Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Beras Premium Naik 10 Persen, BPS Ungkap Kondisi Harga di Penggilingan hingga Eceran

Harga Beras Premium Naik 10 Persen, BPS Ungkap Kondisi Harga di Penggilingan hingga Eceran

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga beras premium di tingkat penggilingan melonjak signifikan sepanjang Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras premium naik 10,02 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan kenaikan harga tersebut terjadi bersamaan dengan peningkatan harga beras pada kualitas lainnya.

Secara keseluruhan, rata-rata harga beras di tingkat penggilingan pada Juli 2026 naik 0,94 persen secara bulanan (month to month/mtm). Jika dibandingkan dengan Juli 2025, harga beras di tingkat penggilingan meningkat 5,11 persen.

“Kalau kita pilah menurut kualitas beras di penggilingan maka untuk beras premium naik sebesar 0,44 persen secara month to month-nya dan naik 10,02 persen secara year on year-nya,” kata Ateng dalam konferensi pers, Senin (3/8/2026).

Sementara itu, harga beras medium di tingkat penggilingan tercatat naik 1,25 persen secara bulanan dan meningkat 3,24 persen secara tahunan. Kenaikan harga tidak hanya terjadi di tingkat penggilingan. BPS juga mencatat adanya tekanan harga beras di tingkat grosir dan konsumen.

Di tingkat grosir, beras mengalami inflasi sebesar 0,61 persen secara bulanan dan 4,11 persen secara tahunan pada Juli 2026.

Sedangkan di tingkat konsumen atau eceran, harga beras mengalami inflasi 0,49 persen secara bulanan dan 3,10 persen secara tahunan.

BPS menegaskan angka tersebut merupakan rata-rata harga beras nasional yang mencakup berbagai kualitas serta seluruh wilayah Indonesia.

Dengan demikian, kenaikan harga beras premium di tingkat penggilingan belum bisa langsung disamakan dengan pergerakan harga beras pada satu jenis atau satu wilayah tertentu.

Di tengah kenaikan harga, BPS memperkirakan produksi beras untuk konsumsi pangan masyarakat sepanjang Januari-September 2026 mencapai 28,71 juta ton. Angka tersebut meningkat sekitar 0,003 juta ton atau 0,01 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Kondisi produksi dan perkembangan harga beras menjadi perhatian karena beras merupakan salah satu komoditas utama yang memengaruhi inflasi pangan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Jambi Targetkan Pengembalian Dana Nasabah Kurang dari 10 Hari

    Bank Jambi Targetkan Pengembalian Dana Nasabah Kurang dari 10 Hari

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Jambi bergerak cepat merespons insiden kehilangan uang nasabah dengan memastikan pengembalian dana ditargetkan rampung dalam waktu kurang dari 10 hari. Proses verifikasi saat ini masih dilakukan untuk menghitung total kerugian secara pasti. Direktur Treasury Bank Jambi, Achmad Nunung, menyatakan pihaknya berkomitmen penuh menyelesaikan persoalan tersebut dan menjaga kepercayaan masyarakat. “Untuk jumlah belum […]

  • Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

    Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja Pasar Modal Indonesia yang solid, berintegritas, dan berdaya tahan sepanjang tahun 2025, meskipun dihadapkan pada dinamika global berupa ketidakpastian kebijakan moneter, tensi geopolitik, tekanan dan sentimen perdagangan pada awal tahun. Ketahanan tersebut tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pertumbuhan kapitalisasi pasar, peningkatan aktivitas transaksi dan […]

  • Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen! PLN Sambut Tahun Ajaran Baru dengan Promo Spesial

    Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen! PLN Sambut Tahun Ajaran Baru dengan Promo Spesial

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar gembira bagi pelanggan PLN. Menyambut Hari Anak Nasional sekaligus dimulainya tahun ajaran baru 2026, PT PLN (Persero) kembali meluncurkan program promo diskon tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya”. Program ini berlangsung mulai 14 Juli hingga 27 Juli 2026. Melalui promo tersebut, masyarakat dapat meningkatkan kapasitas […]

  • Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU Beroperasi 24 Jam

    Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU Beroperasi 24 Jam

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga kelancaran pasokan energi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Salah satunya dengan menyiagakan 1.866 SPBU yang beroperasi selama 24 jam di seluruh Indonesia. VP Retail Business Support PT Pertamina Patra Niaga Beny Harto Wijaya mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen […]

  • Belum Lepas dari Tekanan, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.585

    Belum Lepas dari Tekanan, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.585

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tak berdaya menghadapi dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (11/9/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.585 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 38 poin atau 0,22 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.547 per dolar AS. Di sisi lain, indeks […]

  • PIS Kurangi Emisi Karbon 116 Ribu Ton Sepanjang 2025

    PIS Kurangi Emisi Karbon 116 Ribu Ton Sepanjang 2025

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pengurangan emisi karbon sepanjang 2025. Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini berhasil menekan emisi hingga 116.761 ton setara karbon dioksida (CO2e) melalui berbagai inisiatif pelayaran berkelanjutan. Kontribusi penurunan emisi terbesar berasal dari armada tanker unggulan PIS, di antaranya Pertamina Prime sebesar 37.596 ton […]

expand_less