Selasa, 7 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Sinyal Waspada! Ketidakpastian Kebijakan Disebut Tekan Rupiah

Sinyal Waspada! Ketidakpastian Kebijakan Disebut Tekan Rupiah

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat pagi (22/5/2026) kembali bergerak di zona merah. Mata uang Garuda tercatat melemah 10 poin atau sekitar 0,06 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan tersebut membuat rupiah berada di level Rp17.677 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp17.667 per dolar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menilai pelemahan rupiah dipengaruhi oleh ketidakpastian kebijakan di dalam negeri yang masih menjadi perhatian pelaku pasar.

“Rupiah terdepresiasi terhadap dolar AS, dipengaruhi oleh ketidakpastian kebijakan domestik,” katanya dikutip dari Antara, Jumat (22/5/2026).

Pergerakan nilai tukar rupiah masih menjadi sorotan pasar seiring berbagai sentimen ekonomi yang berkembang, baik dari dalam negeri maupun faktor eksternal yang turut memengaruhi arah pergerakan mata uang.

Investor disebut mulai mengantisipasi kebijakan baru terkait proses tata kelola ekspor yang akan memusatkan transaksi ekspor untuk beberapa komoditas di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Selain itu, investor turut beralih ke aset lain menjelang pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada bulan Juni mendatang.

Dia menyampaikan bahwa penguatan dolar AS menyusul rilis sejumlah indikator ekonomi AS yang positif.

Melihat dari sisi pasar tenaga kerja, Klaim Pengangguran Awal AS untuk pekan yang berakhir pada 16 Mei 2026 turun menjadi 209 ribu dari 212 ribu, lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 210 ribu, yang mengimplikasikan pasar tenaga kerja AS yang ketat.

Sementara itu, dari sektor riil menunjukkan data Preliminary S&P Global PMI Manufaktur secara tak terduga naik menjadi 55,3 pada Mei 2026 dari 54,5 sebelumnya, melebihi ekspektasi 53,8 dan menandakan ketahanan di sektor manufaktur AS di tengah ketidakpastian global.

Rilis data ini menunjukkan bahwa ekonomi AS tetap tangguh, sehingga mengurangi ekspektasi pelonggaran moneter oleh The Fed.

“Namun, kemudian pada sesi tersebut, penguatan dolar AS tertahan karena optimisme mengenai potensi kesepakatan perdamaian muncul kembali setelah pemerintah Iran menyatakan bahwa proposal terbaru dari AS telah mulai menjembatani kesenjangan antara kedua pihak,” ujar Josua.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan berkisar Rp17.600-Rp17.725 per dolar AS.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • NATO Tembak Jatuh Rudal Iran yang Nyaris Masuk Wilayah Udara Turki

    NATO Tembak Jatuh Rudal Iran yang Nyaris Masuk Wilayah Udara Turki

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sistem pertahanan udara North Atlantic Treaty Organization (NATO) menembak jatuh rudal balistik yang diluncurkan Iran dan bergerak menuju wilayah udara Turki, Rabu, 4 Maret 2026. Kementerian Pertahanan Turki menyatakan rudal itu melintas di atas Irak dan Suriah sebelum dihancurkan sistem pertahanan NATO di kawasan Laut Mediterania bagian timur. Tidak ada laporan korban akibat […]

  • Ekspor Vanili Bali Melonjak Tajam, Tembus Rp28,7 Miliar di Kuartal III 2025

    Ekspor Vanili Bali Melonjak Tajam, Tembus Rp28,7 Miliar di Kuartal III 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHI) Bali mencatat lonjakan signifikan pada ekspor komoditas vanili sepanjang Juli–September 2025. Kepala Balai Karantina Bali Heri Yuwono mengungkapkan, nilai ekspor vanili pada triwulan III mencapai Rp28,7 miliar, naik tajam dibandingkan Rp14 miliar pada triwulan I dan Rp13 miliar pada triwulan […]

  • Impor 105.000 Pikap India 50% Lebih Murah dari Lokal, Ini Perbandingan Harga Hilux dan Triton

    Impor 105.000 Pikap India 50% Lebih Murah dari Lokal, Ini Perbandingan Harga Hilux dan Triton

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara memicu perdebatan di tengah pelaku industri otomotif nasional. Salah satu alasan utama impor tersebut adalah faktor harga yang diklaim jauh lebih murah dibandingkan kendaraan serupa produksi dalam negeri. Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan bahwa perusahaan telah […]

  • Harga Cabai Merah di Pasar Angso Duo Hari Ini Tembus Rp75.000 per Kilogram

    Harga Cabai Merah di Pasar Angso Duo Hari Ini Tembus Rp75.000 per Kilogram

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Selasa (19/5/2026) relatif stabil. Namun, sejumlah komoditas cabai menunjukkan dinamika yang berbeda, dengan cabai merah mengalami penurunan harga, sementara cabai rawit merah justru mengalami kenaikan. Berdasarkan data terbaru, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing berada di angka Rp 32.000 […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam per 9 Juni 2026

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam per 9 Juni 2026

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Selasa (9/6/2026). Berdasarkan data SIHARKO milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan signifikan, meski beberapa jenis cabai menunjukkan fluktuasi harga. Komoditas beras seperti Beras Naruto, Beras Anggur, Beras Belido, dan Beras King masih berada […]

  • Rupiah Menguat Jadi Rp16.710 per Dolar AS Pagi Ini

    Rupiah Menguat Jadi Rp16.710 per Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren positif diperlihatkan rupiah pagi ini. Rupiah dibuka bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan, Jumat (19/12/2025). Rupiah menguat 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.710 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.723 per dolar AS. Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan […]

expand_less