Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Di tengah langkah pemerintah melakukan nasionalisasi kebun sawit ilegal, pelaku usaha dan petani sawit meminta kepastian hukum agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang merugikan masyarakat.

Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) menilai penertiban lahan sawit ilegal perlu disertai mekanisme hukum yang jelas, transparan, dan membuka ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Ketua POPSI, Mansuetus Darto, mengatakan bahwa komunikasi dua arah menjadi kunci agar kebijakan berjalan adil dan akuntabel.

“Ruang dialog dan penyandingan data antara pemerintah dan masyarakat akan membantu memastikan kebijakan berjalan adil dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Darto, Selasa (30/12/2025).

Menurut dia, dalam proses penyitaan dan pengenaan sanksi terhadap kebun sawit ilegal, pemerintah perlu menyediakan mekanisme keberatan yang jelas bagi petani dan pelaku usaha. Hal ini penting agar pelaksanaan kebijakan sesuai dengan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 20 Tahun 2025 dapat berjalan optimal dan melibatkan partisipasi publik.

Darto menekankan bahwa kepastian hukum merupakan fondasi utama untuk menjaga iklim usaha sawit nasional. Ia mendorong pemerintah menyusun peta jalan penataan sawit yang komprehensif dan mudah dipahami, terutama bagi petani kecil.

Selain itu, perhatian khusus perlu diberikan kepada petani kecil dan masyarakat hukum adat agar penertiban tidak memicu persoalan sosial baru. Pendekatan legalisasi berbasis reforma agraria dan perhutanan sosial dinilai dapat menjadi solusi yang menyeimbangkan kepentingan lingkungan dan keberlanjutan ekonomi rakyat.

“Penertiban sawit akan lebih efektif jika petani diposisikan sebagai bagian dari solusi, bukan sekadar objek kebijakan,” kata Darto.

Ia juga mengingatkan agar penyelesaian status hukum lahan dilakukan secara tuntas sebelum pengelolaan kebun dialihkan kepada pihak lain. Menurutnya, transparansi dan pendekatan dialogis akan membantu membangun kepercayaan petani serta pelaku usaha terhadap kebijakan pemerintah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Kantor Terra Drone Tewaskan Ibu Hamil yang Akan Melahirkan 

    Kebakaran Kantor Terra Drone Tewaskan Ibu Hamil yang Akan Melahirkan 

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran di kantor PT Terra Drone Indonesia, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), menelan sedikitnya 22 korban jiwa. Salah satu korban yang meninggal adalah Novia Nurwana (28), seorang ibu hamil yang rencananya akan melahirkan bulan depan. Identitas Novia dipastikan Tim Disaster Victim Identification (DVI) melalui pemeriksaan sidik jari, data gigi, catatan medis, dan properti […]

  • Yusril Tegaskan WNI Masuk Militer Asing Tak Langsung Kehilangan Status Warga Negara

    Yusril Tegaskan WNI Masuk Militer Asing Tak Langsung Kehilangan Status Warga Negara

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan dinas militer negara asing tidak otomatis kehilangan status kewarganegaraan Republik Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menyusul munculnya pemberitaan terkait sejumlah WNI yang dikabarkan menjadi anggota militer asing. Di antaranya adalah […]

  • Polda NTT Rutin Awasi Keamanan Menu Makan Bergizi Gratis untuk Siswa Sekolah di Kupang

    Polda NTT Rutin Awasi Keamanan Menu Makan Bergizi Gratis untuk Siswa Sekolah di Kupang

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) secara rutin melakukan pengawasan dan pengecekan keamanan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum menu tersebut didistribusikan ke sekolah-sekolah di Kota Kupang. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memastikan makanan yang dikonsumsi anak-anak aman, bergizi, dan memenuhi standar kesehatan. Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol […]

  • Harga Perak Antam Anjlok, Warga Jambi Bisa Manfaatkan Momentum

    Harga Perak Antam Anjlok, Warga Jambi Bisa Manfaatkan Momentum

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar bagi warga Jambi yang ingin membeli perak produksi Antam hari ini. Harga logam mulia tersebut kembali mengalami penurunan. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia pada Senin (27/4/2026), harga perak murni Antam ambles Rp350 menjadi Rp48.350 per gram. Penurunan ini turut memengaruhi harga berbagai varian produk perak Antam. Diketahui, Antam […]

  • Kementerian ATR/BPN Telah Tetapkan Tanah Terlantar 5.114 Hektar

    Kementerian ATR/BPN Telah Tetapkan Tanah Terlantar 5.114 Hektar

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menetapkan tanah telantar dalam satu tahun mencapai 5.114,23 hektar di lima provinsi. Sementara itu, melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Pendayagunaan Tanah Cadangan Umum Negara (TCUN), telah ditetapkan 5.198,13 hektare, di mana 5.006,68 hektare atau 96 persen dialokasikan langsung untuk program Reforma Agraria. “Tanah […]

  • Canon-PT Datascrip Donasikan Printer Melalui Program CSR Mencetak Potensi Negeri

    Canon-PT Datascrip Donasikan Printer Melalui Program CSR Mencetak Potensi Negeri

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam rangka merayakan kerja sama yang ke-49 tahun, PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia, mempertegas komitmennya terhadap kemajuan bangsa melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Mencetak Potensi Negeri”. Pada bulan Agustus dan September 2025, program ini menyalurkan total 588 unit printer Canon Mega Tank G1730 untuk mendukung […]

expand_less