini dipicu kombinasi faktor politik Amerika Serikat (AS), kebijakan bank sentral, hingga memanasnya tensi geopolitik global. Kenaikan ini […]

  • BNI Jangkau Aceh, Salurkan Seragam Sekolah hingga Fasilitas Trauma Healing

    BNI Jangkau Aceh, Salurkan Seragam Sekolah hingga Fasilitas Trauma Healing

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Bantuan ini merupakan bagian dari program BUMN Peduli Satu Hati untuk Sumatera yang dikoordinasikan Danantara. Dukungan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar serta pemulihan awal masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo […]

  • 3 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspek Masih Dipantau Dinkes

    3 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspek Masih Dipantau Dinkes

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengonfirmasi temuan tiga kasus positif Hantavirus di wilayah ibu kota. Selain itu, terdapat enam kasus suspek yang hingga kini masih dalam pemantauan intensif. Pihak Dinkes menyebutkan, pemantauan terus dilakukan guna memastikan tidak terjadi lonjakan kasus secara signifikan di tengah masyarakat. Upaya ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian […]

  • Rupiah Tergelincir Lagi! Pagi Ini Tembus Rp17.275

    Rupiah Tergelincir Lagi! Pagi Ini Tembus Rp17.275

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan pada awal perdagangan Rabu (29/4/2026). Mata uang Garuda turun 32 poin atau 0,19 persen ke level Rp17.275 per dolar AS. Angka ini lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp17.243 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah masih terasa meski tidak terlalu dalam. Di sisi lain, […]

  • Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

    Ayu Puspita Pemilik WO Madelief Ditahan, Tipu 200 Klien dan Rugikan Rp20 Miliar

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polisi resmi menetapkan Ayu Puspita sebagai tersangka kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer (WO) setelah ratusan pasangan melaporkan kerugian. Total korban disebut mencapai lebih dari 200 orang, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp20 miliar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan Ayu bersama satu tersangka lainnya, berinisial D, sudah ditahan di […]

  • Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tertekan pada perdagangan hari ini, Kamis (13/11/2025). Rupiah dibuka melemah sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.724 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.717 per dolar AS. Selain rupiah, mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS pagi ini. Seperti dolar Taiwan melemah 0,09%, baht Thailand melemah 0,07%, […]

expand_less