Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja Pasar Modal Indonesia yang solid, berintegritas, dan berdaya tahan sepanjang tahun 2025, meskipun dihadapkan pada dinamika global berupa ketidakpastian kebijakan moneter, tensi geopolitik, tekanan dan sentimen perdagangan pada awal tahun.

Ketahanan tersebut tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pertumbuhan kapitalisasi pasar, peningkatan aktivitas transaksi dan penghimpunan dana, serta lonjakan jumlah investor domestik, khususnya kalangan generasi muda.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi dalam sambutan pada Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa.

Inarno menambahkan bahwa kinerja positif tersebut merupakan hasil kolaborasi erat OJK, Self-Regulatory Organization (SRO), industri, dan seluruh pemangku kepentingan Pasar Modal Indonesia.

“Pasar Modal Indonesia menunjukkan resiliensi dan daya saing yang semakin menguat. Berbagai tantangan telah menguji ketangguhan dan ketahanan kita dalam mendorong pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan dan memperkokoh pondasi Pasar Modal Indonesia ke depan. Capaian ini tentu tidak terjadi secara kebetulan, tetapi merupakan hasil dari kerja keras, sinergi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di industri pasar modal,” kata Inarno.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, Jajaran Direksi dan Komisaris Self Regulatory Organization, serta perwakilan pimpinan pelaku industri Pasar Modal.

Capaian Kinerja Pasar per 29 Desember 2025

Pada Konferensi Pers Penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2025 Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK Eddy Manindo Harahap menjelaskan kinerja pasar modal hingga 19 Desember 2025.

IHSG tumbuh 22,10 persen ytd dan ditutup pada level 8.644,26, dengan kapitalisasi pasar menembus Rp15.810 triliun atau tumbuh 28,16 persen ytd, melampaui target Roadmap Pasar Modal dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), dengan rasio market cap terhadap PDB 2024 sebesar 71,41 persen. Di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) juga menguat 12,10 persen ytd ke level 440,19.

Industri pengelolaan investasi mencatat dana kelolaan Rp1.039 triliun, tumbuh 24,16 persen ytd. Penghimpunan dana mencapai Rp268,14 triliun dari 210 penawaran umum, termasuk 18 emiten baru saham dan 2 emiten EBUS, melampaui target Rp220 triliun. Sementara penghimpunan dana Securities Crowdfunding (SCF) tercatat Rp1,808 triliun secara akumulatif dari 968 penerbit.

Dari sisi perdagangan karbon, volume transaksi akumulatif sejak 26 September 2023 hingga 29 Desember 2025 mencapai 1,6 juta ton CO2 ekuivalen dengan nilai Rp80,75 miliar, diikuti partisipasi 150 perusahaan dan ketersediaan unit karbon 2,67 juta ton CO2 ekuivalen.

Pertumbuhan investor ritel juga mencatatkan rekor baru. Jumlah SID bertambah 5,34 juta investor baru, sehingga total mencapai 20,2 juta SID, dengan 79 persen didominasi generasi di bawah 40 tahun, menegaskan momentum inklusi dan pendalaman basis investor domestik.

Dalam rangka menjaga integritas pasar, sepanjang 2025 OJK telah melakukan 219 pemeriksaan teknis dan 155 pemeriksaan khusus pada dugaan pelanggaran, dengan 116 kasus terkait transaksi saham. OJK menjatuhkan 120 sanksi administratif kasus pelanggaran, 1.180 sanksi keterlambatan laporan, dan 65 sanksi non-kasus lainnya dengan sanksi berupa 6 pencabutan izin, 6 perintah tertulis, dan 329 peringatan tertulis, dengan total denda administratif Rp123,3 miliar.

Regulasi & Transformasi Bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon 2025
OJK menerbitkan 10 POJK dan enam SEOJK/PADK, termasuk POJK 1/2025 tentang Derivatif Keuangan berbasis Efek sebagai milestone pengawasan derivatif dengan underlying Efek; POJK 9/2025 tentang Dematerialisasi Efek Ekuitas dan Aset Tidak Diklaim; serta POJK 15/2025 terkait pemeringkatan Reksa Dana dan Manajer Investasi berbasis rating/ranking.

