Kamis, 16 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Terpukul, Segini Nilainya Pagi Ini

Rupiah Terpukul, Segini Nilainya Pagi Ini

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah. Pada perdagangan pagi ini, Selasa (24/2/2026), rupiah bergerak melemah 33 poin atau 0,20 persen menjadi Rp16.835 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.802 per dolar AS.

Pelemahan terjadi seiring penguatan dolar AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang memicu sikap risk-off di pasar global. Pelemahan mata uang Asia turut membebani pergerakan rupiah di pasar spot.

Pelemahan juga dialami mayoritas mata uang di Asia. Yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,26%. Disusul, won Korea Selatan yang ambles 0,23%.

Selanjutnya ada baht Thailand yang tertekan 0,22% dan peso Filipina terkoreksi 0,19%. Lalu, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,18%.

Berikutnya, dolar Taiwan turun 0,16% dan dolar Singapura melemah tipis 0,08% terhadap the greenback pada pagi ini.

Sementara itu, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,1%. Diikuti, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,006%. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% ke level 97,78.

Dikutip dari Trading View sebagaimana dilansir Investor, sebagian besar mata uang Asia melemah tipis terhadap dolar AS di tengah ketegangan AS–Iran yang masih berlangsung dan berpotensi menekan minat risiko investor.

“Isu yang dapat menyuntikkan volatilitas ke pasar mata uang pekan ini adalah risiko konflik militer antara AS dan Iran,” ujar Samara Hammoud dari CBA dalam sebuah laporan riset.

Hammoud menambahkan, Departemen Luar Negeri AS telah memerintahkan staf non-esensial untuk meninggalkan Kedutaan Besar AS di Beirut, Lebanon, di tengah ekspektasi bahwa Presiden AS Donald Trump dapat memerintahkan serangan terhadap Iran.

USD/KRW naik tipis 0,1% ke level 1.446,13 dan USD/SGD juga menguat 0,1% ke 1,2673, berdasarkan data FactSet.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Pegadaian Ngegas Lagi! Antam, UBS, dan Galeri24 Melonjak Hari Ini

    Emas Pegadaian Ngegas Lagi! Antam, UBS, dan Galeri24 Melonjak Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual di Pegadaian kembali menunjukkan tren kenaikan pada perdagangan Jumat (22/5/2026). Tiga jenama utama yang dipasarkan, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, sama-sama mengalami penguatan harga dibandingkan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Sahabat Pegadaian, Emas Antam menjadi salah satu yang mencatat kenaikan signifikan. Hari ini, harga emas Antam […]

  • Indonesia dan Turki Sepakat Perluas Kerja Sama Penerbangan, Tambah Rute dan Frekuensi Terbang

    Indonesia dan Turki Sepakat Perluas Kerja Sama Penerbangan, Tambah Rute dan Frekuensi Terbang

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia dan Turki sepakat memperluas kerja sama di sektor penerbangan sipil melalui penambahan rute penerbangan, peningkatan kapasitas angkut penumpang, serta penguatan konektivitas udara untuk mendukung pariwisata, perdagangan, dan peluang ekonomi kedua negara. Kesepakatan ini tercapai dalam konsultasi hubungan udara bilateral antara Indonesia dan Turki yang digelar di Istanbul, Turki, pada 22–23 Oktober 2025. […]

  • Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

    Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memastikan bahwa Danantara Indonesia akan ikut terlibat dalam proyek pengembangan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah Fase 2. Proyek strategis nasional yang menjadi tulang punggung hilirisasi aluminium itu membutuhkan investasi besar, yakni antara USD 700–800 juta atau setara Rp 11,6–13,3 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Direktur […]

  • IHSG Dibuka Loyo ke 8.112 Pagi Ini

    IHSG Dibuka Loyo ke 8.112 Pagi Ini

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada sesi pertama perdagangan Jumat (17/10/2025). IHSG melemah 9,62 poin atau 0,14% ke 8.112,63. Sebanyak 252 saham naik, 144 saham turun dan 201 saham stagnan. Lima indeks sektoral menguat, Sedangkan enam indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku […]

  • Presiden Resmi Tetapkan Biaya Haji 2026, Cek Daftar Lengkapnya Disini!

    Presiden Resmi Tetapkan Biaya Haji 2026, Cek Daftar Lengkapnya Disini!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 34 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji atau BPIH Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan nilai manfaat. Berdasarkan salinan Keppres yang diterima di Jakarta, Jumat, penetapan BPIH ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun […]

  • Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

    Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menyusul lonjakan harga yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Suspensi ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Selasa (25/11/2025), sebagaimana mengacu pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00366/BEI.WAS/11-2025. Langkah penghentian sementara tersebut dilakukan sebagai bagian dari mekanisme cooling down untuk […]

expand_less