Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Reli Saham Grup Bakrie Menguat, Investor Kembali Serbu 7 Samurai

Reli Saham Grup Bakrie Menguat, Investor Kembali Serbu 7 Samurai

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Saham-saham Grup Bakrie kembali mencuri perhatian sepanjang 2025. Deretan saham warisan “Tujuh Samurai” seperti BUMI, ENRG, DEWA, BRMS, BNBR, hingga ELTY mencatat lonjakan signifikan, meski sejumlah laporan keuangan menunjukkan tren penurunan kinerja. Meningkatnya minat investor terhadap saham Grup Bakrie dipicu sentimen positif dari kenaikan harga komoditas, aksi korporasi sejumlah entitas, serta masuknya beberapa saham Bakrie ke indeks-indeks utama Bursa Efek Indonesia.

Head of Research MNC Sekuritas Purwoko Sartono menjelaskan bahwa kenaikan saham-saham Bakrie terjadi di tengah kinerja keuangan yang belum semuanya membaik.

“Kalau dari kinerjanya sih beberapa yang membaik dan beberapa tidak ada perubahan, alias masih rugi,” ujarnya.

Di sisi lain, Research Analyst BCA Sekuritas William Gong menilai saham-saham tersebut mendapatkan dorongan tambahan dari perubahan komposisi indeks.

“Ada sentiment di beberapa index-index yang adjust, seperti MSCI dan lainnya,” jelas William.

Salah satu pendorong kuat reli ini adalah masuknya BRMS ke daftar MSCI Global Micro Cap Index, yang memicu minat investor institusi. Sementara itu, BUMI mencatat lonjakan harga berkat masuk ke tiga indeks sekaligus, yaitu IDX30, LQ45, dan Indeks Bisnis-27.

Meski demikian, sebagian saham Bakrie masih berada di kelas FCA dan diperdagangkan di bawah Rp50 seperti ELTY dan UNSP. Namun pergerakan agresif pada saham-saham lainnya membuat grup ini kembali menjadi fenomena pasar modal di 2025.

Para analis menilai bahwa kenaikan saham Bakrie tahun ini lebih dipengaruhi faktor teknikal, momentum indeks, serta spekulasi pasar dibanding fundamental. Reli ini juga menandai kembalinya minat investor terhadap “7 Samurai”  sebutan lama untuk saham-saham Bakrie yang sempat mendominasi pasar di era 2000-an.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Regulasi Ketat Bikin Orang Kaya China Hengkang dari Singapura

    Regulasi Ketat Bikin Orang Kaya China Hengkang dari Singapura

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gelombang orang kaya asal China dilaporkan mulai meninggalkan Singapura. Negara yang sebelumnya menjadi tujuan favorit para taipan dan keluarga superkaya dari daratan China kini tidak lagi dianggap sebagai “surga aman” setelah pemerintah memperketat regulasi keuangan dan pengawasan kekayaan. Mengutip CNBC, Minggu (16/11/2025), tren ini membalikkan arus besar sejak 2019 ketika banyak konglomerat China […]

  • BGN Atur Bahan Baku MBG Jelang Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

    BGN Atur Bahan Baku MBG Jelang Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk mengatur bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang Ramadhan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat saat bulan puasa. Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, koordinasi dilakukan antara lain dengan Kementerian Pertanian guna menentukan jenis […]

  • Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

    Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia kian memainkan peran strategis di pasar pupuk global. Di tengah krisis pasokan dan lonjakan harga dunia, pupuk urea produksi dalam negeri menjadi incaran sejumlah negara. Kondisi geopolitik global, termasuk terganggunya jalur distribusi internasional, mendorong kenaikan harga urea secara signifikan. Pada awal April 2026, harga urea tercatat mencapai sekitar 690 dolar AS hingga […]

  • MRT Jakarta Sulap Blok M Jadi Pusat ASEAN, Tuhiyat: Kami Siap Gaet Investor

    MRT Jakarta Sulap Blok M Jadi Pusat ASEAN, Tuhiyat: Kami Siap Gaet Investor

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT MRT Jakarta berencana menyulap kawasan Blok M Hub menjadi kawasan modern berkelas internasional. Proyek ambisius ini disebut akan menjadi Markas Besar ASEAN yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal ibu kota. Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Blok M. […]

  • Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah yang bergerak mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS memberikan dampak yang beragam terhadap pasar saham Indonesia. Di tengah tekanan mata uang, sejumlah sektor justru diuntungkan, sementara sektor lainnya menghadapi kenaikan biaya dan tekanan margin. Head of Research RHB Sekuritas Andrey Wijaya menilai prospek pasar saham Indonesia pada 2026 […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar dan Angso Duo Jambi Stabil, Cabe Rawit Hijau Naik 23 Persen

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar dan Angso Duo Jambi Stabil, Cabe Rawit Hijau Naik 23 Persen

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di dua pasar utama Kota Jambi, yaitu Pasar Rakyat Talang Banjar dan Pasar Angso Duo, terpantau relatif stabil pada pekan pertama November 2025. Berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar harga sembako tidak mengalami perubahan berarti, meskipun ada beberapa komoditas yang menunjukkan kenaikan dan penurunan […]

expand_less