Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Dorong Bensin Campur Etanol 10% (E10), Bahlil: Tujuannya Kurangi Impor BBM

Prabowo Dorong Bensin Campur Etanol 10% (E10), Bahlil: Tujuannya Kurangi Impor BBM

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan bensin campuran etanol 10% atau E10 sebagai upaya menekan impor bahan bakar minyak (BBM). Namun, sejumlah pihak mengingatkan agar kebijakan ini disiapkan matang agar tidak membebani keuangan negara. Langkah Presiden Prabowo Subianto menerapkan bensin campur etanol 10% atau E10 disebut bisa menjadi terobosan menuju energi bersih dan kemandirian energi nasional. Namun di balik peluang penghematan impor, muncul kekhawatiran bahwa kebijakan ini justru menambah beban subsidi dan anggaran negara bila tak dirancang secara matang.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya telah mendapat arahan dari Presiden Prabowo untuk menyusun peta jalan (roadmap) penerapan mandatory E10.

“Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatory 10% etanol. Dengan demikian, kita akan campur bensin dengan etanol agar kita tidak impor banyak,” ujar Bahlil di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Meski begitu, Bahlil menegaskan program E10 belum akan diterapkan pada 2026 karena masih perlu persiapan dari sisi bahan baku dan pengolahan.

“Awalnya memang kita bikin ke E10 dulu, tetapi belum di tahun 2026,” tambahnya.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menargetkan pembangunan dua pabrik etanol:

Pabrik etanol berbasis tebu di Merauke, dan pabrik berbasis singkong, yang lokasinya masih dalam kajian.

“Arahan Bapak Presiden sudah jelas untuk kami membangun industri etanol. Butuh waktu dua hingga tiga tahun dari sekarang,” jelas Bahlil.

Sementara itu, praktisi migas Hadi Ismoyo, mantan Sekjen Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI), menilai kebijakan E10 perlu dijalankan dengan transparansi kepada publik.

“Etanol 10% harus berkadar tinggi di atas 99%. Pemerintah juga perlu menjelaskan apakah E10 ini kompatibel dengan mesin kendaraan yang ada,” katanya.

Ia menambahkan, sosialisasi harga E10 juga penting agar masyarakat memahami dampak dan perbedaannya dari BBM biasa.

“Sampai saat ini belum ada formula resmi berapa harga BBM E10 apakah sama atau lebih mahal dari yang biasa,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan ahli bahan bakar dan pembakaran ITB Tri Yuswidjajanto Zaenuri, ia menjelaskan bahwa E10 memiliki kelebihan menurunkan emisi karbon hingga 10%, karena etanol bersifat karbon netral. Namun, energi yang dihasilkan lebih rendah 3% dibanding bensin biasa, sehingga konsumsi bisa sedikit lebih boros.

“Kandungan energinya turun 3%, sehingga konsumsi bensin sedikit lebih boros,” jelas Tri.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Melemah Tipis, Kini Rp16.605 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Tipis, Kini Rp16.605 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis pada Senin (27/10/2025). Rupiah melemah 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.605 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.602 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,11% ke level 98,84. Sementara mata uang di Asia bervariasi, seluruhnya menguat. Di mana, won Korea Selatan menjadi […]

  • Cara Validasi dan Registrasi Massal NIK Pegawai di Portal NPWP 2025, Wajib Diketahui Pemberi Kerja

    Cara Validasi dan Registrasi Massal NIK Pegawai di Portal NPWP 2025, Wajib Diketahui Pemberi Kerja

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan kembali menghadirkan pembaruan besar dalam sistem administrasi perpajakan melalui peluncuran fitur Validasi dan Registrasi Massal NIK Pegawai di Portal NPWP (portalnpwp.pajak.go.id). Fitur ini tersedia dalam Portal NPWP Versi 2.1 yang mulai berlaku pada 2025 sebagai bagian dari integrasi penuh NIK–NPWP menuju sistem Coretax. Pembaruan ini sangat penting […]

  • Harga Perak Antam Naik Rp200 Jadi Rp 27.664 per Gram

    Harga Perak Antam Naik Rp200 Jadi Rp 27.664 per Gram

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada Rabu (12/11/2025) ini. Harganya naik sebesar Rp 200 menjadi Rp 27.664 per gram. Adanya kenaikan tersebut membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram kini dipatok sebesar Rp 8.200.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 9.102.000. […]

  • Strategi Viral: Begini Cara Bikin Konten Edukasi Tetap Laku di Tengah Banjir Gosip

    Strategi Viral: Begini Cara Bikin Konten Edukasi Tetap Laku di Tengah Banjir Gosip

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah derasnya arus informasi dan banjirnya konten viral di media sosial, konten edukatif sering kali tenggelam di antara gosip dan hiburan ringan. Namun, ada cara agar edukasi tetap diminati publik: lewat cerita dan emosi. Hal ini diungkapkan Victoria Wong, Founder Start Your Content Academy, dalam acara Upstream Force: We Are The Energy […]

  • Emas Antam Kembali Terpuruk! Sentuh Rp2,718 Juta per Gram

    Emas Antam Kembali Terpuruk! Sentuh Rp2,718 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali tergerus. Setelah sebelumnya mengalami penurunan, harga logam mulia yang menjadi salah satu pilihan investasi masyarakat itu kembali turun pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Mengutip laman resmi Logam Mulia, hari ini emas Antam dibanderol Rp2.718.000 per gram. Harga tersebut turun Rp5000 dari semula Rp2.723.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya yang […]

  • Turun Dalam! Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,759 Juta per Gram

    Turun Dalam! Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,759 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam turun tajam pada perdagangan Kamis (4/6/2028). Kini, emas Antam menjadi Rp2.759.000 per gram. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp15.000 dari semula Rp2.774.000 menjadi Rp2.759.000 per gram. Tak hanya harga jual, nilai beli kembali atau buyback juga ikut mengalami penurunan. Pada […]

expand_less