OJK juga meluncurkan buku “Mengenal dan Memahami Perdagangan Karbon bagi Sektor Jasa Keuangan” pada 15 Juli 2025 sebagai rujukan industri dan publik dalam memperkuat ekosistem ekonomi hijau. Integrasi layanan dilakukan melalui penyatuan SPRINT OJK dan SPEK KSEI untuk pendaftaran Reksa Dana, mewujudkan proses perizinan yang lebih cepat, akurat, dan terpusat.

Memasuki 2026, OJK menetapkan empat agenda strategis yaitu pendalaman pasar (penguatan supply, demand, dan infrastruktur pengawasan), peningkatan integritas pasar (efektivitas sanksi dan kualitas Emiten), penguatan kelembagaan Perusahaan Efek & Manajer Investasi (ketahanan siber dan pengendalian internal), serta pengembangan keuangan berkelanjutan (perluasan pengguna jasa bursa karbon dan roadmap keberlanjutan 2026–2030).

OJK bersama SRO mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah, industri, dan masyarakat guna mendukung program strategis nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.(*)

  • Penulis: Fitri Amalia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Idul Fitri 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Terpantau Stabil

    Jelang Idul Fitri 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Terpantau Stabil

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 16 Maret 2026, sebagian besar komoditas sembako tidak mengalami lonjakan harga signifikan. Stabilnya harga bahan pokok ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang mulai […]

  • Harga Perak Antam Anjlok, Warga Jambi Bisa Manfaatkan Momentum

    Harga Perak Antam Anjlok, Warga Jambi Bisa Manfaatkan Momentum

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar bagi warga Jambi yang ingin membeli perak produksi Antam hari ini. Harga logam mulia tersebut kembali mengalami penurunan. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia pada Senin (27/4/2026), harga perak murni Antam ambles Rp350 menjadi Rp48.350 per gram. Penurunan ini turut memengaruhi harga berbagai varian produk perak Antam. Diketahui, Antam […]

  • BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, […]

  • Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Turun

    Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Turun

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Pegadaian hari ini, Kamis (26/2/2026), terpantau mengalami penurunan. Emas batangan produksi UBS dan Galeri24 kompak melemah dibandingkan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan laman resmi Pegadaian, harga emas UBS turun Rp 17.000 menjadi Rp 3.082.000 per gram dari sebelumnya Rp 3.099.000. Sementara itu, emas Galeri24 terkoreksi lebih dalam, yakni Rp 28.000 menjadi Rp 3.057.000 […]

  • Bursa Asia Melemah, Kekhawatiran Biaya AI Tekan Saham Teknologi Global

    Bursa Asia Melemah, Kekhawatiran Biaya AI Tekan Saham Teknologi Global

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (5/2/2026) seiring meningkatnya kewaspadaan investor terhadap lonjakan biaya investasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang membebani sektor teknologi global. Tekanan terjadi di tengah aksi jual saham teknologi dunia, meski kontrak berjangka Wall Street mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan berkat penguatan saham produsen chip. Indeks MSCI Asia Pasifik […]

  • Blokade Truk Batu Bara di Mestong Berbuah Hasil, Jalan Tanjung Pauh Segera Diperbaiki

    Blokade Truk Batu Bara di Mestong Berbuah Hasil, Jalan Tanjung Pauh Segera Diperbaiki

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aksi pemblokiran angkutan batu bara yang dilakukan warga Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, mulai membuahkan hasil. Sehari setelah ratusan warga menghentikan truk batu bara yang melintas di ruas Jalan KM 36 hingga KM 40, pemerintah bersama berbagai pihak menggelar musyawarah untuk mencari solusi atas kerusakan jalan yang selama ini menjadi […]

expand_less