Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Regulasi Ketat Bikin Orang Kaya China Hengkang dari Singapura

Regulasi Ketat Bikin Orang Kaya China Hengkang dari Singapura

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gelombang orang kaya asal China dilaporkan mulai meninggalkan Singapura. Negara yang sebelumnya menjadi tujuan favorit para taipan dan keluarga superkaya dari daratan China kini tidak lagi dianggap sebagai “surga aman” setelah pemerintah memperketat regulasi keuangan dan pengawasan kekayaan.

Mengutip CNBC, Minggu (16/11/2025), tren ini membalikkan arus besar sejak 2019 ketika banyak konglomerat China memilih Singapura menyusul protes prodemokrasi di Hong Kong dan penerapan Undang-Undang Keamanan Nasional. Stabilitas politik, lingkungan hukum yang kuat, serta bahasa yang familiar pernah menjadikan Singapura tempat ideal. Namun dalam dua tahun terakhir, daya tarik tersebut perlahan memudar.

Dampak Skandal Pencucian Uang Fujian

Perubahan sikap pemerintah Singapura dimulai setelah skandal pencucian uang senilai SGD 3 miliar pada 2023 dikenal sebagai “kasus Fujian”. Pemerintah memperketat pemeriksaan nasabah, penutupan rekening mencurigakan, hingga penyaringan dokumen KYC secara masif.

“Ketika berita Fujian tersiar, banyak orang Tionghoa kaya ini pergi. Hampir semuanya pindah ke Hong Kong, Timur Tengah, atau Jepang,” ujar Ryan Lin, Direktur Bayfront Law di Singapura.

Lin menyebut permintaan pendirian family office dari warga China kini turun hingga 50% dibanding 2022.

Aturan Kripto Membuat Eksodus Makin Besar

Pengetatan semakin terasa pada 2025 ketika Singapura mewajibkan seluruh platform yang menawarkan produk kripto dan tokenisasi—bahkan kepada klien luar negeri untuk mengantongi lisensi lokal.

MAS (Otoritas Moneter Singapura) juga menetapkan aturan baru seperti:

  • Modal minimum SGD 250.000
  • Biaya kepatuhan tinggi
  • Persyaratan AML lebih ketat
  • Selektivitas ekstrem dalam pemberian lisensi

“Aturan ini menjadi titik balik. Pengusaha kripto asal China kini memilih hengkang. Kesabaran saya sudah habis,” ujar Lin.

Pemeriksaan KYC Kian Ketat

Akibat regulasi baru, banyak rekening milik warga China yang ditutup secara tiba-tiba oleh bank Singapura. Pemeriksaan KYC dilakukan berlapis, membuat sejumlah investor merasa tidak lagi ‘disambut’.

Fenomena ini menunjukkan perubahan besar dalam kebijakan keuangan Singapura, yang kini lebih ketat dan berorientasi pencegahan risiko, sekaligus mendorong arus kekayaan China untuk mencari tujuan baru di kawasan Asia dan Timur Tengah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Terpukul, Segini Nilainya Pagi Ini

    Rupiah Terpukul, Segini Nilainya Pagi Ini

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah. Pada perdagangan pagi ini, Selasa (24/2/2026), rupiah bergerak melemah 33 poin atau 0,20 persen menjadi Rp16.835 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.802 per dolar AS. Pelemahan terjadi seiring penguatan dolar AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang memicu sikap risk-off di pasar global. Pelemahan mata […]

  • Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

    Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah langkah pemerintah melakukan nasionalisasi kebun sawit ilegal, pelaku usaha dan petani sawit meminta kepastian hukum agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang merugikan masyarakat. Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) menilai penertiban lahan sawit ilegal perlu disertai mekanisme hukum yang jelas, transparan, dan membuka ruang dialog antara pemerintah […]

  • Harga Sembako Jambi Naik di Pekan Pertama Ramadan, Program MBG Ikut Serap Pasokan

    Harga Sembako Jambi Naik di Pekan Pertama Ramadan, Program MBG Ikut Serap Pasokan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Kota Jambi tercatat mengalami kenaikan pada pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah. Kenaikan terjadi pada hampir seluruh komoditas utama, mulai dari beras, gula, minyak goreng, daging ayam, telur, hingga cabai. Pantauan di Pasar Angso Duo menunjukkan harga beras medium kini berada di kisaran Rp 16.000 per kilogram. Gula pasir […]

  • Sekda Jabar Siap Mundur Jika Ngibul soal Dana Rp 4,1 Triliun Mengendap di Bank

    Sekda Jabar Siap Mundur Jika Ngibul soal Dana Rp 4,1 Triliun Mengendap di Bank

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan siap mengundurkan diri jika terbukti berbohong terkait informasi dana Rp 4,1 triliun milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang disebut masih mengendap di bank. Pernyataan tegas itu disampaikan langsung di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dalam perjalanan menuju Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Momen […]

  • Investor Norwegia Tolak Rencana Tesla Beri Gaji Fantastis ke Elon Musk

    Investor Norwegia Tolak Rencana Tesla Beri Gaji Fantastis ke Elon Musk

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Tesla memberikan gaji superbesar kepada CEO-nya, Elon Musk, menuai pro dan kontra di kalangan investor. Salah satu yang menolak secara terbuka adalah Dana Kekayaan Negara Norwegia (Norges Bank Investment Management/NBIM), salah satu pemegang saham institusional terbesar Tesla. NBIM menyatakan akan menolak proposal kompensasi baru bagi Elon Musk yang nilainya bisa mencapai USD […]

  • Migas

    Blok Migas di Muara Tembesi Dilelang, Potensinya Paling Kecil

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Satu dari 9 blok migas atau wilayah kerja (WK) yang dilelang pemerintah adalah WK Muara Tembesi. Dari 9 WK itu, potensi minyak di WK Muara Tembesi yang terkecil. Untuk diketahui, Jumat (24/10) Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengungkapkan perusahaan migas asal Inggris, […]

expand_less