Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Terpukul, Segini Nilainya Pagi Ini

Rupiah Terpukul, Segini Nilainya Pagi Ini

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah. Pada perdagangan pagi ini, Selasa (24/2/2026), rupiah bergerak melemah 33 poin atau 0,20 persen menjadi Rp16.835 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.802 per dolar AS.

Pelemahan terjadi seiring penguatan dolar AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang memicu sikap risk-off di pasar global. Pelemahan mata uang Asia turut membebani pergerakan rupiah di pasar spot.

Pelemahan juga dialami mayoritas mata uang di Asia. Yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,26%. Disusul, won Korea Selatan yang ambles 0,23%.

Selanjutnya ada baht Thailand yang tertekan 0,22% dan peso Filipina terkoreksi 0,19%. Lalu, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,18%.

Berikutnya, dolar Taiwan turun 0,16% dan dolar Singapura melemah tipis 0,08% terhadap the greenback pada pagi ini.

Sementara itu, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,1%. Diikuti, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,006%. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% ke level 97,78.

Dikutip dari Trading View sebagaimana dilansir Investor, sebagian besar mata uang Asia melemah tipis terhadap dolar AS di tengah ketegangan AS–Iran yang masih berlangsung dan berpotensi menekan minat risiko investor.

“Isu yang dapat menyuntikkan volatilitas ke pasar mata uang pekan ini adalah risiko konflik militer antara AS dan Iran,” ujar Samara Hammoud dari CBA dalam sebuah laporan riset.

Hammoud menambahkan, Departemen Luar Negeri AS telah memerintahkan staf non-esensial untuk meninggalkan Kedutaan Besar AS di Beirut, Lebanon, di tengah ekspektasi bahwa Presiden AS Donald Trump dapat memerintahkan serangan terhadap Iran.

USD/KRW naik tipis 0,1% ke level 1.446,13 dan USD/SGD juga menguat 0,1% ke 1,2673, berdasarkan data FactSet.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Jambi Sebar Bantuan Pangan di 11 Kecamatan

    Pemkot Jambi Sebar Bantuan Pangan di 11 Kecamatan

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • 0Komentar

    Wali Kota Jambi Dr. Maulana memastikan stok kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. ​Pemerintah Kota Jambi kini tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah di seluruh wilayah kecamatan. Langkah itu diambil untuk menjaga stabilitas harga, dan menekan laju inflasi daerah. ​“Kita sekarang sedang melakukan Gerakan Pangan Murah, sudah di 11 kecamatan,” ujar Maulana, usai buka […]

  • Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjatuhkan sanksi blacklist terhadap penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinilai melanggar komitmen dan etika sebagai penerima dana publik. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya merespons polemik alumni LPDP yang viral di media sosial. Ia menyayangkan kejadian itu dan memastikan aturan yang berlaku akan ditegakkan […]

  • KLH Segel Kebun & Pabrik Sawit PT TBS di Tapanuli Tengah, Ini Kronologi Lengkapnya

    KLH Segel Kebun & Pabrik Sawit PT TBS di Tapanuli Tengah, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) resmi menyegel kebun dan pabrik sawit PT Tri Bahtera Srikandi (PT TBS) di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Tindakan ini menjadi langkah cepat pemerintah usai banjir besar melanda tiga provinsi di Sumatra pada awal Desember 2025. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, penyegelan dilakukan pada […]

  • Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

    Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mereka yang mengamati pergerakan harga emas dalam setahun terakhir tentu mendapati, betapa cepatnya harga emas beranjak naik. Siapa nyana rilis inflasi 2025 oleh BPS mendapati, emas punya andil dalam angjka inflasi tahunan. Memang, ia tidak seperti komoditas lainnya semisal cabai merah, rokok yang acap menyumbang inflasi. Dua yang disebut terakhir, boleh disebut konsumsi […]

  • BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) mengumumkan kabar penting terkait proyeknya di wilayah Pantai Timur, Nongsa, Batam. Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) telah resmi membatalkan alokasi lahan untuk entitas anak perusahaan, PT Warga Tri Manunggal. Melalui keterbukaan informasi, Direktur HOME, Ardi Syofyan, menjelaskan hal tersebut. Pembatalan itu […]

  • Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah sedang membahas rencana pengenaan bea keluar (export duty) untuk komoditas batu bara yang ditargetkan mulai berlaku pada 2026. Purbaya mengakui kebijakan ini hampir pasti mendapat penolakan dari pelaku usaha. Purbaya belum mengungkap detail tarif maupun mekanisme pungutannya. Namun ia menegaskan bahwa pembahasan sudah berjalan dan implementasinya […]

expand_less