Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Purbaya Bahas Peluang Industri Tekstil dengan AGTI, Sentuh Isu Perizinan dan Thrifting

Purbaya Bahas Peluang Industri Tekstil dengan AGTI, Sentuh Isu Perizinan dan Thrifting

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima kunjungan Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI) di Kementerian Keuangan, Selasa (4/11/2025). Pertemuan ini membahas peta jalan (roadmap) peluang, tantangan, dan ancaman di sektor industri tekstil dan garmen nasional.

Ketua Umum AGTI yang juga Vice CEO PT Pan Brothers Tbk, Anne Patricia Sutanto, menjelaskan bahwa AGTI memaparkan analisa potensi kerja sama dagang internasional, khususnya melalui Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Kedua perjanjian perdagangan ini diharapkan efektif pada akhir 2026 atau awal 2027.

Menurut Anne, pertemuan dengan Purbaya merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi peluang ekspor dan peningkatan lapangan kerja di sektor tekstil nasional. “Dua minggu lagi kami akan bertemu kembali untuk membahas detail peluang yang bisa kita tangkap,” ujarnya.

Selain itu, AGTI menyoroti Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR) yang mencakup ketentuan lingkungan hidup dan Amdal. Anne menilai regulasi ini masih menghadapi kendala dalam implementasi dan berharap Menteri Keuangan dapat membantu menyuarakan penyederhanaan proses perizinan lintas kementerian.

Dalam kesempatan itu, AGTI juga menyampaikan dukungan terhadap penindakan impor pakaian bekas (thrifting) yang melanggar aturan perdagangan. Anne mengapresiasi langkah Purbaya dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam memperketat pengawasan impor pakaian bekas. “Barang yang sudah masuk kepabeanan sebaiknya tidak beredar di pasar lokal karena ada larangan resmi melalui Permendag,” tegasnya.

Namun, AGTI juga mengusulkan agar pakaian bekas tidak langsung dimusnahkan, melainkan didaur ulang. Menurut Anne, bahan seperti polyester dan katun masih dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku tekstil ramah lingkungan. “Industri garmen nasional memerlukan bahan daur ulang agar mampu bersaing secara global,” katanya.

Mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan konsumsi produk fesyen lokal, AGTI berkomitmen memperkuat rantai pasok dari desainer hingga pedagang ritel. “Konektivitas antara supply chain sampai ke retail bisa kita siapkan dengan jelas, karena kita bukan anti-impor, tapi pro industri dalam negeri,” pungkas Anne.

Dengan kolaborasi antara Kementerian Keuangan dan AGTI, diharapkan sektor tekstil dan garmen Indonesia semakin kompetitif, berkelanjutan, dan siap menghadapi era perdagangan bebas global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

    Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi IV DPR RI meminta Perum Bulog memastikan stok beras di gudang tidak disimpan lebih dari enam bulan agar kualitas beras tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen. “Jangan menyimpan beras terlalu lama, apalagi lebih dari satu tahun. Paling lama enam bulan sudah harus berputar lagi,” kata Ketua Komisi IV DPR RI Titiek […]

  • Laba Bersih Gajah Tunggal (GJTL) Turun 20% di Kuartal III/2025 Jadi Rp789,69 Miliar

    Laba Bersih Gajah Tunggal (GJTL) Turun 20% di Kuartal III/2025 Jadi Rp789,69 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL), produsen ban milik Lo Kheng Hong, mencatat penurunan laba bersih 20,12% menjadi Rp789,69 miliar pada kuartal III/2025 dibanding periode sama tahun lalu Rp988,55 miliar. Penurunan ini dipengaruhi oleh penjualan bersih yang turun 2,38% menjadi Rp13,12 triliun dan beban pokok penjualan naik 1,13% menjadi Rp10,62 triliun. Penjualan pihak ketiga […]

  • Naik Rp9.000, Harga Emas Antam Jadinya Segini

    Naik Rp9.000, Harga Emas Antam Jadinya Segini

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali naik sebesar Rp9.000 pada Kamis (27/11/2025). Harga sebelumnya berada di level Rp2.378.000, kini menjadi Rp2.387.000 per gram. Kenaikan yang terjadi ini membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam turut naik Rp2.248.000 per gram serta dijual mulai dari gramasi 0,5 gram hingga 1 kilogram (1.000 […]

  • Menkeu Purbaya Datangi Kejagung, Bahas Optimalisasi PNBP dari Penegakan Hukum

    Menkeu Purbaya Datangi Kejagung, Bahas Optimalisasi PNBP dari Penegakan Hukum

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (14/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bersumber dari penegakan hukum. Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima langsung kedatangan Menkeu Purbaya di kantor Kejagung. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan pertemuan […]

  • Ekonomi Indonesia: Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, Naik 5,2% pada 2027

    Ekonomi Indonesia: Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, Naik 5,2% pada 2027

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai 5% pada 2026, dan 5,2% pada 2027. Pertumbuhan ini lebih rendah dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4%. Meski demikian, Dalam Laporan Bertajuk Fondasi Digital untuk Pertumbuhan oleh Bank Dunia edisi Desember 2025 menyebut, proyeksi pertumbuhan tersebut masih menandakan […]

  • Harga Minyak Dunia Tembus US2 per Barel Imbas Serangan Fasilitas Energi Iran

    Harga Minyak Dunia Tembus US$112 per Barel Imbas Serangan Fasilitas Energi Iran

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Kamis (19/3/2026) setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, menyusul serangan terhadap fasilitas energi di Iran. Minyak mentah jenis Brent crude oil tercatat naik 4,27 persen menjadi US$112 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,73 persen ke level US$98,95 per barel. Lonjakan harga dipicu […]

expand_less